BMKG: Operasi Modifikasi Cuaca Bukan Penyebab Musim Kemarau Mundur, Dampaknya Tak Jangka Panjang

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Kamis, 03 Juli 2025 | 17:26 WIB
BMKG: Operasi Modifikasi Cuaca Bukan Penyebab Musim Kemarau Mundur, Dampaknya Tak Jangka Panjang
Warga berjalan menggunakan payung saat tengah hujan di Jakarta.. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tidak memiliki pengaruh jangka panjang terhadap pola hujan di Indonesia.

Hal ini disampaikan BMKG di tengah kekhawatiran publik soal cuaca yang tak menentu meski telah memasuki pertengahan tahun.

Intervensi terhadap awan melalui teknologi itu hanya bersifat sementara dan dilakukan berdasarkan kondisi cuaca harian.

Hal tersebut ditegaskan Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, merespons berbagai asumsi yang berkembang bahwa penyemaian awan yang dilakukan beberapa bulan lalu masih memberi efek hingga Juni–Juli ini.

"Pengaruh OMC lebih ke skala waktu harian, karena OMC hanya melakukan intervensi cuaca dalam wilayah tertentu berdasarkan parameter-parameter cuaca yang ada di hari tersebut," kata Seto kepada Suara.com, dihubungi Kamis (3/7/2025).

Seto menjelaskan bahwa OMC tidak dirancang untuk mengubah pola iklim atau distribusi hujan secara musiman.

Teknologi itu dimanfaatkan dalam kondisi tertentu, seperti untuk mencegah banjir, menambah pasokan air, atau mengendalikan kebakaran hutan. Namun, dampaknya bersifat langsung dan tidak berlangsung lama.

"Sehingga, dampak dari OMC tidak berpengaruh untuk skala waktu yang lebih panjang," katanya.

OMC merupakan operasi modifikasi cuaca dengan cara menaburkan zat kimia Natrium Klorida (NaCl) ke atas awan tertentu. Bahan itu disebar ke atmosfer melalui pesawat.

baca juga

Tujuannya bisa berbeda-beda tergantung kebutuhan di lapangan, baik mempercepat hujan sebelum awan mencapai daerah rawan banjir, maupun menambah curah hujan di wilayah kering.

Sepanjang Maret 2025, operasi itu dilakukan secara intensif di kawasan Jabodetabek, Jawa Barat, hingga sebagian wilayah Banten, menyusul tingginya potensi banjir akibat curah hujan ekstrem. Dalam pelaksanaannya, BMKG bekerja sama dengan BNPB dan TNI AU untuk menjalankan misi penyemaian awan dari udara.

BMKG berperan dalam menentukan kapan dan di mana pesawat harus terbang, jenis bahan kimia yang digunakan, serta memastikan setiap tindakan berbasis pada analisis atmosfer terkini. Hal itu untuk memastikan bahwa penyemaian dilakukan pada waktu dan lokasi yang paling optimal, sehingga potensi hujan dapat dikendalikan secara efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG Tegaskan Hujan Bulan Juni Bukan Dampak dari Operasi Modifikasi Cuaca

BMKG Tegaskan Hujan Bulan Juni Bukan Dampak dari Operasi Modifikasi Cuaca

News | Kamis, 03 Juli 2025 | 16:46 WIB

Waspada! BMKG Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi di Bali dan Lombok

Waspada! BMKG Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi di Bali dan Lombok

News | Minggu, 29 Juni 2025 | 17:07 WIB

Juni Akan Berakhir, Kenapa Masih Sering Hujan? Begini Penjelasan BMKG

Juni Akan Berakhir, Kenapa Masih Sering Hujan? Begini Penjelasan BMKG

News | Minggu, 29 Juni 2025 | 12:53 WIB

Hujan Ekstrem di Musim Kemarau: Apa itu MJO yang Pengaruhi Cuaca Indonesia?

Hujan Ekstrem di Musim Kemarau: Apa itu MJO yang Pengaruhi Cuaca Indonesia?

News | Rabu, 25 Juni 2025 | 14:27 WIB

Terkini

Peneliti Meninggal Diduga Akibat Bakteri Wabah Mematikan, AS Minta Rusia Transparan

Peneliti Meninggal Diduga Akibat Bakteri Wabah Mematikan, AS Minta Rusia Transparan

Health | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:08 WIB

Lonjakan Jutaan Tablet Alprazolam di Sleman, Dinkes Catat Penebusan Dobel hingga Apoteker Diancam

Lonjakan Jutaan Tablet Alprazolam di Sleman, Dinkes Catat Penebusan Dobel hingga Apoteker Diancam

Jogja | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Denny Indrayana Desak Gibran Mundur dari Wapres: Selayaknya Punya Rasa Malu!

Denny Indrayana Desak Gibran Mundur dari Wapres: Selayaknya Punya Rasa Malu!

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jebakan Overqualification: Ketika Gelar Sarjana Tertahan di Sektor Informal

Jebakan Overqualification: Ketika Gelar Sarjana Tertahan di Sektor Informal

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Warga Kotabumi Geger! Buaya Mendadak Muncul di Area Permukiman

Warga Kotabumi Geger! Buaya Mendadak Muncul di Area Permukiman

Lampung | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:57 WIB

BI dan ASEAN Soroti Penggunaan AI , Tata Kelola dan Stabilitas Keuangan Diperkuat

BI dan ASEAN Soroti Penggunaan AI , Tata Kelola dan Stabilitas Keuangan Diperkuat

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:52 WIB

Sempat Teriak Minta Tolong, Nenek di Tulungagung Tewas Terpanggang di Ladang Sendiri

Sempat Teriak Minta Tolong, Nenek di Tulungagung Tewas Terpanggang di Ladang Sendiri

Jatim | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:52 WIB

Nusron Wahid Diperiksa KPK Hari Ini! Bakal Dicecar soal Kasus Suap HGB

Nusron Wahid Diperiksa KPK Hari Ini! Bakal Dicecar soal Kasus Suap HGB

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:41 WIB

Analisis Teknikal IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Analisis Teknikal IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:39 WIB

Bukan Cuma Punya Rekening Digital, BCA Digital Dorong Masyarakat Makin Cerdas Kelola Uang

Bukan Cuma Punya Rekening Digital, BCA Digital Dorong Masyarakat Makin Cerdas Kelola Uang

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:37 WIB

×