Habib Rizieq Kritik Keras Dedi Mulyadi soal Penggantian Nama RSUD Al Ihsan: Ada Urusan Apa?

Ferry Noviandi

Senin, 07 Juli 2025 | 20:34 WIB
Habib Rizieq Kritik Keras Dedi Mulyadi soal Penggantian Nama RSUD Al Ihsan: Ada Urusan Apa?
Habib Rizieq kritik keras kebijakan Dedi Mulyadi mengganti nama RSUD Al Ihsan jadi Welas Asih. [Instagram]

Suara.com - Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal penggantian nama RSUD Al Ihsan menjadi RSUD Welas Asih mendapat kritikan tajam dari Habib Rizieq Shihab.

Habib Rizieq menilai keputusan tersebut sarat dengan sentimen negatif terhadap istilah-istilah yang berbau Islam dan Arab.

Dalam ceramahnya, Habib Rizieq awalnya membahas tentang fenomena masuknya kata-kata asing ke dalam Bahasa Indonesia.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu alergi terhadap bahasa Arab karena sebagian besar kosakatanya sudah diserap dalam bahasa sehari-hari.

"Jadi kita enggak usah alergi dengan bahasa Arab yang sudah menjadi bahasa Indonesia, karena masih ada orang yang Islamofobia," ujar Habib Rizieq dikutip dari kanal YouTube Pencinta Ulama yang diunggah 4 Juli 2025.

Habib Rizieq lalu menjelaskan bahwa orang-orang Islamofobia cenderung curiga dan benci jika ada sesuatu yang berbau Islam.

"Islamofobia tuh bawaannya kalau yang berbau Islam, berbau Arab, curiga atau khawatir, takut, atau bahkan benci," ucapnya.

Habib Rizieq lalu terang-terangan melontarkan kritikannya terhadap Gubernur Jawa Barat soal penggantian nama RSUD Al Ihsan.

baca juga

Pendiri dan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) ini menegaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan nama Welas Asih yang digunakan, namun ia mempertanyakan motif di balik penghapusan nama Al Ihsan tersebut.

"Tahu-tahu Gubernur sekarang minta ganti dengan Welas Asih. Kita enggak katakan Welas Asih itu jelek, tapi ada urusan apa Al Ihsan diganti dengan Welas Asih," katanya mempertanyakan.

Menurut Habib Rizieq, seharusnya jika Gubernur ingin menggunakan nama baru, hal itu bisa dilakukan jika ingin membangun rumah sakit yang baru.

Dedi Mulyadi Ganti Nama RSUD Al Ihsan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

"Kalau gubernur mau bikin rumah sakit baru, kasih nama Welas Asih, silahkan," katanya.

Habib Rizieq menduga bahwa penggantian nama dilakukan karena adanya ketidaksukaan terhadap kata-kata yang bernuansa Arab.

"Kenapa uang yang sudah ada, bantuan dari umat kok diganti dari Al Ihsan ke Welas Asih. Karena dia enggak suka tuh kata Al Ihsan, dianggap itu Arab," ujarnya.

Padahal menurut ulama 59 tahun ini, kata Ihsan sendiri merupakan bahasa yang dipakai sehari-hari oleh masyarakat Indonesia.

“Padahal Ihsan itu sudah menjadi Bahasa Indonesia, iman, Islam, ihsan, itu bahasa Arab yang sudah menjadi Bahasa Indonesia," katanya menyambung.

Lebih lanjut, Habib Rizieq juga menyoroti soal besarnya biaya yang dikeluarkan untuk keperluan ganti nama RSUD Al Ihsan tersebut.

"Ganti nama itu berat, karena itu menyangkut administrasi," ucapnya.

Keputusan mengganti nama Al Ihsan menjadi Welas Asih menurut Habib Rizieq adalah keputusan konyol.

"Jangan yang konyol-konyol lah nama Al Ihsan diganti, kecuali kalau namanya jelek," katanya.

Habib Rizieq mengakhiri pernyataannya dengan menyebut bahwa penggantian nama semacam ini mencerminkan sikap rasis yang tidak bisa dibenarkan dalam Islam.

"Sikap rasis semacam ini haram buat Islam ya akhwat. Haram," ujarnya.

Alasan Dedi Mulyadi Ganti Nama RSUD Al Ihsan

Dedi Mulyadi mengatakan bahwa nama Welas Asih dipilih karena lebih mudah dipahami dan mencerminkan karakter masyarakat Jawa Barat, khususnya Sunda.

Selain itu, Dedi juga ingin membuang memori buruk dari keterkaitan dengan yayasan pendiri Al Ihsan yang tersangkut kasus korupsi di masa lalu.

"Rumah sakit itu merupakan barang bukti yang dikembalikan berdasarkan putusan Mahkamah Agung tahun 2023," kata Dedi melalui unggahannya.

"Barang bukti itu merupakan sitaan pengadilan atas kasus korupsi yayasan Al Ihsan," ucap Dedi.

Kontributor : Rizka Utami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangis Bocah SD Anak Yatim yang Digugat ke Pengadilan: Kok Kakek-Nenek Tega...

Tangis Bocah SD Anak Yatim yang Digugat ke Pengadilan: Kok Kakek-Nenek Tega...

News | Senin, 07 Juli 2025 | 15:14 WIB

Bocah SD Anak Yatim Digugat Kakek-Nenek, Dedi Mulyadi: Saya Bantu, Jangan Takut!

Bocah SD Anak Yatim Digugat Kakek-Nenek, Dedi Mulyadi: Saya Bantu, Jangan Takut!

News | Senin, 07 Juli 2025 | 14:50 WIB

Bocah SD Digugat Kakek-Neneknya ke Pengadilan, Terancam Kehilangan Rumah Almarhum Ayah

Bocah SD Digugat Kakek-Neneknya ke Pengadilan, Terancam Kehilangan Rumah Almarhum Ayah

News | Senin, 07 Juli 2025 | 14:29 WIB

Sekolah Swasta di Jabar Terancam Gulung Tikar Gara-gara Kebijakan 'Nyeleneh' Dedi Mulyadi?

Sekolah Swasta di Jabar Terancam Gulung Tikar Gara-gara Kebijakan 'Nyeleneh' Dedi Mulyadi?

News | Senin, 07 Juli 2025 | 12:49 WIB

Sekolah Swasta di Jawa Barat Terancam Bubar, Gegara Kebijakan Gubernur Dedi Mulyadi?

Sekolah Swasta di Jawa Barat Terancam Bubar, Gegara Kebijakan Gubernur Dedi Mulyadi?

News | Senin, 07 Juli 2025 | 11:17 WIB

Dedi Mulyadi Izinkan Kelas 50 Siswa di Jabar, P2G: Kualitas Pendidikan Bisa Hancur!

Dedi Mulyadi Izinkan Kelas 50 Siswa di Jabar, P2G: Kualitas Pendidikan Bisa Hancur!

News | Senin, 07 Juli 2025 | 10:20 WIB

Terkini

3 Perkara Korupsi yang Menyeret Febrie Adriansyah Dialihkan ke Kejagung, Plt Jampidsus Bilang Begini

3 Perkara Korupsi yang Menyeret Febrie Adriansyah Dialihkan ke Kejagung, Plt Jampidsus Bilang Begini

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 16:21 WIB

Soal Tiga Kasus Korupsi yang Menyeret Febrie Adriansyah, Komisi III DPR Bakal Bentuk Panja Khusus

Soal Tiga Kasus Korupsi yang Menyeret Febrie Adriansyah, Komisi III DPR Bakal Bentuk Panja Khusus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 16:03 WIB

Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU

Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:44 WIB

KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri

KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:47 WIB

Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro

Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:31 WIB

Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur

Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:06 WIB

Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah

Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:53 WIB

Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat

Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16 WIB

KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar

KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:34 WIB

Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG

Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:59 WIB

×