Roy Suryo Ungkap Tabir Ijazah Palsu: Konspirasi dan Jejak Mencurigakan dari Pasar Pramuka

Budi Arista Romadhoni

Kamis, 10 Juli 2025 | 08:15 WIB
Roy Suryo Ungkap Tabir Ijazah Palsu: Konspirasi dan Jejak Mencurigakan dari Pasar Pramuka
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, dalam podcast bersama Refly Harun. [YouTube]

Suara.com - Polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI,  Joko Widodo atau Jokowi terus bergulir panas, menyeret berbagai pihak dan mengungkap fakta-fakta mengejutkan.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, dalam podcast bersama Refly Harun Channel, membuka secara detail keterlibatannya dalam investigasi kasus ini, menunjuk langsung pada keterkaitan mencurigakan dengan Pasar Pramuka dan dugaan upaya penghilangan bukti.

Kontroversi ini berawal dari sebuah pesan WhatsApp yang diterima Roy Suryo dari Prof. Paiman.

Prof. Paiman, yang awalnya bersikukuh ijazah tersebut asli dan mengklaim telah melihatnya, justru kemudian mengirimkan pesan bernada intimidasi.

Roy Suryo mengungkapkan, "Prof. Paiman mengirimkan pesan WhatsApp ke saya yang intinya menyuruh untuk stop, untuk minta maaf, untuk hidup damai dan segala macam." Pesan ini sontak memicu kecurigaan Roy Suryo, yang kemudian mengingat percakapannya dengan Kolonel (Purn.) Sri Rajasa Candra.

Kolonel Sri Rajasa Candra mengungkapkan bahwa Prof. Paiman pernah memiliki kios di Pasar Pramuka.

Fakta ini menjadi titik balik penting dalam investigasi. Prof. Paiman sendiri, dalam pesan WhatsApp berikutnya, akhirnya meminta maaf dan mengakui memiliki bisnis pengetikan dan fotokopi di Pasar Pramuka dari tahun 1997 hingga 2002. Namun, tanggal akhir 2002 ini justru memunculkan pertanyaan baru.

"Kolonel Sri Rajasa Candra pun juga melihat bahwa 2002 itu kan jadi janggal, karena jaraknya sampai dengan tempus delicti yang disampaikan oleh Bitor di 2012 itu kan sudah ada gap 10 tahun," papar Roy Suryo.

Data yang dikumpulkan dari sumber-sumber di Pasar Pramuka menunjukkan bahwa Prof. Paiman diketahui masih aktif di sana hingga setidaknya tahun 2017. Bahkan, Roy Suryo menyebut adanya pertemuan silaturahmi Prof. Paiman dengan mantan rekan bisnis Pasar Pramuka pada awal Mei lalu, mengindikasikan koneksi yang masih terjalin kuat.

baca juga

Tim Roy Suryo bersama Sentana Podcast bahkan melakukan kunjungan langsung ke Pasar Pramuka. Mereka mendengar cerita dari para pedagang tentang Prof. Paiman, yang akrab disapa "Pak Dosen," dan dikenal spesialis dalam pembuatan skripsi, tesis, hingga disertasi.

Sebuah tanda di Pasar Pojok Pramuka yang bertuliskan "Maaf tidak menerima edit ijazah" menjadi indikasi kuat adanya praktik ilegal di masa lalu.

Polda Metro Jaya mengadakan sidak masker dan handsinitizer di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (4/3). [Suara.com/Alfian Winanto]
Polda Metro Jaya mengadakan sidak masker dan handsinitizer di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (4/3). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dalam podcast terbarunya, Roy Suryo juga menghadirkan seorang narasumber berinisial "Mr. J", seorang pelaku di Pasar Pramuka. Mr. J mengkonfirmasi bahwa Prof. Paiman dikenal beraktivitas di sana jauh melampaui tahun 2015, bukan hanya sampai 2002. Lebih lanjut, Mr. J menegaskan bahwa bisnis pembuatan dan pemalsuan dokumen semacam ini masih beroperasi di Pasar Pramuka hingga kini.

Pernyataan mengejutkan juga datang dari Mr. J yang menduga bahwa kebakaran Pasar Pramuka beberapa waktu lalu bukanlah insiden acak, melainkan mungkin dibiarkan terjadi atau bahkan sengaja dibakar.

Dugaan adanya upaya penghilangan bukti ini diperkuat oleh Roy Suryo dengan perbandingan pada insiden KM 50. Ia juga menyoroti temuan Dr. Tjipta Lesmana di Perpustakaan Daerah Yogyakarta, di mana dua bundel koran Kedaulatan Rakyat dari periode Juli-September (saat daftar mahasiswa Proyek Perintis 1 seharusnya dipublikasikan) lenyap secara misterius.

Tak hanya itu, semua tesis dari tahun 1985 di Fakultas Kehutanan UGM juga dilaporkan hilang.

Roy Suryo dengan tegas menyatakan, "Jadi kalau saya melihat ijazah itu 99,9% palsu."

Ia meyakini bahwa jika aparat kepolisian bertindak netral dan jujur, penyelidikan terhadap nama-nama seperti Widodo, Denis, dan David, serta pemeriksaan terhadap sejumlah saksi kunci seperti Bitor, Prof. Paiman, Andrinof Chaniago, Andi Widjajanto, Marsudi, Edi Prasetio, Anggit Nugroho, Sigit Widyawan, dan Eko Sulistyo, akan membuka tabir kebenaran di balik dugaan ijazah palsu ini.

Kontroversi ijazah palsu ini bukan hanya sekadar dugaan, melainkan telah menjadi isu serius yang menuntut transparansi dan akuntabilitas.

Keterlibatan Roy Suryo, dengan bukti-bukti dan kesaksian yang dibukanya, semakin memperjelas pentingnya penegakan hukum yang adil dan impartial dalam kasus yang melibatkan pemimpin negara ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TPUA Kecewa Jokowi Tak Hadir dan Bawa Ijazah, Kuasa Hukum: Anda Punya Otoritas Apa?

TPUA Kecewa Jokowi Tak Hadir dan Bawa Ijazah, Kuasa Hukum: Anda Punya Otoritas Apa?

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 22:41 WIB

Foto Ijazah Jokowi Dinilai Tak Cocok, Roy Suryo: Lebih Mirip Dumatno

Foto Ijazah Jokowi Dinilai Tak Cocok, Roy Suryo: Lebih Mirip Dumatno

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 22:10 WIB

Ijazah Roy Suryo 'Lolos' Uji ELA, Kenapa Punya Jokowi Disebut 'Hancur'? Pakar Buka Suara

Ijazah Roy Suryo 'Lolos' Uji ELA, Kenapa Punya Jokowi Disebut 'Hancur'? Pakar Buka Suara

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 19:22 WIB

Terkini

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

×