Dituduh Meninggalkan Juliana Marins untuk Merokok, Pemandu Ali Musthofa Ungkap Fakta Sebenarnya

Dinda Rachmawati

Jum'at, 11 Juli 2025 | 13:39 WIB
Dituduh Meninggalkan Juliana Marins untuk Merokok, Pemandu Ali Musthofa Ungkap Fakta Sebenarnya
Ali Musthofa Ungkap Fakta Sebenarnya Saat Pendakian bersama Juliana Marins.

Suara.com - Tragedi yang menimpa Juliana Marins, wisatawan asal Brasil yang terjatuh ke jurang di Gunung Rinjani pada Sabtu, 21 Juni 2025, masih menjadi sorotan luas baik di Indonesia maupun di Brasil. 

Dalam wawancara eksklusif bersama program televisi Fantástico yang tayang di Brasil pada Minggu (29/6), Manoel Marins, ayah Juliana Marins, secara terbuka menuding kelalaian pemandu, Ali Musthofa sebagai penyebab utama tragedi ini.

Menurut kesaksiannya, Juliana Marins sudah mengeluh lelah dan diminta untuk duduk di pinggir jalur tebing oleh Ali Musthofa. Namun yang mengejutkan, sang pemandu mengaku pergi selama 5 hingga 10 menit untuk merokok, meninggalkan anaknya seorang diri dalam kegelapan dini hari di jalur berbahaya.

“Ini benar-benar keterlaluan. Mereka membiarkan anak saya mati perlahan di dasar jurang tanpa bantuan. Pemandu itu pergi merokok dan meninggalkannya," tegas Manoel Marins.

“Ketika dia kembali, Juliana sudah tidak ada di tempatnya,” kata Manoel dengan suara bergetar. “Dan dia baru benar-benar mencari lagi sekitar pukul enam pagi, dua jam setelahnya. Bahkan saat itu, dia hanya merekam video dan mengirimkannya ke bosnya, bukan langsung meminta pertolongan.”

Ali Musthofa, Pemandu Lokal Pendakian Juliana Marins ke Gunung Rindani (TikTok)
Ali Musthofa, Pemandu Lokal Pendakian Juliana Marins ke Gunung Rindani (TikTok)

Namun kini, Ali Musthofa akhirnya angkat bicara dan mengungkap kronologi versi dirinya dalam sebuah wawancara podcast bersama Denny Sumargo. Dalam wawancara tersebut, pria 20 tahun itu membantah tuduhan bahwa ia meninggalkan Juliana Marins untuk merokok.

Ia menjelaskan bahwa saat itu, setelah berkemah di Plawangan, rombongan hendak melanjutkan perjalanan ke puncak. Juliana Marins memang sudah terlihat kelelahan dan dirinya lah yang meminta izin untuk beristirahat.

Padahal kata Ali Musthofa, berjarak 5 menit dari tempat Juliana Marins beristirahat, ada tempat istirahat khusus yang disiapkan pendaki.

“Saya bilang ke dia, you can wait here, I just wanna catch them. I just wanna check them in front. Saya juga bilang, I'm gonna wait you there. Artinya saya bakal nunggu kamu di depan, tempat istirahat yang lebih layak, sekitar lima menit dari situ,” ujar Ali.

Ali Musthofa menekankan bahwa posisi tempat Juliana Marins duduk cukup aman meski berada di jalur gunung. Ia pun meninggalkan tamunya tersebut untuk mengecek kondisi pendaki lainnya yang masih berada dalam grupnya.

“Di sana itu memang jurang, tapi untuk posisi istirahat itu aman. Makanya saya memberikan tempat istirahat di sana, karena posisinya aman,” katanya.

Ia mengakui bahwa dirinya memang sempat merokok, tetapi bukan karena meninggalkan Juliana Marins, melainkan ketika ia sedang menunggu di depan.

“Bukan izin pergi merokok seperti itu sebenarnya. Itu saya menunggu di depan sambil mengecek tim yang lain. Saya  merokok di sana sambil nunggu Juliana,” kata Ali, menepis tuduhan bahwa ia sengaja meninggalkan korban.

Namun setelah menunggu sekitar 30 menit di tempat yang dijanjikan, Juliana Marins tak juga muncul. Ali Musthofa pun memutuskan untuk kembali ke tempat terakhir ia meninggalkannya. Tapi yang mengejutkan, wanita 26 tahun itu sudah tidak ada di sana.

“Saya balik, tapi saya biarin tas saya di tempat saya nunggu. Saya lari ke bawah cari Juliana, saya nggak menemukan apa-apa. Cuma saya melihat cahaya senter di ketinggian 150 meter ke bawah,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Judgemental Culture di Balik Kasus Juliana Marins: Netizen vs Nurani

Judgemental Culture di Balik Kasus Juliana Marins: Netizen vs Nurani

Your Say | Kamis, 10 Juli 2025 | 16:14 WIB

Detik-Detik Juliana Marins Jatuh di Rinjani: Ali Musthofa, Sang Pemandu Ungkap Fakta Kejadian

Detik-Detik Juliana Marins Jatuh di Rinjani: Ali Musthofa, Sang Pemandu Ungkap Fakta Kejadian

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 13:55 WIB

Dituduh Pembunuh oleh Keluarga Pendaki Brazil, Guide Rinjani Ali Musthofa Ungkap Momen Minta Maaf

Dituduh Pembunuh oleh Keluarga Pendaki Brazil, Guide Rinjani Ali Musthofa Ungkap Momen Minta Maaf

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 22:52 WIB

Terkini

Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?

Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:30 WIB

Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit

Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:11 WIB

Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim

Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 06:58 WIB

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB