Gibran Gencar Promosikan AI, Pakar NTU Justru Khawatirkan Ancaman 'Pembodohan' Massal

Budi Arista Romadhoni | Suara.com

Sabtu, 12 Juli 2025 | 09:33 WIB
Gibran Gencar Promosikan AI, Pakar NTU Justru Khawatirkan Ancaman 'Pembodohan' Massal
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka [Youtube/Gibran Rakabuming Raka]

Logikanya sederhana: AI dirancang untuk mengambil alih fungsi kecerdasan alami manusia. Ketika kecerdasan alami itu jarang diasah, kemampuannya pun akan tumpul. Dari premis ini, Prof. Sulfikar menarik kesimpulan yang menohok.

"Mempromosikan AI secara besar-besaran tanpa pemahaman yang cukup berarti ikut mempromosikan kebodohan." 

Ilustrasi AI. [Microsoft Copilot]
Ilustrasi AI. [Microsoft Copilot]

Ia menambahkan ironi di baliknya, "Kecerdasan buatan dirancang untuk menggantikan kecerdasan natural, dan jika kecerdasan natural jarang digunakan, kapasitasnya akan berkurang." 

Sebagai antitesis dari pendekatan Indonesia yang terkesan gegabah, ia mencontohkan Singapura. Negara tetangga itu sangat berhati-hati dalam mengadopsi AI, terutama di sektor krusial seperti pendidikan.

"Singapura sangat hati-hati dalam penggunaan AI, menetapkan batas yang jelas kapan boleh dan tidak boleh digunakan, bahkan memberikan nilai nol pada mahasiswa yang menyalahgunakan AI dalam tugas," paparnya.

Tiga Konsekuensi Sosial yang Mengintai dan Kritik Kebijakan

Lebih jauh, Prof. Sulfikar memetakan setidaknya tiga konsekuensi sosial besar yang mengintai Indonesia jika adopsi AI tidak dikelola dengan bijak. Pertama adalah disrupsi pasar tenaga kerja. "Kehilangan lapangan pekerjaan untuk jutaan orang," katanya.

Kedua, revolusi di dunia pendidikan di mana "peran guru dan profesor bisa tergantikan."

Dan yang ketiga, ancaman terhadap stabilitas sosial-politik melalui "penyebaran informasi palsu (seperti deep fake) yang dapat menyebabkan disrupsi sosial politik." 

Ia juga pesimis Indonesia bisa menjadi pemain utama dalam revolusi AI global. Menurutnya, Indonesia hanya akan menjadi pasar.

"Indonesia kemungkinan besar hanya akan menjadi pengguna atau penonton dalam dunia AI karena butuh investasi besar dan negara lain sudah memulai jauh lebih dulu." 

Ilustrasi AI (freepik)
Ilustrasi AI (freepik)

Pada akhirnya, promosi AI yang dilakukan Gibran dipandang sebagai cerminan dari keterbatasan dalam memahami isu-isu kompleks dan bisa memperburuk masalah yang sudah ada.

"Promosi AI oleh Gibran bisa jadi merupakan indikator keterbatasannya dalam memahami masalah yang kompleks," ujarnya, seraya khawatir bahwa "AI bisa memperparah ketimpangan sosial dan rendahnya daya kognitif anak-anak." 

Prof. Sulfikar menyimpulkan bahwa seluruh pendekatan ini tidak terencana secara matang.

"Apa yang dilakukan Gibran dalam promosi AI lebih berdasarkan intuisi, tidak terprogram secara sistematis, dan tidak ada grand design kebijakan AI yang jelas," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontroversi Fufufafa: Profesor Asal Singapura Ini Bongkar Identitas Digital Gibran

Kontroversi Fufufafa: Profesor Asal Singapura Ini Bongkar Identitas Digital Gibran

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 08:59 WIB

Gibran Borong Outer Lurik di Klaten: "Bisa Buat Ngemall Atau Ngopi Sore

Gibran Borong Outer Lurik di Klaten: "Bisa Buat Ngemall Atau Ngopi Sore

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 08:15 WIB

Jika DPR Mau, Skandal Fufufafa Dianggap Ampuh Lengserkan Gibran Tanpa 'Usik' Prabowo

Jika DPR Mau, Skandal Fufufafa Dianggap Ampuh Lengserkan Gibran Tanpa 'Usik' Prabowo

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 16:16 WIB

Terkini

Lebanon Tegaskan Negosiasi Gencatan Senjata Sendiri dengan Israel, Tak Terkait Iran dan AS

Lebanon Tegaskan Negosiasi Gencatan Senjata Sendiri dengan Israel, Tak Terkait Iran dan AS

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:15 WIB

Donald Trump Hanya Bikin Kegagalan Baru dengan Blokade Selat Hormuz, Ini Analisanya

Donald Trump Hanya Bikin Kegagalan Baru dengan Blokade Selat Hormuz, Ini Analisanya

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:12 WIB

Ketika Tuhan Dihina, Klimaks Blunder Gambar Yesus Donald Trump

Ketika Tuhan Dihina, Klimaks Blunder Gambar Yesus Donald Trump

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:52 WIB

Kelakuan Zionis! Militer Israel Tewaskan 3 Warga Gaza, Puluhan Ditangkap di Tepi Barat

Kelakuan Zionis! Militer Israel Tewaskan 3 Warga Gaza, Puluhan Ditangkap di Tepi Barat

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:36 WIB

Seenaknya Blokade Selat Hormuz, Iran Sebut AS Seperti Perompak di Mata Dunia

Seenaknya Blokade Selat Hormuz, Iran Sebut AS Seperti Perompak di Mata Dunia

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:33 WIB

Benjamin Netanyahu Koar-koar Sebut Israel Serang Iran Demi Cegah Holocaust Kedua

Benjamin Netanyahu Koar-koar Sebut Israel Serang Iran Demi Cegah Holocaust Kedua

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:31 WIB

Tak Cukup Andalkan Polisi, Sosiolog Dorong Warga Jakarta Kompak Lawan Premanisme

Tak Cukup Andalkan Polisi, Sosiolog Dorong Warga Jakarta Kompak Lawan Premanisme

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:30 WIB

Lakukan Penistaan Gegara Foto Yesus, Donald Trump Bela Diri Salahkan Media

Lakukan Penistaan Gegara Foto Yesus, Donald Trump Bela Diri Salahkan Media

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Panduan Lengkap IDAI: Cara Benar Menangani Anak Tersedak dan Teknik RJP untuk Orang Awam

Panduan Lengkap IDAI: Cara Benar Menangani Anak Tersedak dan Teknik RJP untuk Orang Awam

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:25 WIB

Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar

Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:23 WIB