10 Fakta Panas Bisnis 'Esek-Esek' di Jantung IKN: Tarif MiChat hingga Razia Besar-besaran

Wakos Reza Gautama

Sabtu, 12 Juli 2025 | 13:23 WIB
10 Fakta Panas Bisnis 'Esek-Esek' di Jantung IKN: Tarif MiChat hingga Razia Besar-besaran
10 fakta prostitusi di IKN. [ANTARA]

Suara.com - Di tengah gemerlap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota masa depan Indonesia, sebuah sisi gelap mulai terungkap dan menjadi perhatian serius aparat. Praktik prostitusi, baik terselubung maupun terang-terangan, dilaporkan marak terjadi, memaksa Otorita IKN, TNI, Polri, dan Satpol PP turun tangan.

Proyek strategis nasional ini ternyata menjadi magnet bukan hanya bagi pekerja konstruksi dan investor, tetapi juga bagi para pelaku bisnis "lendir". Berbagai operasi penertiban pun gencar dilakukan.

Berikut adalah 10 fakta mengejutkan di balik praktik prostitusi yang mencoreng wajah IKN dikutip dari ANTARA.

1. Modus Online via Aplikasi Jadi Andalan

Praktik prostitusi di sekitar IKN sebagian besar dilakukan secara daring. Kepala Satpol PP Kabupaten Penajam Paser Utara, Bagenda Ali, mengungkap bahwa para pelaku menggunakan aplikasi media sosial untuk menjajakan diri. Mereka menyewa kamar-kamar di penginapan sebagai basis operasi sebelum bertransaksi dengan pelanggan.

2. Tarif Sekali Kencan di IKN

Bukan bisnis kaleng-kaleng, tarif yang dipatok pun terbilang jelas. Dari hasil penyelidikan Satpol PP, para pelaku menyewa kamar penginapan dengan biaya sekitar Rp300 ribu per malam.

"Pelaku prostitusi itu tawarkan jasa dengan harga antara Rp400 ribu hingga Rp700 ribu sekali kencan," kata Bagenda Ali.

Harga ini menjadi standar tidak resmi di tengah hiruk pikuk pembangunan ibu kota baru.

baca juga

3. Pemilik Hotel Ditekan

Otorita IKN tidak tinggal diam. Mereka mengambil langkah strategis dengan menekan para pemilik usaha penginapan, mulai dari hotel, losmen, hingga guest house.

Deputi Bidang Sosial OIKN, Alimuddin, secara tegas meminta para pengusaha memperketat aturan bagi tamu.

"Kami persempit ruang prostitusi atau ruang gerak pramunikmat lakukan kegiatan di IKN," ujarnya, seraya meyakinkan pemilik usaha untuk tidak takut kehilangan pelanggan karena aturan ketat.

4. Puluhan Wanita Terjaring Razia Satpol PP

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menjadi garda terdepan dalam penertiban. Dalam beberapa operasi terakhir saja, mereka berhasil menjaring puluhan wanita yang diduga sebagai pramunikmat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Turun Tangan soal Kabar Prostitusi Marak di IKN, Hotel-hotel Kena Gerebek!

Polisi Turun Tangan soal Kabar Prostitusi Marak di IKN, Hotel-hotel Kena Gerebek!

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 11:47 WIB

Jadi Titik Prostitusi Terselubung, Gubuk-gubuk Liar di Lahan Milik BRIN Tangsel Dibongkar

Jadi Titik Prostitusi Terselubung, Gubuk-gubuk Liar di Lahan Milik BRIN Tangsel Dibongkar

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 16:30 WIB

Apakah Indonesia Satu-satunya Negara yang Pindahkan Ibu Kota? Berikut Daftarnya

Apakah Indonesia Satu-satunya Negara yang Pindahkan Ibu Kota? Berikut Daftarnya

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 15:30 WIB

6 Fakta Heboh Prostitusi di IKN Nusantara, Benarkah Sudah Ditertibkan?

6 Fakta Heboh Prostitusi di IKN Nusantara, Benarkah Sudah Ditertibkan?

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 14:38 WIB

Wapres Gibran Rakabuming: Saya Bisa Berkantor di Jakarta, IKN, Papua

Wapres Gibran Rakabuming: Saya Bisa Berkantor di Jakarta, IKN, Papua

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 16:19 WIB

Terkini

Draf RUU Reforma Agraria Disorot, AGRA Pertanyakan Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Subjek

Draf RUU Reforma Agraria Disorot, AGRA Pertanyakan Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Subjek

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:25 WIB

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:07 WIB

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

×