Diprotes Ridwan Kamil Karena Delay, Bandara Ngurah Rai : Penundaan Akibat Maskapai Sendiri

Eviera Paramita Sandi

Senin, 14 Juli 2025 | 08:04 WIB
Diprotes Ridwan Kamil Karena Delay, Bandara Ngurah Rai : Penundaan Akibat Maskapai Sendiri
Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil [Tangkap Layar]

Suara.com - Setelah viralnya video mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang protes gara-gara pesawat ditunda keberangkatannya dari Bali ke Jakarta, pihak Pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali memberikan klarifikasi.

Dalam video viral tersebut Ridwan Kamil yang berdialog dengan petugas akibat delay atau penundaan penerbangan yang disebut akibat pengaspalan landasan pacu.

Menanggapi hal ini, General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Ahmad Syaugi Shahab mengatakan, penundaan penerbangan tersebut akibat sedang dilakukan pengaspalan atau perawatan landasan pacu (overlay).

“Adapun periode overlay dilaksanakan pukul 02.00 WITA sampai dengan 07.00 WITA, selama pekerjaan berlangsung kegiatan take off dan landing dihentikan sementara,” katanya.

Video protes Ridwan Kamil tersebut karena penerbangan Super Air Jet nomor IU 745 tujuan Denpasar-Cengkareng mengalami penundaan pada Jumat (11/7) kemarin.

Ridwan Kamil berdialog mewakili penumpang lainnya mendesak agar proses pengaspalan ditunda, alih-alih merusak hajat hidup ratusan orang akibat penundaan berjam-jam hingga tengah malam.

Namun Ahmad Syaugi  kemudian menjelaskan bahwa penundaan diakibatkan oleh maskapai sendiri, bukan pengelola bandara.

“Penundaan ini disebabkan pesawat yang akan digunakan mengalami keterlambatan tiba dari bandara asal yaitu Jakarta, Cengkareng nomor IU 744,” ujarnya.

Penerbangan IU 744 sendiri dijadwalkan mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai pukul 20.45 WITA malam kemarin, tetapi realisasinya mendarat pukul 01.56 WITA dini hari tadi.

Selanjutnya pihak Super Air Jet mengajukan permohonan untuk dapat memberangkatkan penerbangan IU 745 yang dinaiki Ridwan Kamil pada pukul 03.00 WITA, namun ditolak Bandara I Gusti Ngurah Rai demi pengaspalan yang sudah dijadwalkan.

Ahmad Syaugi menegaskan bahwa informasi rencana perawatan pada landasan pacu ini sudah disampaikan dan diketahui seluruh instansi, termasuk maskapai penerbangan Super Air Jet melalui publikasi Notice to Airmen (NOTAMN) sejak bulan Mei 2025 lalu.

Pekerjaan overlay ini adalah program yang dilakukan untuk menambah kualitas dan kuantitas kekuatan landasan pacu.

“Sehingga keselamatan serta keamanan penerbangan saat proses lepas landas maupun pendaratan pesawat di Bandara I Gusti Ngurah Rai bisa tetap terjaga,” kata dia.

Pengelola bandara menyatakan penerbangan Super Air Jet tidak memungkinkan untuk melanjutkan penerbangannya menuju Cengkareng karena telah memasuki periode pekerjaan overlay yang disebabkan keterlambatan kedatangan pesawat dari bandara asal.

Akan tetapi Ahmad Syaugi memastikan saat ini penumpang telah diberangkatkan menuju Cengkareng pukul 08.29 WITA pagi tadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gabung Bali United, Jens Raven Dipastikan Hadapi Dua Tantangan Sekaligus

Gabung Bali United, Jens Raven Dipastikan Hadapi Dua Tantangan Sekaligus

Your Say | Senin, 14 Juli 2025 | 07:59 WIB

Siapa Pesaing Jens Raven di Posisi Ujung Tombak Bali United?

Siapa Pesaing Jens Raven di Posisi Ujung Tombak Bali United?

Bola | Minggu, 13 Juli 2025 | 21:08 WIB

WN China Buron Kasus Penipuan Rp 28,5 Miliar Dideportasi

WN China Buron Kasus Penipuan Rp 28,5 Miliar Dideportasi

News | Minggu, 13 Juli 2025 | 16:48 WIB

Terkini

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:15 WIB

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB