Eks Panglima TNI Bongkar Alasan Prabowo Pilih Gibran Jadi Cawapres: Ada Ancaman dari Sang Paman

Bangun Santoso

Senin, 14 Juli 2025 | 16:22 WIB
Eks Panglima TNI Bongkar Alasan Prabowo Pilih Gibran Jadi Cawapres: Ada Ancaman dari Sang Paman
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo saat ditemui wartawan di Gedung DPR RI. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Di tengah panasnya isu pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang didorong oleh Forum Purnawirawan TNI, sebuah pengakuan mengejutkan datang dari mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

Ia membongkar dugaan alasan sesungguhnya di balik keputusan Prabowo Subianto menggandeng Gibran pada Pilpres 2024 lalu.

Menurut Gatot, keputusan tersebut bukanlah manuver politik biasa. Ia meyakini ada unsur tekanan kuat yang memaksa Prabowo mengambil langkah yang di luar nalurinya.

“Secara naluri saya yakin beliau (Prabowo) tidak mau, apalagi kondisi seperti ini,” kata Gatot dalam sebuah video yang beredar di media sosial, dikutip Senin (14/7/2025).

Gatot kemudian mengurai analisisnya yang mengarah pada dinamika panas di Mahkamah Konstitusi (MK) saat itu. Ia menyoroti adanya dua gugatan krusial: satu soal batas usia minimum yang akhirnya meloloskan Gibran, dan satu lagi soal batas usia maksimum yang bisa menjegal Prabowo.

“Dan masuk lagi gugatan yang terkait batas maksimum. Ini umpamanya kalau nanti MK memutuskan bahwa untuk menjadi Presiden atau Wapres, batas maksimalnya 70 tahun,” ucapnya.

Gugatan soal batas usia maksimum inilah yang menurut Gatot menjadi alat tawar dan ancaman. Ia secara blak-blakan menyebut ada skenario yang bisa menggagalkan pencapresan Prabowo jika tidak mengikuti kemauan pihak tertentu.

“Berarti akan ada Capres yang gagal. Apa maknanya? Sang paman mengancam Prabowo. Lu bisa juga nggak jadi,” beber Gatot.

Ia bahkan menunjuk momen deklarasi pasangan Prabowo-Gibran yang terkesan terburu-buru sebagai bukti adanya tekanan waktu yang hebat.

baca juga

“Makanya kau lihat kemarin sore pada saat deklarasi, kan berpacu dengan waktu itu. Maka sore-sore walaupun tanpa Gibran, dideklarasikan itu,” terangnya.

Bagi Gatot, putusan MK saat itu menjadi kunci yang bisa mengubah peta kekuasaan secara drastis, sehingga menjadi sebuah ancaman yang tidak main-main bagi Prabowo.

“Ini ancaman jangan main-main. Dia nggak ngangkat, bisa berubah sekarang ini. Karena MK apa pun yang diputuskan adalah final. Semau-mau dia aja, kan gitu,” kuncinya.

Pernyataan Gatot ini muncul di saat Forum Purnawirawan TNI telah melayangkan surat usulan pemakzulan Gibran ke DPR/MPR pada 26 Mei 2025, dengan alasan Gibran dinilai telah melanggar etika berat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memanas! Jokowi: Ada Agenda Besar Jatuhkan Reputasi Politik Saya dan Keluarga!

Memanas! Jokowi: Ada Agenda Besar Jatuhkan Reputasi Politik Saya dan Keluarga!

News | Senin, 14 Juli 2025 | 16:14 WIB

Purnawirawan TNI Akan Kirim Surat Kedua soal Pemakzulan Gibran: Rencana Terakhir Duduki MPR!

Purnawirawan TNI Akan Kirim Surat Kedua soal Pemakzulan Gibran: Rencana Terakhir Duduki MPR!

News | Senin, 14 Juli 2025 | 15:36 WIB

Isu Pemakzulan Gibran: Rasionalitas Publik Versus Realitas Kekuatan Politik

Isu Pemakzulan Gibran: Rasionalitas Publik Versus Realitas Kekuatan Politik

News | Senin, 14 Juli 2025 | 08:54 WIB

Said Didu: Ini Bukan Lagi Matahari Kembar, Tapi Ini Jokowi 3 Periode

Said Didu: Ini Bukan Lagi Matahari Kembar, Tapi Ini Jokowi 3 Periode

News | Minggu, 13 Juli 2025 | 16:08 WIB

Panas Relawan Jokowi Sebut Rizieq Shihab Jadi Otak di Balik Gerakan Makzulkan Gibran, Apa Buktinya?

Panas Relawan Jokowi Sebut Rizieq Shihab Jadi Otak di Balik Gerakan Makzulkan Gibran, Apa Buktinya?

News | Minggu, 13 Juli 2025 | 12:30 WIB

Dana Otsus Triliunan Menguap? Gibran di Ujung Tombak Selamatkan Papua

Dana Otsus Triliunan Menguap? Gibran di Ujung Tombak Selamatkan Papua

News | Minggu, 13 Juli 2025 | 10:10 WIB

Saran Menohok Rocky Gerung untuk Gibran: Urus 'Brain Care' di Papua, Bukan Cuma Skincare!

Saran Menohok Rocky Gerung untuk Gibran: Urus 'Brain Care' di Papua, Bukan Cuma Skincare!

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 16:43 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×