Eksperimen Demokrasi Pemilihan Ketua Umum PSI, Bro Ron Yakin Kaesang Bisa Tumbang

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 15 Juli 2025 | 11:31 WIB
Eksperimen Demokrasi Pemilihan Ketua Umum PSI, Bro Ron Yakin Kaesang Bisa Tumbang
Calon Ketua Umum PSI Ronald A Sinaga atau Bro Ron yakin dengan sistem Pemilu Raya partainya saat ini bisa menumbangkan petahana, Kaesang Pangarep. (Suara.com/Adit)

Suara.com - Nama besar Kaesang Pangarep dan statusnya sebagai putra mantan presiden ternyata bukan jaminan mutlak untuk melenggang mulus di pemilihan internal Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Pesaingnya, Ronald Sinaga atau Bro Ron, justru melemparkan klaim paling berani dalam kontestasi ini bahwa sang petahana sangat mungkin untuk tumbang.

Menurut Bro Ron, senjatanya bukan lobi-lobi politik di menara gading, melainkan sebuah sistem pemilihan radikal yang memberi kekuatan penuh pada 180 ribu anggota, bukan pada segelintir elite partai.

Bahkan ia meyakini, secara terbuka meyakini bahwa persaingan melawan calon petahana, Kaesang Pangarep, jauh dari kata selesai.

Ia bahkan percaya, Kaesang bisa saja kalah dalam Pemilihan Raya (Pemira) ketua umum PSI.

Keyakinan ini bukan tanpa dasar. Bro Ron bersandar pada kekuatan sistem pemilihan 'satu orang, satu suara' yang dianut partai, sebuah mekanisme yang menyerupai Pemilu nasional dan memberikan otonomi penuh kepada setiap anggota yang memiliki hak suara.

Menurutnya, sistem ini membuka ruang lebar bagi kejutan dan membuat hasil akhir mustahil untuk diprediksi atau diatur.

"Semua anggota yang berhak memilih punya otonomi masing-masing. Tidak bisa diatur-atur. Bahkan, serius, Mas Kaesang mungkin kalah. Apa pun bisa terjadi," ujar Ronald kepada wartawan, Selasa (15/7/2025).

Ia secara tajam membandingkan skema saat ini dengan mekanisme lama yang hanya melibatkan Ketua DPW dan DPD.

baca juga

Dalam sistem lawas tersebut, arah suara bisa lebih mudah dikonsolidasikan karena jumlah pemilihnya terbatas, hanya sekitar 600 orang.

Namun, situasi kini berbeda 180 derajat dengan ribuan pemilih yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Tapi bagaimana cara mengatur atau memaksa lebih dari 180 ribu pemilih? Ketua DPW bisa saja memilih kandidat A, tapi anggota di kepengurusannya bisa dan boleh memilih kandidat B atau C," lanjutnya, menggarisbawahi kekuatan akar rumput yang sesungguhnya.

Bagi Ronald, sistem pemilihan ini adalah perwujudan sejati dari prinsip keterbukaan yang selama ini menjadi DNA dan jualan utama PSI. Kekuatan tidak lagi terpusat di pucuk pimpinan, melainkan terdistribusi secara merata ke seluruh anggota.

"Partai bukan didikte atau dikendalikan elite. Setiap anggota punya posisi menentukan," tegasnya.

Klaim Bro Ron bahwa Kaesang bisa tumbang terbukti bukan isapan jempol belaka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adu Kuat Pemilu Raya PSI: Status Anak Jokowi Belum Menjamin, Kaesang Ditempel Ketat Bro Ron

Adu Kuat Pemilu Raya PSI: Status Anak Jokowi Belum Menjamin, Kaesang Ditempel Ketat Bro Ron

News | Senin, 14 Juli 2025 | 18:42 WIB

Duel Kaesang Vs Ron PSI: Siapa Lebih Unggul? Modal Politik Bro Ron Dibongkar!

Duel Kaesang Vs Ron PSI: Siapa Lebih Unggul? Modal Politik Bro Ron Dibongkar!

Video | Selasa, 15 Juli 2025 | 10:05 WIB

Pemilihan Ketum PSI Dimulai, Panitia Sebut 187.306 Anggota Bakal Berpartisipasi

Pemilihan Ketum PSI Dimulai, Panitia Sebut 187.306 Anggota Bakal Berpartisipasi

News | Minggu, 13 Juli 2025 | 14:19 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×