Dituduh Bayar Buzzer, Dedi Mulyadi Tantang Cek Buku Anggaran

Lintang Siltya Utami

Selasa, 15 Juli 2025 | 14:11 WIB
Dituduh Bayar Buzzer, Dedi Mulyadi Tantang Cek Buku Anggaran
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. ANTARA/Ricky Prayoga

Suara.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kerap menjadi sorotan masyarakat luas dengan kebijakan-kebijakan yang diberlakukannya. Tak heran jika mayoritas warganet kerap membicarakannya di media sosial.

Rupanya, pembicaraan tentang Dedi Mulyadi yang dinilai masif di dunia maya membuat mantan Bupati Purwakarta itu dituduh menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD untuk membayar para buzzer.

Namun, tudingan tersebut dengan cepat dibantah oleh Dedi Mulyadi. Hal ini disampaikannya melalui video singkat yang diunggahnya di akun TikTok pribadi miliknya @dedimulyadiofficial.

Mulanya, Dedi Mulyadi menyinggung soal asumsi liar yang beredar di media sosial tentang dirinya. Kabar yang beredar menyebut bahwa Dedi Mulyadi memangkas anggaran sebesar Rp 47 miliar, namun anggaran itu disebut-sebut dialokasikan untuk membayar media.

"Karena ini berkembang di media sosial ada yang menyampaikan bahwa tidak ada artinya pemangkasan anggaran media Rp 47 miliar, kemudian ternyata uangnya digunakan untuk bayar para buzzer," ucap Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi sontak mempersilakan penuduhnya untuk mengecek sendiri buku anggaran Provinsi Jawa Barat. Ia berani menjamin bahwa tak ada dana yang dialokasikan untuk membayar buzzer. Bahkan jika ditemukan pun, Dedi Mulyadi meminta untuk melaporkan ke pihak berwajib.

"Saya sampaikan ya, silakan dicek di anggaran Provinsi Jawa Barat di dinas informasi komunikasi ada nggak sih anggaran untuk bayar para buzzer? Kalau anda menemukan silakan dilaporkan saja ke aparat penegak hukum. Anggarannya terbuka kok, tinggal diambil datanya ada, silakan aja. Atau datangi dinas informasi komunikasi, menanyakan ada nggak anggarannya? Pinta tuh, buku datanya, ambil. Itu saya persilakan," jelas Dedi Mulyadi.

Perihal orang-orang yang memberikan dukungan kepadanya di media sosial, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa pihaknya sama sekali tidak membayar mereka.

"Jadi sampai hari ini, kalau ternyata di media sosial banyak sekali yang berikan support, itu mereka adalah warga yang memiliki pikiran dan harapan akan perbaikan dan kebaikan di Provinsi Jawa Barat. Mereka bukan buzzer, mereka orang-orang yang memiliki rasionalitas dan emosionalitas tanpa suka menjelekkan orang lain," ungkap Dedi Mulyadi lagi.

baca juga

Meski begitu, Dedi Mulyadi tetap mengucap rasa terima kasih kepada orang yang menuduhnya. Ia menilai jika suatu hal yang wajar jika warga mencurigai pemimpin dalam mengelola anggaran.

"Terima kasih ya atas kecurigaannya karena rakyat ini penting curiga kepada pemimpinnya. Kalau pemimpinnya tidak dicurigai, nanti pemimpinnya mengambil tindakan-tindakan yang merugikan," ujar Dedi Mulyadi.

Namun, Dedi Mulyadi menilai alangkah lebih baik jika orang-orang melakukan riset data terlebih dahulu sebelum menuduh dirinya melakukan tindakan di luar nalar, seperti membayar buzzer, karena hal tersebut termasuk ke dalam penyebaran berita hoaks.

"Terima kasih ya, tetapi saya harap sebelum speak up di media sosial, lebih baik siapkan dulu datanya, baru speak up. Karena kan kita tidak mungkin speak up sembarangan tanpa ada data, karena itu termasuk kategori penyebaran berita bohong," pungkas Dedi Mulyadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir dan Dedi Mulyadi Bahas Pengembangan Sepak Bola di Jawa Barat

Erick Thohir dan Dedi Mulyadi Bahas Pengembangan Sepak Bola di Jawa Barat

Your Say | Selasa, 15 Juli 2025 | 13:11 WIB

Kasus Bayi Meninggal di RSUD Linggajati Kuningan, Dedi Mulyadi Desak Bupati Ambil Tindakan Tegas

Kasus Bayi Meninggal di RSUD Linggajati Kuningan, Dedi Mulyadi Desak Bupati Ambil Tindakan Tegas

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 09:05 WIB

Hotman Paris Gugat Kasus Bayi Meninggal di RSUD Linggajati, Dedi Mulyadi: Itu Wewenang Bupati

Hotman Paris Gugat Kasus Bayi Meninggal di RSUD Linggajati, Dedi Mulyadi: Itu Wewenang Bupati

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 08:25 WIB

Terkini

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×