Gubernur Jabar Libatkan TNI/Polri Saat MPLS, DPR: Jangan Dikit-dikit Tentara, Dikit-dikit Polisi

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 16 Juli 2025 | 16:57 WIB
Gubernur Jabar Libatkan TNI/Polri Saat MPLS, DPR: Jangan Dikit-dikit Tentara, Dikit-dikit Polisi
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani. Saat menggelar rapat bersama Kemendikdasmen, Lalu menyampaikan kritik atas kebijakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang melibatkan TNI/POLRi dalam MPLS. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Gebrakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang melibatkan personel TNI/Polri dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menuai badai kritik dari Senayan.

Kebijakan kontroversial Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengerahkan personel TNI dan Polri untuk mendampingi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2025/2026 mendapat sorotan tajam dari Komisi X DPR RI.

Komisi X menilai langkah tersebut sebagai sebuah jalan pintas yang dapat menciptakan kultur 'ancaman' dan meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) turun tangan mengevaluasi ulang kebijakan yang dianggap tidak sejalan dengan prinsip pendidikan.

Kritik keras tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, dalam Rapat Kerja bersama Menteri Pendidikan, Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (16/7/2025).

"Pak Menteri sudah bagus mengeluarkan kebijakan bahwa MPLS maksimal 5 hari. Tetapi, mari kita maksimalkan peran guru dan keluarga besar sekolah, jangan sedikit-sedikit tentara, sedikit-sedikit polisi," tegas Lalu dalam rapat tersebut.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemporv Jabar) di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi mengumumkan dua aturan baru untuk tahun ajaran 2025/2026, yakni jam masuk sekolah dimajukan menjadi pukul 06.30 WIB dan pelibatan aktif personel TNI/Polri dalam MPLS dengan tujuan memberikan materi bela negara dan wawasan kebangsaan.

Namun, Lalu Hadrian Irfani khawatir kebijakan ini justru akan mengirimkan pesan yang salah kepada siswa yang baru saja lulus dari bangku SMP.

Ia berpendapat, kehadiran aparat keamanan dapat menciptakan atmosfer intimidatif, meskipun tujuannya positif.

Langkah Mantan Bupati Purwakarta itu dinilai Lalu Hadrian sebagai preseden buruk yang berpotensi mengganggu psikologis siswa dan mengabaikan kapasitas tenaga pendidik.

baca juga

"Bagaimana psikologis putra-putri kita? Dari SMP masuk SMA sudah dihadapkan dengan suasana seperti itu. Walaupun bahasanya bukan militeristik, mari kita percayakan pada guru-guru kita. Saya yakin pendidik kita memiliki kemampuan untuk pembelajaran karakter dan budi pekerti," sambungnya.

Menurutnya, memercayakan pendidikan karakter pada aparat keamanan bisa dianggap sebagai bentuk ketidakpercayaan pada kompetensi para guru.

Ia mendesak Kemendikdasmen untuk lebih cermat dan mencegah lahirnya kebijakan-kebijakan reaktif dan bersifat jangka pendek di dunia pendidikan.

"Ini harus menjadi catatan serius. Jangan sampai kebijakan jangka pendek terus digulirkan. Kita harus punya kesinambungan program agar ada kontinuitas yang jelas," katanya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Gedung Pakuan Bandung, Senin (14/7/2025). ANTARA/Ricky Prayoga
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Kebijakannya dalam MPLS tingat SMA atau sederajat menuai protes dari legislator pusat. [ANTARA/Ricky Prayoga]

Kritik dari DPR ini menempatkan Kemendikbudristek pada posisi untuk menengahi antara inovasi kebijakan di daerah dengan prinsip-prinsip pedagogi dan psikologi perkembangan anak yang seharusnya menjadi landasan utama sistem pendidikan nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dedi Mulyadi Ultimatum Kepala Sekolah di Jabar Jangan Ambil 'Pungutan': Jangan Hamburkan Uang

Dedi Mulyadi Ultimatum Kepala Sekolah di Jabar Jangan Ambil 'Pungutan': Jangan Hamburkan Uang

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 13:47 WIB

Biaya Sekolah Gratis, Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Pangkas Uang Jajan Siswa

Biaya Sekolah Gratis, Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Pangkas Uang Jajan Siswa

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 12:39 WIB

Bayi Meninggal di Kandungan Usai 2 Hari Didiamkan? Hotman Paris Turun Tangan, Dedi Mulyadi: Saya...

Bayi Meninggal di Kandungan Usai 2 Hari Didiamkan? Hotman Paris Turun Tangan, Dedi Mulyadi: Saya...

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 23:33 WIB

Terkini

Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid, Negara Masih Sangat Kuat

Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid, Negara Masih Sangat Kuat

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Kenapa Halloween Dirayakan Setiap Tanggal 31 Oktober? Ini Sejarahnya

Kenapa Halloween Dirayakan Setiap Tanggal 31 Oktober? Ini Sejarahnya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala

Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades

Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Urutan Pakai Bedak Padat dan Krim Kelly agar Hasil Makeup Tidak Dempul

Urutan Pakai Bedak Padat dan Krim Kelly agar Hasil Makeup Tidak Dempul

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak

Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Aturan Tidak Naik Kelas Berlaku Lagi pada 2027/2028, Apa yang Perlu Diketahui?

Aturan Tidak Naik Kelas Berlaku Lagi pada 2027/2028, Apa yang Perlu Diketahui?

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Dari Pungli hingga Iuran Mandiri, Korupsi Tingkat Desa yang Terus Dimaklumi

Dari Pungli hingga Iuran Mandiri, Korupsi Tingkat Desa yang Terus Dimaklumi

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Airlangga Sebut AI Bukan Gantikan Pekerjaan, Tapi Ciptakan Lapangan Kerja & Keterampilan Baru

Airlangga Sebut AI Bukan Gantikan Pekerjaan, Tapi Ciptakan Lapangan Kerja & Keterampilan Baru

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:58 WIB

Kemenkes Ungkap Fakta di Balik Foto Viral Menkes Budi Gunadi Pakai Tabung Oksigen

Kemenkes Ungkap Fakta di Balik Foto Viral Menkes Budi Gunadi Pakai Tabung Oksigen

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:49 WIB

×