Begini Cara Mengetahui Beras Oplosan

Muhammad Yunus | Suara.com

Rabu, 16 Juli 2025 | 16:31 WIB
Begini Cara Mengetahui Beras Oplosan
Bareskrim Polri dan Perwakilan Kementerian Pertanian menunjukan beras hasil oplosan Bulog bersubsidi dengan beras impor dari Thailand di Pasar Induk Beras, Cipinang, Jakarta, Jumat (7/10).

Suara.com - Tim Yayasan Lembaga Konsumen (YLK) Sumatera Selatan mengedukasi masyarakat di provinsi dengan 17 kabupaten dan kota.

Mengenai cara mengenal beras oplosan yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan dan penyelidikan pihak Bareskrim Polri.

"Kegiatan edukasi yang pernah dilakukan selama ini, mulai Juli 2025 lebih digalakkan lagi sebagai wujud kepedulian kami untuk melindungi masyarakat selaku konsumen agar tidak menjadi korban pedagang/pengusaha nakal," kata Pembina YLK Sumsel, Rizal Aprizal di Palembang, Rabu 16 Juli 2025.

Dia menjelaskan, dalam beberapa hari ini pihaknya menurunkan tim sosialisasi ke kawasan permukiman penduduk dan membuat spanduk imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dari peredaran beras oplosan.

Dalam kegiatan tersebut diberikan penjelasan cara membedakan beras asli dan beras oplosan sehingga masyarakat dapat memahami beras yang akan dibeli di pasaran oplosan atau murni tanpa campuran apapun.

Ciri-cirinya beras oplosan seperti warna dan ukuran butiran tidak seragam, aroma beras mencurigakan atau tidak sedap.

Beras oplosan jika dimasak tekstur nasinya menjadi terlalu lembek, selanjutnya beras oplosan biasanya terdapat benda asing saat dicuci, bau beras tidak normal atau aneh.

Beras oplosan yang umum ditemui di pasaran akhir-akhir ini terdapat campuran dengan bahan lain seperti jagung, serta campuran dari beberapa jenis beras berbeda (blended rice).

Kemudian beras rusak yang dipoles ulang agar tampak seperti baru, dan bisa mengandung zat pewarna atau pengawet berbahaya.

Beras oplosan itu perlu dihindari dikonsumsi masyarakat karena dapat membahayakan kesehatan dan merugikan secara ekonomi.

Jika masyarakat mengetahui adanya praktik pengoplosan beras dan pemasarannya, Rizal mengajak untuk segera mencatat, memfoto, atau merekam video aktivitas tersebut dan segera melaporkannya kepada aparat kepolisian terdekat.

Untuk melindungi masyarakat dari beras oplosan itu, selain mengedukasi masyarakat, pihaknya meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus peredaran beras oplosan yang diduga juga dilakukan oleh pengusaha dan pedagang beras di daerah ini, kata Pembina YLK Sumsel, Rizal.

Sementara Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menjelaskan bahwa distribusi beras di provinsi ini masih berada dalam kendali yang aman dan tidak ditemukan indikasi pengoplosan atau penipuan massal terhadap konsumen.

Terkait adanya laporan Menteri Pertanian ke Satgas Pangan Polri mengenai dugaan beredarnya beras premium oplosan di sejumlah daerah Tanah Air, sejauh ini wilayah Sumsel belum ditemukan kasus tersebut.

Untuk mengantisipasi peredaran beras premium oplosan, Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumsel telah menerima petunjuk dan arahan dari Bareskrim Mabes Polri memperketat pengawasan di wilayah masing-masing Satwil, kata Kombes Pol Nandang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan Amran Klaim: Perusahaan Tarik Beras Oplosan, Harga Kini Sesuai Standar!

Mentan Amran Klaim: Perusahaan Tarik Beras Oplosan, Harga Kini Sesuai Standar!

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 15:01 WIB

Titiek Soeharto Geram soal Beras Oplosan: Menko Jangan Diem Aja!

Titiek Soeharto Geram soal Beras Oplosan: Menko Jangan Diem Aja!

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 15:01 WIB

Akhirnya Ngaku! 26 Perusahaan Terbukti Oplos Beras, Merek Anda Termasuk?

Akhirnya Ngaku! 26 Perusahaan Terbukti Oplos Beras, Merek Anda Termasuk?

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 14:07 WIB

Terkini

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:00 WIB

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:30 WIB

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:25 WIB