Pungli PPSU Jakarta Timur: DPRD Ungkap Calon Petugas Diminta Setor Rp2 Juta

Erick Tanjung, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 17 Juli 2025 | 15:14 WIB
Pungli PPSU Jakarta Timur: DPRD Ungkap Calon Petugas Diminta Setor Rp2 Juta
Ilustrasi rapat DPRD DKI Jakarta. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ali Lubis mengungkap adanya dugaan praktik pungutan liar atau pungli dalam proses rekrutmen petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) di wilayah Kelurahan Cipinang Muara, Jakarta Timur.

Politikus Gerindra itu menyebut menerima laporan dari seorang warga yang mengaku suaminya diminta membayar uang sebesar Rp2 juta supaya bisa lolos dalam proses pendaftaran sebagai petugas PPSU.

"Setelah saya melakukan sosialisasi ada masyarakat yang menyampaikan ke saya bahwa suaminya itu ikut mendaftar PJLP, PPSU di kelurahan. Namun dia laporkan, 'Pak suami saya diminta uang'. 'Berapa?' saya bilang. Sekitar 2 juta," kata Ali saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (16/7/2025).

Ali mengatakan dirinya telah meminta pelapor untuk menelusuri dan mengumpulkan bukti fisik terkait dugaan pungli tersebut. Hal itu penting agar laporan bisa ditindaklanjuti secara resmi.

Meski baru satu laporan yang ia terima secara langsung, Ali meyakini potensi ada korban lain, mengingat rekrutmen PPSU berlangsung serentak di seluruh wilayah Jakarta.

"Karena kan ini kan secara masal ya, satu provinsi Jakarta membuka proses rekrutmen itu ya," ujarnya.

Ali pun mengecam keras praktik pungli tersebut. Ia menilai tindakan itu sangat tidak manusiawi, terlebih saat kondisi ekonomi warga dalam keadaan sulit.

"Saya garis bawahi, praktik-praktik yang dilakukan oleh oknum, itu yang disebut dengan pemerasan orang miskin. Mereka belum bekerja saja sudah diperes, sudah dipungut, yang gini-ginian gitu," tuturnya.

Karena itu, Ali langsung menyampaikan interupsi dalam rapat paripurna yang dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, pada Rabu pagi. Tujuannya agar aduan warga bisa langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Pemprov DKI Jakarta.

baca juga

"Makanya saya minta tadi sama Pak Wakil Gubernur beserta jajarannya melalui Inspektorat, cek, investigasi ke lapangan," kata dia.

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah membuka proses rekrutmen untuk 1.024 petugas PPSU sejak akhir Juni 2025. Mereka akan ditempatkan di 239 kelurahan di seluruh wilayah Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pungli Rekrutmen PPSU Sudah Lama Jadi Sorotan, Rano Karno Janji Berantas

Pungli Rekrutmen PPSU Sudah Lama Jadi Sorotan, Rano Karno Janji Berantas

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 14:41 WIB

Modus Pungli Rekrutmen PPSU DKI Dibongkar, Anggota DPRD Sebut Tindakan Zalim: Tolong Pak Wagub

Modus Pungli Rekrutmen PPSU DKI Dibongkar, Anggota DPRD Sebut Tindakan Zalim: Tolong Pak Wagub

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 13:51 WIB

Bikin Haaru! Ini Isi Surat Orang Tua Bayi yang Ditinggal Depan Rumah Warga di Jaktim

Bikin Haaru! Ini Isi Surat Orang Tua Bayi yang Ditinggal Depan Rumah Warga di Jaktim

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 08:31 WIB

Terkini

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×