Janji Usut Kasus Beras Oplosan, Kapolri: 25 Pemilik Merek Sudah Diperiksa, Sampel Segera Diuji Lab

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Kamis, 17 Juli 2025 | 17:52 WIB
Janji Usut Kasus Beras Oplosan, Kapolri: 25 Pemilik Merek Sudah Diperiksa, Sampel Segera Diuji Lab
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan akan mengusut tuntas kasus dugaan beras oplosan. Pernyataan itu disampaikannya usai menghadiri kegiatan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (17/7/2025). [Suara.com/Yasir]

Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus dugaan beras oplosan yang belakangan ramai jadi sorotan publik. Ia memastikan, Satgas Pangan Polri bersama Kementerian Pertanian (Kementan) masih terus mendalami temuan tersebut.

Dalam waktu dekat sejumlah sampel beras yang diduga dioplos akan segera diperiksa di laboratorium.

"Kami bekerjasama dengan Kementan untuk melakukan pengecekan lab," ujar Listyo usai menghadiri kegiatan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (17/7/2025).

Sejauh ini, Satgas Pangan Polri telah memeriksa 25 pemilik merek dan produsen beras. Hasil sementara menunjukkan adanya indikasi pengoplosan serta ketidaksesuaian berat bersih dengan yang tertera di kemasan.

"Kategori sementara mengoplos, kemudian juga ada yang beratnya tidak sesuai takaran di kemasan," ungkap Listyo.

Pemeriksaan terhadap 25 pemilik merek beras kemasan 5 kilogram tersebut dilakukan pada Selasa (15/7/2025) di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pemeriksaan ini bertujuan menelusuri potensi pelanggaran hukum dalam praktik penjualan beras.

"Pemeriksaan untuk pendalaman ada atau tidaknya perbuatan melawan hukum atas dugaan penjualan beras dalam kemasan yang tidak sesuai komposisi yang tertera pada kemasannya," jelas Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri sekaligus Kepala Satgas Pangan, Brigjen Helfi Assegaf kepada wartawan, Selasa (15/7).

Selain pemilik merek, Satgas Pangan juga memeriksa enam produsen beras. Empat di antaranya sudah lebih dulu dipanggil penyidik pada Kamis (10/7), yakni Wilmar Group, Food Station Tjipinang Jaya, Belitang Panen Raya (BPR), dan Sentosa Utama Lestari (Japfa Group).

Temuan Kementan

baca juga

Langkah Satgas Pangan ini merupakan tindak lanjut dari temuan mencengangkan Kementerian Pertanian RI. Dalam uji mutu yang mereka lakukan, ditemukan bahwa mayoritas beras kemasan premium yang beredar di pasar ternyata tidak memenuhi standar.

Angkanya tak main-main: 85,56 persen beras premium dinyatakan tak lolos uji mutu. Dari jumlah itu, 59,78 persen dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), sementara 21,66 persen lainnya memiliki berat bersih lebih ringan dari yang tercantum di label.

Kondisi lebih buruk ditemukan pada kategori beras medium. Dari hasil pengujian, sebanyak 88,24 persen tidak memenuhi standar SNI, 95,12 persen dijual melebihi HET, dan 9,38 persen terbukti memiliki berat di bawah takaran.

Kementan menyebut, pelanggaran ini berpotensi merugikan konsumen hingga triliunan rupiah. Untuk beras premium saja, potensi kerugian diperkirakan mencapai Rp34,21 triliun per tahun. Sementara untuk beras medium, angkanya bahkan lebih besar—mencapai Rp65,14 triliun per tahun.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa seluruh temuan tersebut telah diserahkan ke aparat penegak hukum.

"Kami sudah kirim ke Pak Kapolri langsung dan Pak Jaksa Agung. Sekarang ini, pemeriksaan sudah berjalan," ujar Amran di Kantor Kementan, Jakarta Selatan, Senin (7/7).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beras Oplosan Food Station: DPRD DKI Desak Audit Terbuka dan Kanal Pengaduan Publik!

Beras Oplosan Food Station: DPRD DKI Desak Audit Terbuka dan Kanal Pengaduan Publik!

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 17:44 WIB

Sepekan Lebih Polisi Belum Ungkap Penyebab Tewasnya Diplomat Kemlu, Kapolri Bilang Begini

Sepekan Lebih Polisi Belum Ungkap Penyebab Tewasnya Diplomat Kemlu, Kapolri Bilang Begini

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 16:02 WIB

Kapolri Pastikan Tak Ada Kendala, Kenapa Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Belum Juga Diungkap?

Kapolri Pastikan Tak Ada Kendala, Kenapa Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Belum Juga Diungkap?

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 15:41 WIB

Terkini

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB

Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam

Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:11 WIB

Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru

Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:51 WIB

MTQ Nasional XXXI Hadir di Jateng, Usung Semangat Harmoni Menuju Indonesia Emas

MTQ Nasional XXXI Hadir di Jateng, Usung Semangat Harmoni Menuju Indonesia Emas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:43 WIB

Skandal Proyek Fiktif Rp16 Miliar: Kejati DKI Kembali Seret Dua Pegawai Kementerian PU ke Tahanan

Skandal Proyek Fiktif Rp16 Miliar: Kejati DKI Kembali Seret Dua Pegawai Kementerian PU ke Tahanan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:35 WIB

Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 Dinilai Masih Terbuka, Manuver Jokowi Jadi Sorotan

Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 Dinilai Masih Terbuka, Manuver Jokowi Jadi Sorotan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:24 WIB