Kisruh Ijazah Jokowi: Mantan Rektor Tarik Ucapan, Dokter Tifa Sebut 'Kebenaran Sudah Dikumandangkan'

Muhammad Ilham Baktora

Jum'at, 18 Juli 2025 | 13:37 WIB
Kisruh Ijazah Jokowi: Mantan Rektor Tarik Ucapan, Dokter Tifa Sebut 'Kebenaran Sudah Dikumandangkan'
Dokter Tifauziah Tyassuma alias Tifa bersama kuasa hukumnya mendatangi Polda Metro Jaya, Jumat 11 Juli 2025. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Pernyataan mengejutkan Mantan Rektor UGM periode 2002-2007, Prof. Dr. Sofian Effendi, yang mendadak mencabut ucapannya terkait ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), justru memantik api baru dalam polemik yang tak kunjung padam.

Pencabutan yang disertai permohonan maaf itu memicu spekulasi liar, apakah Sofian mendapat tekanan, dan benarkah tudingannya selama ini mendekati kebenaran?

Sebelumnya, dalam sebuah wawancara yang viral, Sofian dengan gamblang menyebut Jokowi tidak memenuhi syarat akademik untuk mendapat gelar sarjana S1.

Ia mengklaim Indeks Prestasi (IP) Jokowi di bawah standar dan skripsi yang ada diduga kuat hasil salinan dari pidato seorang dekan.

Lebih jauh, Sofian bahkan sempat menyinggung dugaan ijazah S1 itu milik adik ipar Jokowi sendiri, Harimulyono, yang dikenal sebagai mahasiswa cerdas pada masanya.

Mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) periode 2002-2007, Sofian Effendi saat memberikan klarifikasi di rumahnya, Sleman, Kamis (17/7/2025). [Hiskia/Suara.com]
Mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) periode 2002-2007, Sofian Effendi saat memberikan klarifikasi di rumahnya, Sleman, Kamis (17/7/2025). [Hiskia/Suara.com]

Namun, selang beberapa waktu, Sofian merilis pernyataan tertulis yang menarik semua ucapannya.

Ia beralasan tidak menyadari percakapan itu akan dipublikasikan dan ingin menghindari proses hukum di usianya yang sudah senja.

Langkah mundur Sofian ini direspons oleh Dokter Tifa, salah satu figur yang paling vokal dalam isu ini.

Melalui akun media sosialnya, ia meminta publik melindungi Sofian.

baca juga

"Apabila seorang hamba telah mencapai batas kemampuannya dalam menegakkan kebenaran, dan tak ada lagi kekuatan yang bisa ia andalkan, maka Allah akan turun tangan—dengan cara-Nya yang misterius namun pasti," tulis Dokter Tifa di Twitter, Jumat (18/7/2025).

Baginya, kasus yang menyeret Sofian Effendi tak perlu dilanjutkan, biarlah jejak digital yang menjadi saksi.

"Allah selalu bekerja dengan caraNya yang Maha Luar Biasa. Kebenaran itu milikNya. Kita semua ini, Roy, Rismon, saya, Eggi, Rizal, Kurni dkk, hanyalah alatNya. Di tanggal 16 Juli 2025, Profesor Sofian Effendi sudah menjadi alatNya yang bekerja satu kali saja, tetapi sangat efektif," kata Tifa.

Sehingga, pencabutan pada tanggal 17 Juli 2025 kemarin, menurut Dokter Tifa sudah tak ada artinya.

"Pencabutan pernyataan di tanggal 17 Juli 2025, tak ada artinya, ketika kebenaran sudah dikumandangkan. Wamakkarru wamakarallah," ujar dia.

Di tengah drama ini, perang hukum antara dua kubu justru memasuki babak baru.

Laporan yang dilayangkan Jokowi terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong kini telah naik ke tahap penyidikan di Polda Metro Jaya.

Polisi menyimpulkan adanya unsur pidana dalam laporan yang menyeret nama-nama seperti Dokter Tifa, Roy Suryo, dan Rismon Sianipar.

Dengan naiknya status kasus ini, kepolisian akan segera mencari tersangka, menandai eskalasi serius dalam saga ijazah yang terus membelah opini publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringatan Keras UGM ke Mantan Rektor Sofian Effendi

Peringatan Keras UGM ke Mantan Rektor Sofian Effendi

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 12:49 WIB

Mendadak Berubah Sikap soal Ijazah Jokowi, Roy Suryo Curiga Sofian Effendi Ditekan 'Tangan Jahat'

Mendadak Berubah Sikap soal Ijazah Jokowi, Roy Suryo Curiga Sofian Effendi Ditekan 'Tangan Jahat'

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 11:43 WIB

Sofian Effendi Cabut Pernyataan, Refly Harun: Bukti Ijazah Jokowi Bukan di Saksi, Tapi....

Sofian Effendi Cabut Pernyataan, Refly Harun: Bukti Ijazah Jokowi Bukan di Saksi, Tapi....

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 11:14 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×