Viral Gibran Sebut Kemenyan Bahan Baku Gucci dan LV, Ternyata Ini Faktanya!

Andi Ahmad S

Jum'at, 18 Juli 2025 | 17:31 WIB
Viral Gibran Sebut Kemenyan Bahan Baku Gucci dan LV, Ternyata Ini Faktanya!
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka [Antara]

Suara.com - Sebuah pernyataan dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali meledak di media sosial dan memicu perdebatan sengit di kalangan netizen. Kali ini, pemicunya adalah komoditas lokal yang lekat dengan citra mistis Kemenyan.

Dalam sebuah cuplikan video yang viral, Gibran dengan percaya diri menyebut bahwa kemenyan merupakan salah satu bahan baku penting untuk parfum mewah dari merek-merek raksasa dunia seperti Louis Vuitton (LV) dan Gucci.

Sontak, pernyataan ini menjadi bulan-bulanan netizen yang meragukan, bahkan mencibir klaim tersebut. Namun, di tengah serangan itu, fakta menarik justru terungkap.

Pernyataan Gibran yang menjadi pusat kontroversi itu sebenarnya disampaikan dalam konteks mendorong hilirisasi komoditas unggulan Indonesia.

Ia berusaha mengubah persepsi masyarakat bahwa kemenyan, yang sering diasosiasikan dengan ritual mistis dan perdukunan, sesungguhnya memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi di pasar global.

"Ibu-ibu yang pakai parfum LV, Gucci dan lain-lain itu dari kemenyan loh. Saya pernah bicara itu masalah hilirisasi kemenyan, banyak yang ketawa. Kemenyan buat dukun, salah. Kemenyan itu sama berharganya dengan nikel," kata Gibran dalam pidatonya yang viral di media sosial.

Lebih lanjut, ia mengkritik kebiasaan Indonesia yang hanya menjual bahan mentah tanpa ada nilai tambah. "Dari dulu kita selalu jual mentah. Makanya kita dorong anak-anak muda untuk riset, kita sediakan tempat yang baik, alat-alat terkini untuk hilirisasi," tambahnya.

Tak butuh waktu lama, cuplikan pidato tersebut langsung viral di platform TikTok dan X (dulu Twitter). Gelombang pertama komentar didominasi oleh keraguan dan cibiran. Banyak yang menganggap pernyataan Gibran tidak berdasar.

"Coba @louisvuitton @gucci klarifikasi apa betul dari kemenyan? Wakil kita NKRI bilang gitu," tulis seorang netizen, menantang merek-merek tersebut untuk memberikan konfirmasi.

Namun, badai tak berlangsung lama. Gelombang kedua datang dari netizen yang lebih terinformasi, yang justru membenarkan dan membela pernyataan Gibran.

Mereka memberikan klarifikasi bahwa apa yang disebut 'kemenyan' di Indonesia, di dunia internasional dikenal sebagai frankincense atau incense, yakni resin aromatik yang menjadi bahan dasar parfum-parfum mewah.

"Memang ada beberapa parfum yang salah satu komposisinya terbuat dari kemenyan, dalam bahasa inggris disebut incense. Contohnya: Ombre Nomade Louis Vuitton, Gucci A Midnight Stroll, Hermès L'Ombre Des Merveilles, Giorgio Armani Acqua di Giò Profumo, dll," timpal netizen lainnya, lengkap dengan menyebutkan nama-nama parfumnya.

Kemenyan dalam Industri Parfum Global

Pernyataan Gibran ternyata 100% akurat. Dalam industri wewangian global, frankincense (getah dari pohon Boswellia) dan benzoin (yang di Indonesia sering disebut kemenyan) adalah dua bahan resin yang sangat berharga. Keduanya memberikan aroma yang khas, hangat, sedikit pedas, dan memiliki kemampuan mengikat (fiksatif) aroma lain agar lebih tahan lama di kulit.

Beberapa fakta pentingnya:

  • Bahan Baku Mewah: Frankincense telah digunakan sebagai wewangian dan dupa selama ribuan tahun dan sering disebut sebagai "rajanya minyak esensial."
  • Note Populer: Dalam piramida aroma parfum, incense (kemenyan) sering ditempatkan sebagai base note (dasar) yang memberikan kedalaman dan karakter pada parfum.
  • Contoh Produk: Selain yang disebutkan netizen, banyak parfum niche dan high-end lain yang menggunakan kemenyan, seperti koleksi Armani Privé, Tom Ford, hingga Amouage.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polda Metro Jaya Jelaskan Video Viral SIM Jakarta: Kesalahan Anggota...

Polda Metro Jaya Jelaskan Video Viral SIM Jakarta: Kesalahan Anggota...

Otomotif | Jum'at, 18 Juli 2025 | 17:15 WIB

Waswas Kampus jadi Pabrik Pembuat Pengangguran, Bahlil Diskakmat Kasus Disertasi: UI Gak Malu?

Waswas Kampus jadi Pabrik Pembuat Pengangguran, Bahlil Diskakmat Kasus Disertasi: UI Gak Malu?

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 16:55 WIB

NasDem Desak Prabowo Bikin Kepres, Atur Gibran Berkantor di IKN

NasDem Desak Prabowo Bikin Kepres, Atur Gibran Berkantor di IKN

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 16:45 WIB

Analis Ungkap Skenario 'Perang Dingin' Prabowo vs Jokowi di 2029, Nasib Gibran Jadi Kunci

Analis Ungkap Skenario 'Perang Dingin' Prabowo vs Jokowi di 2029, Nasib Gibran Jadi Kunci

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 16:44 WIB

Dua Alasan Mengapa Prabowo Tak Perlu Komentari Isu Pemakzulan Gibran

Dua Alasan Mengapa Prabowo Tak Perlu Komentari Isu Pemakzulan Gibran

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 15:50 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:27 WIB

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:24 WIB

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB