Riza Chalid Jadi Tersangka, Said Didu Sentil Prabowo: Mau Lanjutkan Pola Kasir Penguasa?

Budi Arista Romadhoni | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Jum'at, 18 Juli 2025 | 19:44 WIB
Riza Chalid Jadi Tersangka, Said Didu Sentil Prabowo: Mau Lanjutkan Pola Kasir Penguasa?
Eks Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2005-2010, Said Didu sentil pemerintahan Presiden Prabowo. [tangkap layar/IST]

Suara.com - Penetapan status tersangka terhadap saudagar minyak Riza Chalid oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam skandal korupsi tata kelola minyak PT Pertamina menjadi gempa politik yang mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, nama Riza Chalid selama puluhan tahun seolah menjadi sosok yang kebal hukum, meski kerap disebut dalam berbagai pusaran kasus besar.

Figur yang lama malang melintang di lingkaran elite kekuasaan ini kini dihadapkan pada proses hukum yang serius. Momen ini dimanfaatkan oleh mantan Sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu, untuk membongkar peran Riza Chalid yang disebutnya jauh lebih besar dari sekadar pengusaha biasa.

Said Didu, yang mengaku telah 'bersentuhan' dengan Riza Chalid selama dua dekade, melabeli Riza sebagai figur sentral dalam pendanaan kekuasaan di Indonesia yang telah berlangsung lintas rezim.

“Saya hampir 20 tahun juga bersentuhan dengan Reza Halid. Bukan (teman), tapi kayak lawan tanding gitulah. Dia teman baiknya Jokowi,” kata Said Didu dalam perbincangannya di podcast Abraham Samad Speak Up, dikutip Jumat (18/7/2025).

Menurut Said Didu, status 'tak tersentuh' Riza Chalid terbukti saat namanya terseret dalam kasus "Papa Minta Saham" beberapa tahun lalu. Saat itu, meski namanya disebut dengan jelas, aparat penegak hukum terkesan tak punya gigi untuk menjangkaunya.

Sosok Riza Chalid. (Ist)
Sosok Riza Chalid. (Ist)

“Disebut-sebut namanya waktu Papa Minta Saham, tapi pada saat itu kejaksaan tidak berani atau tidak sampai bisa menetapkan beliau,” katanya.

Lebih tajam lagi, Said Didu mengemukakan sebuah metafora yang menggambarkan posisi strategis Riza Chalid di belakang layar para penguasa. Ia bukanlah pemain biasa, melainkan otak finansial atau bendahara yang memastikan mesin kekuasaan tetap berjalan.

“Reza Chalid ini kita kenal, saya menyatakan dia itu bendahara kasir penguasa. Jadi siapa pun penguasanya, dia kasirnya,” tegas Said Didu.

Analisis ini menyiratkan adanya sebuah sistem atau pola patronase yang mengakar kuat, di mana Riza Chalid menjadi operatornya sejak era Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto hingga era Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Namun, penetapan tersangka oleh Kejagung kini memunculkan pertanyaan baru. Apakah ini pertanda berakhirnya era 'kasir penguasa'?

Kolase Riza Chalid dan Prabowo-Gibran. (Suara.com)
Kolase Riza Chalid dan Prabowo-Gibran. (Suara.com)

Said Didu pun melontarkan pertanyaan spekulatif yang menohok, mengarah langsung kepada pemerintahan selanjutnya di bawah Presiden terpilih Prabowo Subianto.

“Nah, saya tidak paham apakah Prabowo tidak termasuk yang kasirnya,” ucap Said Didu.

Pernyataan ini seakan menjadi tantangan terbuka bagi pemerintahan Prabowo mendatang: apakah akan melanjutkan 'sistem' yang sama atau justru membersihkannya hingga ke akar.

Seperti diketahui, Riza Chalid, selaku beneficial owner PT Orbit Terminal Merak, ditetapkan sebagai salah satu dari delapan tersangka baru dalam megaskandal korupsi di PT Pertamina. Pihak Kejaksaan Agung kini menyatakan akan mengerahkan kerja sama internasional untuk melacak dan memulangkan Riza Chalid demi mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Tahu Keberadaan Riza Chalid, Kejagung Masih Pertimbangkan Jemput Paksa karena Ini

Klaim Tahu Keberadaan Riza Chalid, Kejagung Masih Pertimbangkan Jemput Paksa karena Ini

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 19:24 WIB

Perburuan Taipan Minyak Riza Chalid Menjadi Drama 3 Negara

Perburuan Taipan Minyak Riza Chalid Menjadi Drama 3 Negara

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 19:30 WIB

Blunder Intelijen? Kejagung Buru Riza Chalid di Singapura, Ternyata Sudah 5 Bulan di Negara Ini

Blunder Intelijen? Kejagung Buru Riza Chalid di Singapura, Ternyata Sudah 5 Bulan di Negara Ini

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 19:25 WIB

Terkini

Momen Mayor Windra Sanur Pamit ke Jokowi Usai 8 Tahun Mengawal: Kini Emban Tugas Baru di Tangerang

Momen Mayor Windra Sanur Pamit ke Jokowi Usai 8 Tahun Mengawal: Kini Emban Tugas Baru di Tangerang

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:53 WIB

Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:44 WIB

Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta

Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:05 WIB

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

News | Selasa, 21 April 2026 | 22:11 WIB

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:42 WIB

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:25 WIB

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:05 WIB

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:02 WIB

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:58 WIB

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:55 WIB