Jeritan dari Tepi Setu Gunung Putri: Setiap Mendung, Kami Sudah Siap Mengungsi

Andi Ahmad S

Jum'at, 18 Juli 2025 | 22:04 WIB
Jeritan dari Tepi Setu Gunung Putri: Setiap Mendung, Kami Sudah Siap Mengungsi
Ilustrasi Banjir di Bogor [Antara]

Suara.com - Bagi ribuan warga di tiga desa yang mengelilingi Setu Gunung Putri, langit mendung bukan lagi pertanda berkah, melainkan alarm bencana.

Rasa was-was seketika menjalar, anak-anak diminta waspada, dan barang-barang berharga mulai diungsikan ke tempat yang lebih tinggi.

Inilah realita pahit kehidupan mereka, hidup dalam teror banjir yang datang tanpa permisi.

Setu Gunung Putri, danau yang seharusnya menjadi sumber kehidupan, kini telah berubah menjadi 'bom waktu' yang siap meledak kapan saja.

Pendangkalan parah membuatnya tak lagi sanggup menahan air hujan, mengubah rumah dan harapan warga menjadi lautan lumpur dalam sekejap.

Bukan Lagi Berkah, Setu Kini Jadi Kutukan

Setiap kali air dari Setu meluap, kehidupan di Desa Gunung Putri, Desa Puspasari, dan Kelurahan Puspanegara praktis lumpuh. Air keruh setinggi lutut orang dewasa merendam rumah, memutus akses jalan, dan menghancurkan apa saja yang dilewatinya.

“Setiap hujan deras, hati kami sudah tidak tenang. Bukan lagi memikirkan jemuran, tapi memikirkan bagaimana caranya menyelamatkan kasur dan barang elektronik,” keluh seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Perasaan was-was dan frustrasi ini disuarakan oleh Kepala Desa mereka, Daman Huri, yang menyaksikan langsung penderitaan warganya.

baca juga

“Revitalisasi yang tak kunjung dilaksanakan itu, menjadi penyebab utama bencana di tiga wilayah dan beberapa akses ke area perkampungan juga terputus akibat banjir,” ungkap Daman Huri, menyuarakan keputusasaan warganya.

Bagi warga, banjir bukan hanya soal genangan air. Ini adalah tentang kerugian materiil dan kelelahan fisik serta mental yang tak berkesudahan.

Perabotan yang baru dibeli rusak terendam lumpur. Anak-anak tidak bisa pergi ke sekolah. Aktivitas ekonomi terhenti.

Setelah air surut, perjuangan belum berakhir. Mereka harus berjibaku membersihkan lumpur tebal dan bau yang menyengat, sebuah siklus melelahkan yang terus berulang tanpa ada solusi pasti dari pemerintah.

Rasa lelah ini diperparah dengan perasaan diabaikan. Laporan dan keluhan mereka, yang disalurkan melalui pemerintah desa, seolah hanya membentur tembok birokrasi yang tebal.

“Kami ini seperti diping-pong. Lapor ke sini, dilempar ke sana. Padahal kami ini korban, rumah kami yang terendam,” lanjut warga tersebut, menggemakan pernyataan Kades Daman Huri tentang birokrasi yang berbelit.

Di tengah keputusasaan yang menumpuk, secercah harapan sempat menyala. Baru-baru ini, tim dari Dinas SDA Provinsi Jawa Barat akhirnya turun langsung ke lokasi untuk melakukan survei dan mengukur kedalaman setu.

Bagi warga, ini adalah pemandangan langka yang membangkitkan harapan, meskipun tipis. Mereka berharap kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata pertama menuju pengerukan yang telah mereka impikan selama bertahun-tahun.

"Mudah-mudahan kali ini benar-benar dikerjakan. Kami sudah lelah hidup seperti ini. Kami hanya ingin tidur nyenyak saat hujan turun," pungkasnya penuh harap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman 'Bom Waktu' di Gunung Putri, Kades Ngamuk Setu Penyebab Banjir Diabaikan

Ancaman 'Bom Waktu' di Gunung Putri, Kades Ngamuk Setu Penyebab Banjir Diabaikan

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 20:26 WIB

Operasi Modifikasi Cuaca Dilakukan untuk Antisipasi Banjir di Jabodetabek

Operasi Modifikasi Cuaca Dilakukan untuk Antisipasi Banjir di Jabodetabek

Foto | Kamis, 10 Juli 2025 | 19:55 WIB

Taruh Batu di Atas Rel: Apakah Membahayakan Perjalanan Kereta Api?

Taruh Batu di Atas Rel: Apakah Membahayakan Perjalanan Kereta Api?

Your Say | Kamis, 10 Juli 2025 | 13:38 WIB

Hari Keempat Pencarian Pegawai Kemendagri di Ciliwung, Tim SAR Hadapi Medan Berbatu dan Ancaman

Hari Keempat Pencarian Pegawai Kemendagri di Ciliwung, Tim SAR Hadapi Medan Berbatu dan Ancaman

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 19:42 WIB

Jakarta Banjir Lagi Senin Malam, 16 RT Terendam Air

Jakarta Banjir Lagi Senin Malam, 16 RT Terendam Air

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 00:48 WIB

Terkini

Calon Kades Petahana Kabupaten Bekasi Diminta Cuti

Calon Kades Petahana Kabupaten Bekasi Diminta Cuti

Bekaci | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:14 WIB

Lapor Prabowo Soal 18 Kepala Daerah Kena OTT, Tito Soroti Background Artis hingga Pengusaha

Lapor Prabowo Soal 18 Kepala Daerah Kena OTT, Tito Soroti Background Artis hingga Pengusaha

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:13 WIB

TPA Dengung Lebak Banten Terbakar

TPA Dengung Lebak Banten Terbakar

Banten | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:08 WIB

Prabowo Buka Sinyal Destry Jadi Gubernur BI Definitif: "Kayaknya Gimana? Oke Nggak?"

Prabowo Buka Sinyal Destry Jadi Gubernur BI Definitif: "Kayaknya Gimana? Oke Nggak?"

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:05 WIB

PWI Protes Ucapan 'Sirkus' Deddy Sitorus, Dinilai Berpotensi Merendahkan Wartawan

PWI Protes Ucapan 'Sirkus' Deddy Sitorus, Dinilai Berpotensi Merendahkan Wartawan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:05 WIB

Lolos ke Semifinal, Persebaya Fokus Pulihkan Kondisi Pemain Jelang Laga Berikutnya

Lolos ke Semifinal, Persebaya Fokus Pulihkan Kondisi Pemain Jelang Laga Berikutnya

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:04 WIB

Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar

Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar

Bali | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:01 WIB

BPBD Pangandaran Waspadai Peningkatan Risiko Kebakaran Hutan Selama Musim Kemarau

BPBD Pangandaran Waspadai Peningkatan Risiko Kebakaran Hutan Selama Musim Kemarau

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:00 WIB

Parole Examiner Lee: Membongkar Wajah Gelap Kekuasaan di Balik Sistem Hukum

Parole Examiner Lee: Membongkar Wajah Gelap Kekuasaan di Balik Sistem Hukum

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:00 WIB

Staf Terjerat Kasus Bupati Pemalang, KPK Perketat Akses Dokumen dan Terapkan Jejak Digital

Staf Terjerat Kasus Bupati Pemalang, KPK Perketat Akses Dokumen dan Terapkan Jejak Digital

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:58 WIB

×