Miris! Menteri Pendidikan Ungkap Banyak Orang Tua Tak Tahu Anaknya Kelas Berapa

Minggu, 20 Juli 2025 | 19:13 WIB
Miris! Menteri Pendidikan Ungkap Banyak Orang Tua Tak Tahu Anaknya Kelas Berapa
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Abdul Mu'ti. (Suara.com/Lilis)

Suara.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Abdul Mu’ti menyoroti rendahnya kepedulian sebagian orang tua terhadap perkembangan pendidikan anak-anak mereka. Hal ini disampaikan menyusul kampanye simbolis mengantar anak ke sekolah pada hari-hari awal tahun ajaran baru.

Menurut Mu’ti, filosofi orang tua mengantar anak ke sekolah bukan sekadar rutinitas fisik, tetapi bentuk nyata tanggung jawab pendidikan yang melekat pada orang tua, bukan hanya sekolah. 

"Itu bagian dari bukti bahwa sebenarnya tanggung jawab pendidikan itu kan ada pada orang tua. Jadi jangan sampai juga orang tua ini berpendapat kalau sudah sekolah tugas mereka sebagai orang tua selesai," kata Mu'ti ditemui wartawan di Jakarta, Minggu (20/7/2025).

Bahkan, dalam banyak kasus, kata Mu’ti, orang tua tidak tahu persoalan yang dihadapi anak di sekolah, hingga tak mengetahui anaknya duduk di kelas berapa.

"Sebagian orang tua itu ada yang tidak mengurusi anaknya sekolah atau tidak, bahkan sampai misalnya tidak tahu kan anaknya ada masalah apa. Kadang-kadang ditanya, 'Ibu, Bapak anaknya kelas berapa?' Tidak tahu," tuturnya.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya kehadiran orang tua pada masa awal sekolah untuk memberi semangat kepada anak.

Selain sebagai bentuk dukungan, momentum antar anak ke sekolah juga bisa dijadikan ruang membangun komunikasi antara guru dan orang tua. Mu’ti menyebutkan bahwa banyak persoalan pendidikan bersumber dari kurangnya komunikasi antara kedua pihak ini.

"Nah ini yang saya kira bisa kita bangun dengan filosofi orang tua mengantar anaknya ke sekolah," ucapnya.

Namun, ia juga mengingatkan pentingnya menumbuhkan kemandirian anak. Setelah masa awal, anak sebaiknya mulai dibiasakan berangkat sendiri—baik dengan sepeda maupun angkutan umum—seiring tetap dijaganya komunikasi orang tua dan sekolah.

Baca Juga: Satu Murid Satu Sekolah: Mendikdasmen Benarkan Fenomena Ini, Kebijakan Apa yang Akan Ditempuh?

"Orang tua tetap harus terkoneksi dengan sekolah membangun komunikasi," pesannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI