Skandal Digitalisasi SPBU Pertamina Merembet? KPK Kini Selidiki Dugaan Korupsi di PT LEN Industri

Bangun Santoso

Sabtu, 06 Desember 2025 | 11:09 WIB
Skandal Digitalisasi SPBU Pertamina Merembet? KPK Kini Selidiki Dugaan Korupsi di PT LEN Industri
Sejumlah pekerja menyelesaikan produksi panel surya atau modul surya di pabrik produksi PT LEN Industri, Bandung, Jawa Barat, Kamis (4/6/2015). ANTARA FOTO/Novrian Arbi/ed/aa.
baca 10 detik
  • KPK sedang menyelidiki dugaan korupsi di PT Len Industri yang terhubung dengan kasus digitalisasi SPBU Pertamina.
  • Proses hukum di PT Len Industri masih tahap awal, dengan pemanggilan dua pegawai pada 3 Desember 2025.
  • Kasus ini diduga melibatkan Direktur Utama PT KAI (sebelumnya Dirut PT Len) yang pernah dipanggil terkait kasus Pertamina.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi tengah membuka front baru dalam upaya bersih-bersih badan usaha milik negara (BUMN). Kali ini, lembaga antirasuah tersebut tengah membidik dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di lingkungan PT Len Industri (Persero), sebuah BUMN strategis yang bergerak di bidang elektronika.

Kabar ini membuka tabir baru yang berpotensi menyeret lebih banyak pihak dalam pusaran kasus korupsi yang lebih besar. Penyelidikan di PT Len Industri ini ternyata bukan kasus yang berdiri sendiri, melainkan memiliki kaitan erat dengan skandal korupsi jumbo dalam proyek digitalisasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di PT Pertamina (Persero).

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, membenarkan adanya proses hukum yang sedang berjalan di BUMN tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa prosesnya masih berada pada tahap awal sehingga belum banyak detail yang bisa diungkap ke publik.

“Masih penyelidikan,” ujar Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (5/12).

Asep Guntur juga mengonfirmasi bahwa pada 3 Desember 2025 lalu, KPK telah memanggil dua orang pegawai dari PT Len Industri untuk dimintai keterangan.

Kendati demikian, materi pemeriksaan terhadap keduanya masih dirahasiakan untuk kepentingan proses penyelidikan yang sedang berlangsung.

Ketika awak media mencoba mengonfirmasi apakah penyelidikan di PT Len Industri ini merupakan pengembangan dari kasus korupsi digitalisasi SPBU Pertamina periode 2018–2023, Asep memberikan jawaban singkat yang sangat signifikan.

“Betul,” kata Asep.

Jawaban ini seolah menjadi benang merah yang menghubungkan dua BUMN besar dalam satu lingkaran dugaan korupsi. Kasus ini semakin menarik perhatian publik karena menyeret nama seorang pejabat tinggi BUMN yang kini menduduki posisi strategis.

baca juga

Direktur Utama PT Len Industri periode 2021-2025, Bobby Rasyidin, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), tercatat pernah dipanggil sebagai saksi dalam kasus digitalisasi SPBU Pertamina.

Pemanggilan terhadap Bobby Rasyidin dilayangkan KPK sebanyak dua kali, yakni pada 14 dan 28 Agustus 2025. Namun, hingga saat ini, yang bersangkutan diketahui belum juga memenuhi panggilan dari tim penyidik KPK.

Sebagai informasi, KPK telah menaikkan status kasus dugaan korupsi proyek digitalisasi SPBU di Pertamina dari tahap penyelidikan ke penyidikan sejak September 2024.

Sejumlah saksi mulai dipanggil secara maraton sejak 20 Januari 2025. Pada 31 Januari 2025, KPK secara resmi mengumumkan telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini.

Penyidikan kasus di Pertamina ini sendiri disebut telah memasuki tahap akhir per 28 Agustus 2025. KPK saat itu menyatakan tengah fokus pada proses penghitungan kerugian keuangan negara bersama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Pada 6 Oktober 2025, KPK mengungkap salah satu identitas tersangka, yakni Elvizar (EL). Menariknya, Elvizar merupakan tersangka dalam dua kasus korupsi yang berbeda. Ia adalah Direktur PT Pasifik Cipta Solusi (PCS) saat kasus digitalisasi SPBU bergulir, dan juga menjabat Direktur Utama di perusahaan yang sama saat tersandung kasus dugaan korupsi pengadaan mesin "electronic data capture" (EDC) di PT Bank Rakyat Indonesia atau BRI (Persero) pada periode 2020–2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dewas KPK Telusuri Alasan Jaksa Tak Panggil Bobby dalam Kasus Jalan Sumut

Dewas KPK Telusuri Alasan Jaksa Tak Panggil Bobby dalam Kasus Jalan Sumut

Video | Sabtu, 06 Desember 2025 | 09:04 WIB

KPK Akui Sedang Lakukan Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi di PT LEN Industri

KPK Akui Sedang Lakukan Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi di PT LEN Industri

News | Jum'at, 05 Desember 2025 | 20:18 WIB

KPK Periksa Lagi Bos Maktour Usai Penyidik Pulang dari Arab, Jadi Kunci Skandal Kuota Haji

KPK Periksa Lagi Bos Maktour Usai Penyidik Pulang dari Arab, Jadi Kunci Skandal Kuota Haji

News | Jum'at, 05 Desember 2025 | 20:02 WIB

Berkas Korupsi RSUD Rampung, Bupati Koltim Abdul Azis Cs Segera Diadili

Berkas Korupsi RSUD Rampung, Bupati Koltim Abdul Azis Cs Segera Diadili

News | Jum'at, 05 Desember 2025 | 19:19 WIB

KPK Panggil Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes dalam Kasus RSUD Koltim

KPK Panggil Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes dalam Kasus RSUD Koltim

News | Jum'at, 05 Desember 2025 | 16:59 WIB

KPK Periksa Enam Saksi Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikat K3 di Kemnaker

KPK Periksa Enam Saksi Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikat K3 di Kemnaker

News | Jum'at, 05 Desember 2025 | 14:40 WIB

Penyidik dan Jaksa Diperiksa Dewas Usai Tak Periksa Bobby Nasution, KPK Bantah Pelanggaran Etik

Penyidik dan Jaksa Diperiksa Dewas Usai Tak Periksa Bobby Nasution, KPK Bantah Pelanggaran Etik

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 11:41 WIB

Terkini

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

Ada Hadiah Eksklusif! Cukup Pakai Fitur BRImo Ini di Indonesia Sport Summit 2026

Ada Hadiah Eksklusif! Cukup Pakai Fitur BRImo Ini di Indonesia Sport Summit 2026

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:08 WIB

×