Masih Asap dan Rawan, Ini 4 Alasan Basarnas Belum Bisa Akses Bangkai KM Barcelona V

Tasmalinda | Suara.com

Minggu, 20 Juli 2025 | 22:39 WIB
Masih Asap dan Rawan, Ini 4 Alasan Basarnas Belum Bisa Akses Bangkai KM Barcelona V
Kapal Barcelona terbakar di perairan Talise, Likupang, Minut, Minggu (20/7/2025). ANTARA/HO-Pelindo.

Suara.com - Hingga Minggu (20/7/2025) malam, tim Basarnas belum bisa mengakses bangkai Kapal Motor Penumpang (KMP) Barcelona V yang terbakar hebat di perairan Pulau Talise, Kecamatan Likupang Barat, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Kapal nahas tersebut membawa sekitar 280 penumpang dan 15 anak buah kapal (ABK) saat insiden terjadi.

Menurut Humas Kantor SAR Manado, Nuriyadin Gumelang, setidaknya ada empat alasan utama mengapa evakuasi ke dalam bangkai kapal belum bisa dilakukan.

1. Masih Mengeluarkan Asap Tebal

Meski api telah berhasil dipadamkan, kapal masih terus mengeluarkan kepulan asap dari bagian buritan hingga Minggu malam. Kondisi ini membuat tim SAR tidak dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dalam kapal karena visibilitas yang rendah dan potensi bahaya gas beracun.

“Malam ini kapal masih mengeluarkan kepulan asap dari bagian buritan, sehingga kami belum bisa masuk untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Nuriyadin dalam keterangan resminya di Jakarta.

2. Kondisi Belum Aman

Tim gabungan dari Basarnas, Bakamla RI, Satpolair, dan PSDKP Bitung sebenarnya sudah dikerahkan sejak siang hari. Namun hingga pukul 19.00 WITA, situasi di lokasi masih dinyatakan belum aman. Gelombang laut yang tidak stabil dan suhu tinggi dari sisa kebakaran menjadi faktor utama penundaan akses ke bangkai kapal.

“Kami masih siaga di Pelabuhan Minte dan membuka posko informasi bagi keluarga penumpang. Semua unsur terkait turut membantu proses identifikasi dan pendataan korban,” tambahnya.

3. Menunggu Kepastian Korban Tertinggal

Tim SAR gabungan menjadwalkan kembali peninjauan ke bangkai kapal setelah situasi dianggap benar-benar aman. Pemeriksaan ini menjadi krusial untuk memastikan bahwa tidak ada korban jiwa yang masih tertinggal di dalam kapal.

Data sementara dari Bakamla menyebutkan tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia, dua di antaranya belum teridentifikasi. Sementara para korban selamat masih dalam proses evakuasi dan pendataan ke Pelabuhan Manado dan sejumlah fasilitas kesehatan terdekat.

4. Struktur Kapal Rapuh dan Berisiko Runtuh

Kebakaran hebat yang melanda KMP Barcelona V telah merusak struktur logam kapal secara signifikan. Menurut para ahli SAR, panas ekstrem dari kobaran api dapat membuat baja kehilangan kekuatan dan menjadi rapuh. Ini berarti, dek, dinding, atau bahkan langit-langit kapal bisa runtuh sewaktu-waktu tanpa peringatan.

"Salah langkah sedikit saja bisa mengakibatkan tragedi baru. Oleh karena itu, kami tidak bisa mengambil risiko sebelum semuanya benar-benar aman,” jelas Nuriyadin.

KMP Barcelona V bertolak dari Pelabuhan Melonguane, Kepulauan Talaud, menuju Pelabuhan Manado. Saat melintas di perairan Pulau Talise, kapal dilaporkan terbakar sekitar pukul 14.00 WITA.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Pemerintah daerah dan sejumlah instansi terkait terus berkoordinasi dalam penanganan korban dan evaluasi keselamatan transportasi laut.

Tim SAR gabungan tetap disiagakan selama 24 jam di Pelabuhan Minte, sementara posko informasi dibuka bagi keluarga penumpang. Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan tim dan memeriksa apakah masih ada korban tertinggal di bangkai kapal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Terbaru Tragedi KM Barcelona, Korban Tewas Bertambah

5 Fakta Terbaru Tragedi KM Barcelona, Korban Tewas Bertambah

News | Minggu, 20 Juli 2025 | 22:22 WIB

KM Barcelona VA Terbakar di Laut Sulawesi Utara, Tim SAR Dikerahkan

KM Barcelona VA Terbakar di Laut Sulawesi Utara, Tim SAR Dikerahkan

Video | Minggu, 20 Juli 2025 | 20:05 WIB

Detik-detik Penyelamatan Korban KM Barcelona Kebakaran yang Terapung di Perairan Talise

Detik-detik Penyelamatan Korban KM Barcelona Kebakaran yang Terapung di Perairan Talise

News | Minggu, 20 Juli 2025 | 20:12 WIB

KM Barcelona 5 Terbakar di Manado! 280 Penumpang Terjebak, 3 Meninggal

KM Barcelona 5 Terbakar di Manado! 280 Penumpang Terjebak, 3 Meninggal

News | Minggu, 20 Juli 2025 | 20:07 WIB

Update Kecelakaan KM Barcelona V.A di Pulau Talise, TNI Ungkap Kondisi Penumpang

Update Kecelakaan KM Barcelona V.A di Pulau Talise, TNI Ungkap Kondisi Penumpang

News | Minggu, 20 Juli 2025 | 19:46 WIB

Operasi Dramatis Peyelamatan Penumpang KM Barcelona dari Kobaran Api, Bakamla Kerahkan KN Gajah Laut

Operasi Dramatis Peyelamatan Penumpang KM Barcelona dari Kobaran Api, Bakamla Kerahkan KN Gajah Laut

News | Minggu, 20 Juli 2025 | 19:00 WIB

Detik-detik Kapal Motor Barcelona Terbakar di Sulut, Penumpang Lompat ke Laut

Detik-detik Kapal Motor Barcelona Terbakar di Sulut, Penumpang Lompat ke Laut

News | Minggu, 20 Juli 2025 | 16:59 WIB

Terkini

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

News | Selasa, 21 April 2026 | 22:11 WIB

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:42 WIB

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:25 WIB

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:05 WIB

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:02 WIB

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:58 WIB

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:55 WIB

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:51 WIB

Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal

Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:41 WIB

Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun

Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:37 WIB