Industri Hijau Bisa Ciptakan 1,7 Juta Lapangan Kerja, Tapi Masih Ada PR Besar

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 22 Juli 2025 | 17:29 WIB
Industri Hijau Bisa Ciptakan 1,7 Juta Lapangan Kerja, Tapi Masih Ada PR Besar
Ilustrasi Green jobs. (Photo by Trinh Tran/Pexels)

Suara.com - Investasi di industri hijau bukan hanya soal menyelamatkan bumi. Tapi juga bisa jadi peluang besar buat ekonomi kita.

Institute for Essential Services Reform (IESR) menyebut, kalau dilakukan dengan serius, industri hijau bisa membuka 1,7 juta lapangan kerja hingga tahun 2045.

Tak hanya itu, sektor ini juga diperkirakan akan menyumbang Rp638 triliun untuk PDB nasional pada 2030.

Program Manager Dekarbonisasi Industri IESR, Juniko Nur Pratama, mengatakan potensi ini bisa tercapai bila investasi yang dibutuhkan benar-benar dipenuhi.

“Dengan investasi memadai, industri hijau dapat mengakselerasi pertumbuhan,” ujarnya, Selasa lalu di Jakarta.

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi.[Pixabay.com]
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi.[Pixabay.com]

Target pertumbuhan ekonomi bahkan bisa tembus rata-rata 6,3 persen per tahun hingga 2045. Tapi untuk itu, Indonesia butuh investasi besar, sekitar 285 miliar dolar AS atau Rp4,65 kuadriliun untuk bisa capai target pengurangan emisi NDC 2030.

Sayangnya, dari angka itu, baru sekitar setengahnya yang sudah dialokasikan. Masing-masing Rp680 triliun dari sektor keuangan dan Rp1,5 kuadriliun dari anggaran perubahan iklim pemerintah. Masih ada gap besar: Rp2,3 kuadriliun yang harus dikejar.

Untuk bisa menuju emisi nol bersih atau net zero emissions (NZE), Juniko menjelaskan ada lima pilar utama: dekarbonisasi ketenagalistrikan, subtitusi bahan bakar ke yang lebih ramah lingkungan, peningkatan efisiensi energi, efisiensi sumber daya, serta penerapan teknologi rendah karbon dan penangkapan karbon (CCUS).

Regulasi sudah ada. Menurut PP 33/2023, industri diharapkan bisa menghemat energi hingga 5,28 juta ton setara minyak (MTOE) pada 2030. Tapi realisasinya masih jauh. Hingga 2023, baru 217 dari 450 industri yang melaporkan manajemen energinya.

baca juga

Padahal, analisis IESR menunjukkan bahwa beberapa industri kita sebenarnya punya intensitas energi yang cukup baik, bahkan jika dibandingkan dengan rata-rata global.

Namun, untuk capai emisi nol, kata Juniko, dibutuhkan langkah yang jauh lebih ambisius. Menurut International Energy Agency (IEA), efisiensi energi dan intensitasnya harus meningkat dua kali lipat dalam satu dekade, dari 2 persen di 2022 jadi lebih dari 4 persen per tahun hingga 2030. Target ini jauh lebih tinggi dibanding skenario pemerintah yang hanya menargetkan peningkatan 1,8 persen per tahun.

Dengan kata lain, peluangnya besar, tapi tantangannya pun tidak kecil. Maka yang kita butuhkan bukan hanya strategi, tapi juga komitmen dan keberanian untuk berubah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPR Sebut SDM Belum Siap Kerja, Netizen Balas: Janji 19 Juta Lapangan Kerja Mana?

Anggota DPR Sebut SDM Belum Siap Kerja, Netizen Balas: Janji 19 Juta Lapangan Kerja Mana?

News | Senin, 14 Juli 2025 | 17:06 WIB

Investasi Triliunan Rupiah Bakal Jadi 'Mesin Uang' Baru Lombok

Investasi Triliunan Rupiah Bakal Jadi 'Mesin Uang' Baru Lombok

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 16:39 WIB

5 Langkah Strategis agar Jawa Tengah Jadi Sentra Industri Hijau

5 Langkah Strategis agar Jawa Tengah Jadi Sentra Industri Hijau

News | Sabtu, 28 Juni 2025 | 10:02 WIB

Terkini

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

News | Senin, 02 November 2026 | 21:51 WIB

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 21:43 WIB

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

Pemerintah Kerahkan AI Lacak Pajak di Shopee, Lazada, Hingga Gojek

Pemerintah Kerahkan AI Lacak Pajak di Shopee, Lazada, Hingga Gojek

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 21:39 WIB

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Banten | Senin, 02 November 2026 | 21:38 WIB

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

News | Senin, 02 November 2026 | 21:35 WIB

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

News | Senin, 02 November 2026 | 21:32 WIB

Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya

Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 21:31 WIB

Malaysia Masih Belum Terima Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, FAM Kembali Desak FIFA

Malaysia Masih Belum Terima Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, FAM Kembali Desak FIFA

Bola | Senin, 02 November 2026 | 21:31 WIB

×