Sidang Tuntutan Korupsi Judi Online di Komdigi: Terdakwa Tony Terancam Hukuman Berat?

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Rabu, 23 Juli 2025 | 15:52 WIB
Sidang Tuntutan Korupsi Judi Online di Komdigi: Terdakwa Tony Terancam Hukuman Berat?
Persidangan kasus judi online di Pengadilan Negeri Jaksel menghadirkan sejumlah saksi, Rabu (21/5/2025). [Suara.com/Faqih]

Suara.com - Kasus mega korupsi judi online di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus bergulir panas di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hari ini, salah satu terdakwa klaster koordinator, Zulkarnaen Apriliantony alias Tony, dijadwalkan menghadapi sidang tuntutan dari jaksa.

Sidang ini digelar menyusul terungkapnya fakta-fakta mengejutkan di persidangan sebelumnya, termasuk pengakuan seorang istri terdakwa yang menerima uang bulanan hingga setengah miliar rupiah.

Humas PN Jakarta Selatan, Rio Barten, mengonfirmasi jadwal sidang tuntutan untuk terdakwa Tony.

“Terdakwa Tony di SIPP dijadwalkan sidang pukul 14.00 WIB,” kata Rio saat dikonfirmasi, Rabu (23/7/2025).

Namun, ia menyebut jadwal tersebut bisa saja molor, tergantung kesiapan jaksa, terdakwa, dan penasihat hukumnya. Sidang tuntutan ini sendiri sempat ditunda pekan lalu karena jaksa mengaku belum siap dengan berkas tuntutan mereka.

Fakta yang paling membuat geger publik terungkap dalam sidang sebelumnya. Terdakwa kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Darmawati, secara blak-blakan mengaku menerima uang jatah bulanan dalam jumlah fantastis dari suaminya, Muhrijan alias Agus, yang merupakan terdakwa utama di klaster koordinator.

Di hadapan hakim, Darmawati awalnya mengaku menerima Rp 500 juta setiap bulan.

“Ke saya sekitar Rp 500 juta,” ujar Darmawati di muka persidangan, Rabu (9/7/2025).

Jawaban itu sontak membuat seisi ruang sidang terhenyak. Namun, saat jaksa mencoba mengonfirmasi ulang, Darmawati tampak ragu dan merevisi jawabannya.

baca juga

“Ya Rp 300 (juta) sampai Rp 400 (juta),” katanya.

Dipecah Jadi Empat Klaster, dari Pegawai Kominfo Hingga Penampung Uang
Kasus ini tergolong besar dan terstruktur, dibagi menjadi empat klaster oleh penyidik:

  1. Klaster Koordinator: Diisi oleh terdakwa Adhi Kismanto, Zulkarnaen Apriliantony (Tony), Muhrijan (Agus), dan Alwin Jabarti Kiemas.
  2. Klaster Eks Pegawai Kominfo: Terdiri dari sembilan orang, termasuk Denden Imadudin Soleh dan Fakhri Dzulfiqar.
  3. Klaster Pengelola Agen Situs Judi Online: Melibatkan delapan terdakwa.
  4. Klaster TPPU (Pencucian Uang): Menjerat Rajo Emirsyah dan Darmawati.

Akibat perannya sebagai penampung uang panas hasil judi online, Darmawati kini dijerat pasal berlapis UU TPPU dengan ancaman hukuman pidana yang berat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Krisis Ekonomi, Anak Muda Ini Terjebak Utang Judi Online

Alami Krisis Ekonomi, Anak Muda Ini Terjebak Utang Judi Online

Bisnis | Rabu, 23 Juli 2025 | 11:22 WIB

Satgas Judi Online Klaim Berantas Kasus, Faktanya...? Pengakuan Admin Judol Ini Bikin Tercengang

Satgas Judi Online Klaim Berantas Kasus, Faktanya...? Pengakuan Admin Judol Ini Bikin Tercengang

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 15:43 WIB

Horor Baru Orang Miskin: Kena Cap Penjudi, Bansos Lenyap! DPR Desak Kemensos Buka Hotline Pengaduan

Horor Baru Orang Miskin: Kena Cap Penjudi, Bansos Lenyap! DPR Desak Kemensos Buka Hotline Pengaduan

News | Senin, 21 Juli 2025 | 16:31 WIB

Terkini

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir

Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 16:46 WIB

Langkah Kecil Gen Z Mengubah Limbah Jadi Nilai Tambah

Langkah Kecil Gen Z Mengubah Limbah Jadi Nilai Tambah

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:45 WIB

Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir

Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 16:44 WIB

5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari

5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 16:44 WIB

Reshuffle Kemenkeu: Adu Koleksi Kendaraan Purbaya vs Suahasil, Mana yang Lebih Humble?

Reshuffle Kemenkeu: Adu Koleksi Kendaraan Purbaya vs Suahasil, Mana yang Lebih Humble?

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 16:42 WIB

14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Bantu Warga Lampung Selatan Lepas dari Rentenir

14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Bantu Warga Lampung Selatan Lepas dari Rentenir

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:42 WIB

Teken SKB Ruang Bersama Indonesia, Mendagri Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Daerah

Teken SKB Ruang Bersama Indonesia, Mendagri Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Daerah

News | Senin, 14 September 2026 | 16:41 WIB

×