Perdagangan Karbon Sukarela: Peluang Baru, Tapi Tak Bebas Risiko

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 23 Juli 2025 | 19:30 WIB
Perdagangan Karbon Sukarela: Peluang Baru, Tapi Tak Bebas Risiko
ilustrasi perdagangan karbon secara sukarela yang dianggap bisa jadi potensi baru. (pexels/ Marcin Jozwiak )

Suara.com - Pemerintah melihat potensi besar dari perdagangan karbon sukarela atau Voluntary Carbon Market (VCM). Bagi Direktur Tata Kelola Penerapan Nilai Ekonomi Karbon KLHK, Ignatius Wahyu Marjaka, VCM bukan sekadar mekanisme iklim, tapi jalan baru menuju inovasi dan pendanaan hijau.

“Terdapat potensi dan peluang yang dapat digali dari VCM, mulai dari pendanaan iklim, hingga inovasi dan pengembangan teknologi hijau,” ujar Wahyu dalam diskusi FOLU Talks Kemenhut, Rabu.

Menurutnya, VCM bisa jadi pintu untuk sumber pendanaan inovatif, dari mitigasi iklim hingga adaptasi. Bahkan pemilik lahan dan pengelola hutan bisa memperoleh pendapatan baru dari menjaga dan merestorasi ekosistem.

Tak hanya soal uang. Wahyu melihat VCM juga bisa mempercepat adopsi teknologi rendah karbon, mendorong konservasi, hingga memberi manfaat langsung bagi komunitas lokal dan masyarakat adat melalui pembagian manfaat karbon dan hak kelola lahan.

Lebih jauh, reputasi juga ikut terangkat. “VCM dapat meningkatkan citra keberlanjutan di mata konsumen, investor, dan pemangku kepentingan lainnya,” lanjut Wahyu.

Namun peluang ini tak datang tanpa risiko. Wahyu mengingatkan pentingnya integritas dalam setiap transaksi karbon, mulai dari kualitas kredit, tata kelola yang kuat, hingga pengawasan sosial dan lingkungan.

Senada, perwakilan Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), Andrew Sunarko, menyebut pengelolaan hutan lestari (SFM) harus berjalan beriringan dengan VCM.

“VCM dapat memberikan pendanaan dan akuntabilitas yang sangat dibutuhkan, tapi hanya jika pembuatan dan transaksi kredit karbon dibuat dengan cara yang dapat diinvestasikan dan disederhanakan,” ujarnya.

Jika dikelola tepat, SFM bisa membuka miliaran dolar pendanaan iklim, menjaga biodiversitas, dan mendukung penghidupan masyarakat pedesaan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investasi Makin Bergairah, Kawasan Aniva Diperkuat Jadi Hub Komersial Terdepan

Investasi Makin Bergairah, Kawasan Aniva Diperkuat Jadi Hub Komersial Terdepan

Bisnis | Rabu, 23 Juli 2025 | 07:18 WIB

Rosan Klaim Investasi KEK 2024 Tembus Rp 90,1 Triliun, Tenaga Kerja Terserap 47 Ribu

Rosan Klaim Investasi KEK 2024 Tembus Rp 90,1 Triliun, Tenaga Kerja Terserap 47 Ribu

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 06:16 WIB

Danantara Telah Koleksi Pendanaan Rp 114 Triliun Selama 4 Bulan

Danantara Telah Koleksi Pendanaan Rp 114 Triliun Selama 4 Bulan

Bisnis | Selasa, 22 Juli 2025 | 20:15 WIB

Terkini

Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra

Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Habiburokhman Tegaskan DPR Tak Ingin Asal Ikut Tren Luar Negeri dalam RUU Perampasan Aset

Habiburokhman Tegaskan DPR Tak Ingin Asal Ikut Tren Luar Negeri dalam RUU Perampasan Aset

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:32 WIB

6 Perbedaan Eyelash Extension dan Lash Lift, Mana yang Lebih Aman?

6 Perbedaan Eyelash Extension dan Lash Lift, Mana yang Lebih Aman?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Shio Kambing Api Tahun Berapa? Ini Karakteristik dan Peluang Hokinya

Shio Kambing Api Tahun Berapa? Ini Karakteristik dan Peluang Hokinya

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Lee Jung Jae dan Mun Ka Young Dilirik untuk Film Baru Sutradara The Thieves

Lee Jung Jae dan Mun Ka Young Dilirik untuk Film Baru Sutradara The Thieves

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:30 WIB

8 Tahun Dibui, Eks Bupati Tulungagung Syahri Mulyo Bebas Bersyarat Hari Ini

8 Tahun Dibui, Eks Bupati Tulungagung Syahri Mulyo Bebas Bersyarat Hari Ini

Jatim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:28 WIB

Berbagai Alasan Nusron Wahid Tak Penuhi Panggilan KPK, Bisakah Terus Mangkir?

Berbagai Alasan Nusron Wahid Tak Penuhi Panggilan KPK, Bisakah Terus Mangkir?

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:28 WIB

36 Adegan Diperagakan, Rekonstruksi Kasus Bos Bakar Sopir Truk di Karangasem Diwarnai Isak Tangis

36 Adegan Diperagakan, Rekonstruksi Kasus Bos Bakar Sopir Truk di Karangasem Diwarnai Isak Tangis

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Menjembatani Jurang Generasi: Cara Pendidik Memahami Logika Berbahasa Gen Z

Menjembatani Jurang Generasi: Cara Pendidik Memahami Logika Berbahasa Gen Z

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Statistik Mitchell Baker Kini Resmi Gabung Colorado Rapids usai Terpilih di MLS SuperDraft

Statistik Mitchell Baker Kini Resmi Gabung Colorado Rapids usai Terpilih di MLS SuperDraft

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:20 WIB

×