Bahlil Beberkan Alasan Upacara HUT ke-80 RI di Jakarta Bukan di IKN: Kita Kemarin di Sana Terbatas

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 23 Juli 2025 | 23:11 WIB
Bahlil Beberkan Alasan Upacara HUT ke-80 RI di Jakarta Bukan di IKN: Kita Kemarin di Sana Terbatas
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, meminta perdebatan upacara HUT ke-80 RI tidak di IKN disudahi. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia meminta semua pihak menyudahi perdebatan soal lokasi upacara HUT ke-80 Republik Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan lantaran banyak spekulasi yang bertendensi bahwa Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai 'dikesampingkan'.

Bahlil menegaskan bahwa keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk menggelar upacara di Jakarta murni karena pertimbangan teknis dan kesiapan infrastruktur.

Selain itu, menurut Bahlil, penentuan lokasi upacara adalah kewenangan penuh pemerintah dan tidak seharusnya dikaitkan dengan komitmen terhadap keberlanjutan pembangunan IKN.

"Kita itu jangan terlalu berpikir melampaui batas kewenangan. Tentang HUT itu kan kewenangan pemerintah, apapun yang diputuskan jangan dikaitkan dengan urusan seolah-olah IKN dinomor kesekiankan, nggak dong,” ujar Bahlil saat ditemui wartawan di Jakarta, Selasa (23/7/2025).

Bahlil menekankan bahwa keputusan untuk kembali menggelar upacara di Jakarta bukan berarti prioritas terhadap IKN berkurang.

Ia menyebut ada banyak faktor teknis yang menjadi pertimbangan, terutama soal fasilitas dan kesiapan infrastruktur di IKN yang belum memadai.

“Pasti, kan, banyak pertimbangan transportasi, kemudian tempat tinggal. Kita kan kemarin di sana terbatas kan,” jelasnya.

Ia lantas merefleksikan pengalaman upacara di IKN pada tahun 2024 di era Presiden Joko Widodo, yang menurutnya berjalan dengan sarana dan prasarana yang sangat minim.

baca juga

Pilihan lokasi tahun ini, kata Bahlil, merupakan sebuah penyesuaian yang logis.

"Kita kemarin waktu upacara di IKN di 2024 itu sangat terbatas. Karena fasilitasnya memang yang harus kita butuh siapkan dengan baik," tambahnya.

Oleh karena itu, Bahlil mengimbau semua pihak untuk tidak menyeret isu ini ke ranah polemik politik.

Suasana upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di lapangan upacara Istana Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (17/8/2024). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/app/wpa]
Suasana upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di lapangan upacara Istana Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (17/8/2024). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/app/wpa]

Menurutnya, baik Jakarta maupun IKN memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa.

"Nah ini kan tahun pertamanya Pak Presiden, Pak Prabowo. Jadi mau di IKN atau mau di Jakarta nggak usah dipersoalkan lah ya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Hadapan Bahlil, Gubernur Pramono Buka-bukaan Soal Sosok yang Paling 'Ditakuti' di Golkar

Di Hadapan Bahlil, Gubernur Pramono Buka-bukaan Soal Sosok yang Paling 'Ditakuti' di Golkar

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 22:40 WIB

Prabowo Putuskan Upacara 17 Agustus di Jakarta, Komisi II DPR: IKN Belum Sah Jadi Ibu Kota!

Prabowo Putuskan Upacara 17 Agustus di Jakarta, Komisi II DPR: IKN Belum Sah Jadi Ibu Kota!

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 15:05 WIB

IKN Tak Masuk Program Prioritas Prabowo di APBN 2026, Warisan Jokowi Mulai Ditinggalkan?

IKN Tak Masuk Program Prioritas Prabowo di APBN 2026, Warisan Jokowi Mulai Ditinggalkan?

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 22:43 WIB

Terkini

Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours

Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours

Sport | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:15 WIB

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:39 WIB

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:35 WIB

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:22 WIB

×