Dana BOS Sama, Tapi Masih Pungut Biaya? Dedi Mulyadi Pertanyakan Alasan MAN 1 Cianjur

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Kamis, 24 Juli 2025 | 07:28 WIB
Dana BOS Sama, Tapi Masih Pungut Biaya? Dedi Mulyadi Pertanyakan Alasan MAN 1 Cianjur
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (instagram)

Suara.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mendapat banyak aduan soal pungutan yang dilakukan oleh salah satu Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Jawa Barat, yaitu MAN 1 Cianjur.

Menurut penjelasan dari pihak sekolah, pungutan tersebut diselenggarakan guna menutupi biaya operasional sekolah yang tidak cukup.

“Saya dikirimi berita terus tentang pungutan di Madrasah Aliyah Negeri Cianjur, dan ada penjelasan dari Humas Madrasah Aliyahnya bahwa pungutan itu dilakukan atau sumbangan itu dilakukan atau infaq itu dilakukan untuk menutupi biaya operasional sekolah yang tidak cukup, yang bersumber dari dana BOS maupun BPMU,” terang Dedi, dikutip dari tiktoknya, Rabu (23/7/25).

Dedi menjelaskan jika MA Negeri bukanlah di bawah kewenangannya, melainkan dikelola oleh Kanwil Kementerian Agama.

Namun sebagai orang yang bertanggung jawab di daerah Jawa Barat, Dedi menjelaskan jika dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dikeluarkan untuk MA Negeri maupun SMA Negeri adalah sama.

“Madrasah Aliyah Negeri dibawah kewenangan Kementerian Agama, pengelolaannya di Jawa Barat di bawah Kanwil Kementerian Agama,” jelas Dedi.

“Memang bukan di bawah gubernur, tetapi sebagai gubernur perlu saya sampaikan bahwa BOS Madrasah Aliyah Negeri dan SMA sama, BPMUnya juga sama,” tambahnya.

Dedi mempertanyakan juga perihal pungutan yang mengatasnamakan untuk menutup biaya operasional tersebut.

Pasalnya, menurut Dedi Mulyadi, baik MAN maupun SMAN memiliki sumber dana dan nilai yang sama.

“Pertanyaannya adalah kenapa kalau di sekolah SMA Negeri tidak ada pungutan, di Madrasah Aliyah Negeri ada pungutan? Kan dua-duanya sumber uangnya sama, nilai uangnya sama,” ungkapnya.

Dedi berharap kedepannya perihal uang operasional sekolah-sekolah di Jawa Barat merata semua, sehingga tidak ada perbedaan antara MAN dengan SMAN.

“Untuk itu saya harapkan di Jawa Barat tidak ada perbedaan antara MA Negeri dengan SMA Negeri,” tegasnya.

“Kalau SMA Negeri sudah free, maka MA Negeri harus free, karena dua-duanya mengelola uang yang sumbernya sama, kemudian besarannya menurut saya juga sama,” sambungnya.

Soal jumlah dana BOS disetiap sekolah Dedi mengatakan pasti memiliki jumlah yang sama ataupun tidak jauh berbeda.

“Kalau persoalan capaian target, setiap sekolah pasti punya target, dan target bisa tercapai dengan biaya yang kita miliki,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPRD Usul Kartu Janda Jakarta, Gubernur Pramono: Aneh-aneh Aja

Anggota DPRD Usul Kartu Janda Jakarta, Gubernur Pramono: Aneh-aneh Aja

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 06:16 WIB

Bobby Nasution Kolaborasi dengan Kapolda Sumut Rancang Sejumlah Inovasi Optimalkan PAD Sumut

Bobby Nasution Kolaborasi dengan Kapolda Sumut Rancang Sejumlah Inovasi Optimalkan PAD Sumut

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 23:36 WIB

Di Hadapan Bahlil, Gubernur Pramono Buka-bukaan Soal Sosok yang Paling 'Ditakuti' di Golkar

Di Hadapan Bahlil, Gubernur Pramono Buka-bukaan Soal Sosok yang Paling 'Ditakuti' di Golkar

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 22:40 WIB

Terkini

Tangis Keluarga Pecah Saat 10 Jenazah Korban Kecelakaan KRL Dipulangkan dari RS Polri

Tangis Keluarga Pecah Saat 10 Jenazah Korban Kecelakaan KRL Dipulangkan dari RS Polri

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:37 WIB

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, BPOM: Bukti Penting Penyempurnaan Kebijakan Pangan Sehat

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, BPOM: Bukti Penting Penyempurnaan Kebijakan Pangan Sehat

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:31 WIB

Temui Menko Zulhas, Asosiasi Pelaku Usaha Dorong Perbaikan Tata Kelola hingga Rantai Pasok MBG

Temui Menko Zulhas, Asosiasi Pelaku Usaha Dorong Perbaikan Tata Kelola hingga Rantai Pasok MBG

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:31 WIB

Wamendagri Wiyagus Tekankan Pemerintah Berikan Perhatian Serius Tangani Masalah Kesehatan Papua

Wamendagri Wiyagus Tekankan Pemerintah Berikan Perhatian Serius Tangani Masalah Kesehatan Papua

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:15 WIB

Arab Saudi Tekankan Pentingnya Keamanan Selat Hormuz

Arab Saudi Tekankan Pentingnya Keamanan Selat Hormuz

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:13 WIB

Terungkap! Ini Isi Proposal Damai Iran yang Bikin Donald Trump Meradang

Terungkap! Ini Isi Proposal Damai Iran yang Bikin Donald Trump Meradang

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:13 WIB

KPK Dalami Uang USD 1 Juta di Kasus Dugaan Suap Pansus Haji DPR RI

KPK Dalami Uang USD 1 Juta di Kasus Dugaan Suap Pansus Haji DPR RI

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:08 WIB

Bima Arya Tekankan Efisiensi dan Sinergi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Bima Arya Tekankan Efisiensi dan Sinergi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Daerah

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

Gus Ipul Usul Perluasan Bansos untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Gus Ipul Usul Perluasan Bansos untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:57 WIB

Ketum TP PKK Tekankan Peran Strategis PKK dan Posyandu di Papua Selatan

Ketum TP PKK Tekankan Peran Strategis PKK dan Posyandu di Papua Selatan

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:57 WIB