Perempuan Afrika Selatan Diciduk di Bandara Bali usai Sembunyikan Narkoba di Celana Dalam

Eviera Paramita Sandi

Kamis, 24 Juli 2025 | 16:17 WIB
Perempuan Afrika Selatan Diciduk di Bandara Bali usai Sembunyikan Narkoba di Celana Dalam
YB dan LN saat konferensi pers di Kantor BNN Provinsi Bali, Kamis(24/7/2025) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)

Suara.com - Seorang WNA asal Afrika Selatan diringkus setelah kedapatan menyembunyikan narkotika di dalam pakaian dalam yang dikenakannya.

Perbuatannya itu diketahui sesaat setelah dia mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Minggu (13/7/2025).

Kabid Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali, Kombes Pol I Made Sinar Subawa menjelaskan jika saat diamankan, perempuan berinisial LN (25) itu datang dari penerbangan Singapore Airlines SQ-946 dengan rute Singapura – Denpasar.

Gerak-geriknya kemudian dicurigai oleh petugas Bea Cukai Bandara.

Kemudian, LN diminta untuk melewati mesin X-Ray untuk memeriksa dirinya dan barang bawaannya.

Walhasil, petugas menemukan narkotika jenis shabu di dalam celana dalam yang dia kenakan. Shabu yang diamankan saat itu seberat 990,83 gram netto.

“Diamankan satu buah kemasan plastik yang berisi narkotika jenis shabu dengan berat 990,83 gram netto yang ditemukan di celana dalam yang digunakannya,” ujar Sinar saat konferensi pers di Kantor BNNP Bali, Kamis (24/7/2025).

Selain narkotika, petugas juga mengamankan sejumlah uang yang ditemukan pada kopernya. Ditemukan uang sejumlah USD 100 dan Rp1 juta di dalam kopernya.

Sinar menyebut uang tersebut merupakan ongkos bagi LN untuk terbang ke Bali dan mengantarkan barang haram tersebut.

baca juga

LN berangkat dari Johannesburg, Afrika Selatan untuk menjadi kurir ke Bali. Dia dijanjikan akan menerima upah sejumlah Rp25 juta apabila sukses mengantarkan narkotika tersebut.

“Itu (uang) untuk DP dan operasional dia selama dia menuju ke Bali. Kalau dia sukses pekerjaannya ini baru nanti ditambah lagi upahnya,” ungkapnya.

Namun demikian, Sinar menyampaikan jika dia belum mengetahui identitas pembeli yang hendak dikirimkan LN shabu tersebut. Dalam pengakuannya, LN juga mengaku baru pertama kali ke Bali.

Sementara itu, seorang WNA asal Brasil juga turut diamankan pada hari yang sama dengan kedatangan LN yakni pada Minggu (13/7/2025).

Pria berinisial YB (32) itu juga hendak menjadi kurir narkoba dengan mengantarkan pesanannya ke Bali.

Namun, YB langsung dicegat ketika dia berada di Bandar I Gusti Ngurah Rai.

Pria itu tertangkap menyembunyikan narkoba setelah dicurigai oleh petugas kala melewati pemeriksaan di mesin X-Ray.

Petugas menemukan narkotika jenis kokain seberat 3,08 kilogram yang disembunyikan pada dinding kopernya.

“Setelah dilakukan prosedur pemeriksaan menggunakan mesin x-ray atas barang bawaan penumpang bernama YB, ditemukan dua buah plastik klip yang berisi narkotika jenis kokain dengan berat total 3.089,36 gram netto,” tutur Sinar.

Setelah diinterogasi petugas, YB mengaku jika dia mengantarkan kokain itu ke Bali atas suruhan orang bernama Tio Paulo. YB mengaku adalah bagian dari jaringan narkoba Rio de Janeiro, Brasil.

Petugas juga mencoba menyelidiki penerima kokain tersebut dengan metode controlled delivery.

YB diminta untuk mengantarkan kokain tersebut kepada calon pembelinya, namun setelah ditunggu beberapa jam ternyata tidak ada yang datang untuk mengambil barang tersebut.

Selain itu, petugas BNN juga mencoba untuk menghubungi Tio Paulo yang merupakan atasan YB.

Namun, saat hendak dicek, Tio Paulo sudah menghapus histori percakapannya dengan YB. Hal itu menyebabkan controlled delivery tidak dapat dilakukan kembali.

“Setelah dicek di Hp YB, diketahui Tio Paulo tidak dapat dihubungi serta menarik atau menghapus percakapannya dengan YB. Sehingga controlled deilvery terhadap penerima di Bali tidak dapat dilaksanakan lagi.

Atas perbuatan mereka, kini mereka terancam dikenakan Pasal 113 Ayat (2) Atau Pasal 112 Ayat (2) UU. RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Kontributor : Putu Yonata Udawananda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tergiur Ratusan Juta, Perjalanan Pemuda Brazil Berakhir di Balik Jeruji Besi

Tergiur Ratusan Juta, Perjalanan Pemuda Brazil Berakhir di Balik Jeruji Besi

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 13:10 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tabanan: Gara-Gara Truk Mogok, Pengendara Motor Jadi Korban

Kecelakaan Beruntun di Tabanan: Gara-Gara Truk Mogok, Pengendara Motor Jadi Korban

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 17:22 WIB

Ingin Gaya Santai ala Bali? Mulai dari Pilih Alas Kaki yang Sesuai Ya

Ingin Gaya Santai ala Bali? Mulai dari Pilih Alas Kaki yang Sesuai Ya

Lifestyle | Selasa, 22 Juli 2025 | 20:40 WIB

Terkini

Bertema WishpediA, NCT Wish Ungkap Jadwal Teaser Album Terbaru 'I SPY'

Bertema WishpediA, NCT Wish Ungkap Jadwal Teaser Album Terbaru 'I SPY'

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:08 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Keriting hingga Beras Melonjak

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Keriting hingga Beras Melonjak

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 10:07 WIB

Darurat Narkoba di Sulteng: 80 Persen Penghuni Lapas dan Rutan Ternyata Kasus Narkotika

Darurat Narkoba di Sulteng: 80 Persen Penghuni Lapas dan Rutan Ternyata Kasus Narkotika

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 10:04 WIB

Ketika Rumah Tua Menjadi Sumber Teror dalam She Is a Haunting

Ketika Rumah Tua Menjadi Sumber Teror dalam She Is a Haunting

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:00 WIB

Todd Boehly Lepas Saham Chelsea Rp22 Triliun, Pengusaha Keturunan Iran Pegang Kendali

Todd Boehly Lepas Saham Chelsea Rp22 Triliun, Pengusaha Keturunan Iran Pegang Kendali

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:58 WIB

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:48 WIB

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:47 WIB

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:46 WIB

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:44 WIB

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:43 WIB

×