Suciwati: Penangkapan Delpedro Bagian dari Pengalihan Isu dan Bukti Rezim Takut Kritik

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Rabu, 10 September 2025 | 21:47 WIB
Suciwati: Penangkapan Delpedro Bagian dari Pengalihan Isu dan Bukti Rezim Takut Kritik
Aktivis sekaligus istri mendiang Munir, Suciwati. [Suara.com/Lilis]

Suara.com - Istri mendiang aktivis HAM Munir Said Thalib, Suciwati, angkat bicara mengenai penangkapan Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen. Menurutnya, penangkapan Delpedro dan sejumlah aktivis lain adalah bentuk pengalihan isu dan bukti bahwa pemerintah takut terhadap kritik.

Suciwati menilai penahanan para aktivis ini menunjukkan ketakutan pemerintah terhadap suara kritis dari masyarakat sipil.

"Kriminalisasi pembela HAM ini kan menunjukkan betapa negara atau pemerintah atau rezim ini sangat ketakutan terhadap kritik masyarakat sipil," kata Suciwati saat menjenguk Delpedro yang ditahan di Polda Metro Jaya, Rabu (10/9/2025).

Ia menduga penangkapan ini sengaja dilakukan untuk mengalihkan perhatian publik dari isu lain.

"Saya juga berpikir penangkapan Delpedro dan kawan-kawan ini bagian pengalihan isu, di mana kita sedang menyorot ada ruang kepolisian yang harus diperbaiki," imbuhnya.

Suciwati juga menyoroti cepatnya proses penangkapan terhadap para aktivis, yang dinilainya berbanding terbalik dengan lambatnya penanganan terhadap provokator kerusuhan yang sebenarnya.

"Kenapa kalau Delpedro dan kawan-kawan cepat sekali sampai langsung di penjara, sementara orang-orang yang memprovokasi kemarin apa kabarnya? Apakah dilakukan secara transparan?" tanyanya.

Ia menegaskan, tindakan ini justru mengingatkannya pada perjuangan suaminya.

"Negara ini seharusnya melindungi aktivis, bukan membungkam. Dulu almarhum Cak Munir sangat konsen terhadap perlindungan pembela HAM. Sekarang malah sebaliknya," tegasnya.

baca juga

Atas dasar itu, Suciwati mendesak kepolisian untuk segera membebaskan Delpedro dan aktivis lainnya demi menjaga marwah demokrasi.

Sebagai informasi, Direktur Lokataru Delpedro Marhaen ditangkap oleh Polda Metro Jaya dan dijerat sebagai tersangka atas tuduhan melakukan provokasi saat aksi demonstrasi pada 25 Agustus lalu.

Selain Delpedro, polisi juga menjerat lima tersangka lainnya, yakni Mujaffar, Suafan Husain, Khariq Anhar, RAP, dan FL. Kelimanya diduga merupakan admin dari akun-akun media sosial yang dituding memprovokasi para pelajar untuk turun ke jalan dan melakukan aksi vandalisme.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aktivis '98: Penangkapan Delpedro adalah 'Teror Negara', Bukan Kami yang Teroris

Aktivis '98: Penangkapan Delpedro adalah 'Teror Negara', Bukan Kami yang Teroris

News | Rabu, 10 September 2025 | 21:10 WIB

Kasus Pembunuhan Kepala Cabang Bank: Tersangka Ajukan Diri Jadi JC, Siap Ungkap Keterlibatan TNI?

Kasus Pembunuhan Kepala Cabang Bank: Tersangka Ajukan Diri Jadi JC, Siap Ungkap Keterlibatan TNI?

News | Rabu, 10 September 2025 | 19:40 WIB

Kekayaan Fantastis Yusril Ihza Mahendra, Temui Delpedro di Rutan Polda Metro Jaya

Kekayaan Fantastis Yusril Ihza Mahendra, Temui Delpedro di Rutan Polda Metro Jaya

Lifestyle | Rabu, 10 September 2025 | 17:37 WIB

Terkini

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:18 WIB

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:17 WIB

Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau

Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:13 WIB

IHSG Makin Anjlok Setelah Purbaya Dicopot dari Menkeu, Betah di Level 6.400

IHSG Makin Anjlok Setelah Purbaya Dicopot dari Menkeu, Betah di Level 6.400

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:09 WIB

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

Aksi Bobol Toko Terpantau CCTV HP, Pencuri di Probolinggo Tewas Dihajar Massa

Aksi Bobol Toko Terpantau CCTV HP, Pencuri di Probolinggo Tewas Dihajar Massa

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

Liburan di Luar Negeri Diskon Jutaan, Begini Cara Klaim Diskon BRI di Avia Tour!

Liburan di Luar Negeri Diskon Jutaan, Begini Cara Klaim Diskon BRI di Avia Tour!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 17:05 WIB

Target Revitalisasi Tambak Pantura 20.000 Hektare, Pemerintah Baru Siapkan 6.000 Hektare

Target Revitalisasi Tambak Pantura 20.000 Hektare, Pemerintah Baru Siapkan 6.000 Hektare

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:05 WIB

×