Kemarau Datang Lebih Cepat, BMKG Peringatkan Wilayah Riau dalam Ancaman Karhutla Tingkat Tinggi

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Kamis, 24 Juli 2025 | 16:45 WIB
Kemarau Datang Lebih Cepat, BMKG Peringatkan Wilayah Riau dalam Ancaman Karhutla Tingkat Tinggi
Ilustrasi kondisi udara di Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah Kota Pekanbaru, Riau diselimuti kabut asap tipis, Senin (21/7/2025). [Suara.com]

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan tingkat tinggi menyusul potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengancam wilayah Riau dan sekitarnya.

Puncak musim kemarau di Riau diperkirakan sebulan lebih awal lebih cepat dari wilayah lain yang ada di Indonesia.

Penyebabnya, puncak musim kemarau di Riau terjadi pada bulan Juli, mendahului mayoritas wilayah Indonesia yang puncaknya diperkirakan baru akan tiba pada Agustus mendatang.

"Karena itu, Riau sedang dalam masa paling rawan terjadinya karhutla,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangannya, Kamis (24/7/2025).

Berdasarkan prakiraan iklim BMKG, kondisi ini diperkuat oleh data curah hujan di Riau yang diprediksi sangat rendah selama akhir Juli hingga awal Agustus, yakni di bawah 50 mm, bahkan beberapa area di bawah 20 mm.

Hujan baru diperkirakan mulai meningkat pada pertengahan Agustus.

Tantangan ini diperberat dengan terbatasnya pertumbuhan awan hujan.

Akibatnya, peluang untuk melakukan pemadaman api dari udara melalui operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) menjadi lebih kecil dan sulit.

Dwikorita menambahkan, potensi kebakaran lahan di Riau berada pada tingkat 'sangat tinggi' sejak 23 hingga 24 Juli.

Meskipun diperkirakan menurun sementara pada 25 dan 26 Juli, angkanya diprediksi akan kembali melonjak tajam pada akhir bulan ini.

Di lapangan, kondisi lahan gambut yang menjadi ciri khas Riau semakin mengkhawatirkan.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Seto Sugiharto, menambahkan bahwa Tinggi Muka Air Tanah (TMAT) di lahan gambut Riau saat ini sudah mencapai rata-rata 1 meter di bawah permukaan, membuatnya sangat mudah terbakar.

“Target kita dalam seminggu ke depan, TMAT bisa naik hingga di atas 40 cm. Ini penting agar lahan tidak mudah terbakar,” ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, Seto menjelaskan bahwa Indonesia mengoptimalkan enam pesawat untuk operasi TMC yang dikoordinasikan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati merilis daftar wilayah berstatus cuaca ekstrem pada malam tahun baru, Jumat (30/12/2022). [Screenshot Zoom BMKG]
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. Badan tersebut memrediksi kemarau di Riau akan datang lebih awal satu bulan dibandingkan daerah lain di Indonesia. [Screenshot Zoom BMKG]

Periode kritis untuk penyemaian awan ditargetkan pada 25 hingga 28 Juli, sebelum curah hujan diprediksi kembali menurun drastis pada awal Agustus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebakaran Hutan di Indonesia Capai 8.500 Hektare, Apa yang Dilakukan Pemerintah?

Kebakaran Hutan di Indonesia Capai 8.500 Hektare, Apa yang Dilakukan Pemerintah?

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 09:42 WIB

Kepung Karhutla Riau: Ribuan Titik Panas Muncul, Pemerintah Gencarkan Modifikasi Cuaca

Kepung Karhutla Riau: Ribuan Titik Panas Muncul, Pemerintah Gencarkan Modifikasi Cuaca

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 12:29 WIB

Karhutla Terjadi di Kawasan Rimbang Baling, Kampanye Hijau Hanya Seremoni?

Karhutla Terjadi di Kawasan Rimbang Baling, Kampanye Hijau Hanya Seremoni?

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 07:22 WIB

Terkini

Iran Keluarkan Ancaman Kalau Donald Trump Bohong dengan Perjanjian Damai

Iran Keluarkan Ancaman Kalau Donald Trump Bohong dengan Perjanjian Damai

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:06 WIB

BTN dan Rumah123 Perkuat Ekosistem Properti Digital, Permudah Akses KPR dan Hunian

BTN dan Rumah123 Perkuat Ekosistem Properti Digital, Permudah Akses KPR dan Hunian

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:00 WIB

Memanas, Proses Pengosongan Lahan Hotel Sultan Diwarnai Aksi Lempar Batu

Memanas, Proses Pengosongan Lahan Hotel Sultan Diwarnai Aksi Lempar Batu

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:42 WIB

Bicara Rokok Murah untuk Warga Miskin Anggota DPR PAN Kena Semprot Forum Konsumen

Bicara Rokok Murah untuk Warga Miskin Anggota DPR PAN Kena Semprot Forum Konsumen

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:22 WIB

Negara Rebut Paksa Lahan GBK dari Swasta, Minta 15 Bangunan Dikosongkan Serentak

Negara Rebut Paksa Lahan GBK dari Swasta, Minta 15 Bangunan Dikosongkan Serentak

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:21 WIB

Sempat Absen, Bos Maktour Fuad Datangi KPK untuk Diperiksa Kasus Haji

Sempat Absen, Bos Maktour Fuad Datangi KPK untuk Diperiksa Kasus Haji

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:14 WIB

Kivlan Zen Ikut Kawal Eksekusi Hotel Sultan: Aparat Jangan Represif, Saya Juga Mantan Prajurit

Kivlan Zen Ikut Kawal Eksekusi Hotel Sultan: Aparat Jangan Represif, Saya Juga Mantan Prajurit

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:05 WIB

Nyanyian Bos Blueray Seret Nama Dirjen Bea Cukai, KPK: Tak Akan Kami Lepaskan Begitu Saja!

Nyanyian Bos Blueray Seret Nama Dirjen Bea Cukai, KPK: Tak Akan Kami Lepaskan Begitu Saja!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:21 WIB

Unik, Perjanjian Damai AS - Iran Dibuat dengan 2 Bahasa Ini

Unik, Perjanjian Damai AS - Iran Dibuat dengan 2 Bahasa Ini

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:21 WIB

Kata-kata Donald Trump Akhirnya Perang dengan Iran Berakhir: Ini Tidak...

Kata-kata Donald Trump Akhirnya Perang dengan Iran Berakhir: Ini Tidak...

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:10 WIB