Hasto Kristiyanto: Perjalanan Politik Si Tukang Ketik

Wakos Reza Gautama

Jum'at, 25 Juli 2025 | 18:26 WIB
Hasto Kristiyanto: Perjalanan Politik Si Tukang Ketik
Terdakwa kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan, Hasto Kristiyanto memberikan keterangan pers usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (25/7/2025). Hasto memulai karier politiknya dari tukang ketik partai. [Suara.com/Alfian Winanto]

Dari Parlemen ke 'Pengasingan', Lalu Kembali Lebih Kuat

Kesempatan naik kelas datang pada Pemilu 2004. Hasto berhasil terpilih menjadi anggota DPR RI dari Jawa Timur dan bertugas di Komisi VI. Di Senayan, ia terlibat dalam perumusan sejumlah undang-undang krusial, termasuk UU ITE yang kontroversial.

Namun, panggung parlemen tak selamanya menjadi miliknya. Pada Pemilu 2009, Hasto gagal terpilih kembali. Momen ini bisa menjadi akhir dari sebuah karier politik, tapi bagi Hasto, ini adalah ujian loyalitas.

Ia tidak menghilang. Ia tetap berada di jantung partai, aktif memberikan pelatihan kader dan menjabat sebagai Wakil Sekretaris partai, mengasah kemampuannya di luar sorotan lampu parlemen.

Masa "pengasingan" dari Senayan ini justru menjadi titik balik yang menempa kemampuannya sebagai seorang strategis. Ia menjadi sosok kunci di balik layar.

Sang Arsitek Kemenangan dan Kepercayaan Penuh Megawati

Kemampuan Hasto sebagai organisator dan juru bicara mulai bersinar terang saat ia dipercaya menjadi Koordinator Juru Bicara tim pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla pada Pilpres 2014. Perannya yang sentral dan efektif dalam mengelola narasi kampanye membuahkan hasil.

Ketika Tjahjo Kumolo, Sekjen petahana, ditarik ke kabinet Presiden Jokowi sebagai Menteri Dalam Negeri, mata Ketua Umum Megawati Soekarnoputri tertuju pada satu nama.

Hasto Kristiyanto ditunjuk untuk mengisi posisi paling vital di partai. Penunjukan ini bukan kebetulan, melainkan buah dari loyalitas tanpa syarat dan kompetensi yang teruji.

Posisinya dikukuhkan di Kongres IV PDIP pada 2015. Di bawah kendalinya, PDIP kembali memenangkan Pemilu 2019, sebuah prestasi yang membuatnya mencetak sejarah: diangkat kembali sebagai Sekjen untuk periode kedua, 2019-2024.

Hasto menjadi satu-satunya Sekjen PDIP yang menjabat dua periode berturut-turut, sebuah bukti kepercayaan penuh dari sang ketua umum.

Di balik citranya sebagai politisi pragmatis, Hasto adalah seorang intelektual. Ia tak berhenti belajar, meraih gelar S-2 dari Prasetya Mulya dan puncaknya meraih gelar Doktor Ilmu Pertahanan dari Universitas Pertahanan.

Disertasinya yang mengkaji pemikiran geopolitik Soekarno menunjukkan kedalaman pemahaman ideologisnya.

Bagi Hasto, Sukarnoisme bukan sekadar jargon, melainkan dasar pemikiran dan spiritual perjuangan yang ia terjemahkan ke dalam strategi partai.

Dari seorang tukang ketik yang menyimak di sudut ruangan, Hasto Kristiyanto telah menjelma menjadi salah satu figur paling berpengaruh, sang motor yang memastikan mesin politik PDIP terus bergerak dengan kekuatan penuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Ramalan' Sekjen PDIP Meleset Dikit, Guntur Romli: Hasto Sudah Tahu Vonisnya Sejak April 2025

'Ramalan' Sekjen PDIP Meleset Dikit, Guntur Romli: Hasto Sudah Tahu Vonisnya Sejak April 2025

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 18:19 WIB

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Divonis 3,5 Tahun Penjara

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Divonis 3,5 Tahun Penjara

Foto | Jum'at, 25 Juli 2025 | 18:09 WIB

Ponsel Jadi Kunci: Dua Alasan Hakim Patahkan Dakwaan Perintangan Penyidikan Hasto

Ponsel Jadi Kunci: Dua Alasan Hakim Patahkan Dakwaan Perintangan Penyidikan Hasto

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 17:56 WIB

Ganjar Bersyukur Usai Hasto Divonis 3,5 Tahun Penjara, Ini Alasannya

Ganjar Bersyukur Usai Hasto Divonis 3,5 Tahun Penjara, Ini Alasannya

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 17:49 WIB

Dua Tuduhan, Satu Vonis: Babak Akhir Peradilan Hasto Kristiyanto dan Drama Ponsel yang Tenggelam

Dua Tuduhan, Satu Vonis: Babak Akhir Peradilan Hasto Kristiyanto dan Drama Ponsel yang Tenggelam

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 17:40 WIB

Terkini

Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya

Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:27 WIB

Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam

Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:23 WIB

Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara

Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:18 WIB

Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo

Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:15 WIB

DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis

DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:14 WIB

'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai

'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:06 WIB

Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional

Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:03 WIB

Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta

Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:55 WIB

Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total

Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun

IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:32 WIB