Bukan Cuma Gaji, AIPKI Ungkap Alasan Dokter Ogah ke Daerah Pelosok: Bagaimana Pendidikan Anaknya?

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Jum'at, 25 Juli 2025 | 18:40 WIB
Bukan Cuma Gaji, AIPKI Ungkap Alasan Dokter Ogah ke Daerah Pelosok: Bagaimana Pendidikan Anaknya?
Ilustrasi Indonesia kekurangan dokter. (Freepik)

Suara.com - Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) Wisnu Barlianto menyoroti sejumlah tantangan serius dalam upaya pemenuhan jumlah dokter di Indonesia, baik dokter umum maupun dokter spesialis.

Salah satu masalah utama yang ia tekankan ialah ketimpangan pembangunan antardaerah yang berdampak langsung pada distribusi tenaga medis.

"Kalau kita lihat masih ada kesenjangan pembangunan dan kesejahteraan di beberapa wilayah. Ini menjadi salah satu konsen. Jadi, dokter itu tidak terdistribusi dengan baik," kata Wisnu dalam diskusi bersama Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di kampus FKUI Salemba, Jakarta, Jumat (25/7/2025).

Kesenjangan jumlah dokter di kota besar dengan daerah kecil makin terlihat pasca tidak ada lagi regulasi khusus yang mengharuskan dokter bertugas di daerah. Wisnu mengungkapkan kalau dokter jadi cenderung akan memilih wilayah dengan fasilitas dan akses yang lebih baik.

Hal itu menyebabkan makin dalamnya ketimpangan pendidikan dan pembangunan di banyak daerah tertinggal dari sisi pelayanan kesehatan.

Kendati begitu, Wisnu menuturkan kalau para dokter itu juga tentu perlu pertimbangan lebih jauh setiap kali harus bertugas di daerah.

"Dokter itu juga saya kira dia tidak hanya perlu insentif atau gaji yang cukup, tapi juga memiliki keluarganya, pendidikan anaknya, dan sebagainya. Ini menjadi salah satu mengapa ada mal-diskusi yang terjadi terkait dokter atau dokter spesialis," ungkapnya.

Selain masalah distribusi, ia juga menyoroti lemahnya dorongan pendidikan profesi dokter untuk mencetak tenaga medis yang siap menjadi “dokter pejuang”, yakni mereka yang bersedia bertugas di daerah-daerah yang sulit dijangkau dan memiliki tantangan tersendiri.

"Ini tampak sekali setelah program wajib kerja dokter spesialis itu dibatalkan, tidak wajib lagi, itu tingkat partisipasinya sangat rendah, di bawah 5 persen. Ini tampak bahwa dokter itu juga agak keberatan kalau ditempatkan di daerah walaupun cuma 1 tahun," pungkasnya.

baca juga

Berdasarkan data AIPKI menunjukkan bahwa dalam rentang 2025 hingga 2028, ketersediaan dokter secara nasional diperkirakan masih belum mampu memenuhi kebutuhan.

Pada 2025, misalnya, kebutuhan dokter diproyeksikan mencapai 205.219, sementara jumlah yang tersedia hanya 179.106. Ketimpangan ini terus berlanjut hingga 2027, dengan kebutuhan 214.217 dan pasokan hanya 203.573 dokter.

Namun mulai 2028, tren mulai membalik. Ketersediaan dokter diperkirakan mulai melampaui kebutuhan. Pada 2028, jumlah dokter tersedia sebanyak 216.854, sedikit lebih tinggi dibanding kebutuhan yang mencapai 218.824. Tren ini berlanjut hingga 2030, dengan proyeksi ketersediaan sebanyak 248.539 dokter, mengungguli kebutuhan sebesar 228.257.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cari Sepatu yang Nyaman Dipakai Naik KRL Setiap Hari? Ini 7 Rekomendasi dari Dokter Tirta

Cari Sepatu yang Nyaman Dipakai Naik KRL Setiap Hari? Ini 7 Rekomendasi dari Dokter Tirta

Lifestyle | Jum'at, 25 Juli 2025 | 15:52 WIB

Dokumen Penting Jokowi Disita Penyidik, Dokter Tifa Pertanyakan Versi Ijazah Asli

Dokumen Penting Jokowi Disita Penyidik, Dokter Tifa Pertanyakan Versi Ijazah Asli

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:43 WIB

Ahli THT UI: Ketulian Akibat Sound Horeg Itu Tidak Terlihat!

Ahli THT UI: Ketulian Akibat Sound Horeg Itu Tidak Terlihat!

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 09:58 WIB

Bongkar Masalah Krusial Kesehatan Indonesia, Menkes di DPR: Jumlah Dokter Spesialis Kita Kurang

Bongkar Masalah Krusial Kesehatan Indonesia, Menkes di DPR: Jumlah Dokter Spesialis Kita Kurang

News | Selasa, 24 Januari 2023 | 13:54 WIB

Terkini

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sumsel | Sabtu, 07 November 2026 | 19:10 WIB

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:05 WIB

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 19:02 WIB

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:00 WIB

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:54 WIB

Hyundai Siapkan Lebih Banyak Model Hybrid Manfaatkan Insentif Pemerintah

Hyundai Siapkan Lebih Banyak Model Hybrid Manfaatkan Insentif Pemerintah

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 18:50 WIB

Peran Satwa Surili Jawa pada Ekologis Lingkungan dari Ancaman Deforestasi

Peran Satwa Surili Jawa pada Ekologis Lingkungan dari Ancaman Deforestasi

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:45 WIB

Menakar Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres: Peta Koalisi dan Tantangan Politiknya

Menakar Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres: Peta Koalisi dan Tantangan Politiknya

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 18:40 WIB

×