Akselerasi Pengembangan Daerah Industrialisasi Atsiri: Akademisi, Industri, dan Pemerintah Bersatu

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 26 Juli 2025 | 12:26 WIB
Akselerasi Pengembangan Daerah Industrialisasi Atsiri: Akademisi, Industri, dan Pemerintah Bersatu
Program pengabdian masyarakat ini berupaya menjembatani kesenjangan antara potensi sumber daya alam, pengetahuan akademis, dan kebutuhan pasar yang relevan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DuDi) (Dok: Vokasi UI)

Suara.com - Kolaborasi erat antara akademisi, industri, dan pemerintah kembali menunjukkan komitmennya dalam mengakselerasi pengembangan daerah. Kali ini, Kabupaten Sukabumi menjadi saksi bisu kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk "Akselerasi Pengembangan Daerah dengan Industrialisasi Atsiri".

Inisiatif ini digagas oleh Bintang Mukhammad Burhanudin Akbar, seorang akademisi dari Program Pendidikan Vokasi, dan didanai penuh oleh program tersebut sebagai wujud nyata dukungan terhadap potensi ekonomi lokal. Kegiatan ini secara spesifik berfokus pada potensi besar minyak atsiri sebagai motor penggerak ekonomi. Bintang Mukhammad Burhanudin Akbar, melalui program pengabdian masyarakat ini, berupaya menjembatani kesenjangan antara potensi sumber daya alam, pengetahuan akademis, dan kebutuhan pasar yang relevan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DuDi).

Kegiatan ini secara spesifik berfokus pada potensi besar minyak atsiri sebagai motor penggerak ekonomi (Dok: Vokasi UI)
Kegiatan ini secara spesifik berfokus pada potensi besar minyak atsiri sebagai motor penggerak ekonomi (Dok: Vokasi UI)

Sinergi Tiga Pilar untuk Sukabumi Lebih Maju: Peran Vokasi dalam Menjawab Kebutuhan DuDi. Program ini merupakan cerminan nyata dari fungsi strategis pendidikan vokasi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang relevan dengan kebutuhan DuDi. Sinergi yang kuat terjalin antara Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, 10 kelompok tani yang menjadi tulang punggung produksi lokal, serta PT Esa Agrihulu Lestari sebagai perwakilan pihak perusahaan yang siap mengolah dan memasarkan produk atsiri.

Pertemuan ketiga pilar ini menjadi kunci utama dalam merumuskan strategi pengembangan yang komprehensif dan berkelanjutan, memastikan bahwa pengetahuan yang diberikan sesuai dengan standar industri.

PT Esa Agrihulu Lestari memainkan peran sentral sebagai fasilitator utama. Mereka tidak hanya berbagi wawasan tentang kebutuhan pasar, tetapi juga memberikan bantuan mesin dan permodalan yang krusial bagi para kelompok tani untuk meningkatkan kapasitas produksi. Lebih lanjut, PT Esa Agrihulu Lestari juga memberikan jaminan pembelian produk minyak atsiri dari petani, menciptakan kepastian pasar yang sangat dibutuhkan.

Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif ini. "Kabupaten Sukabumi memiliki potensi luar biasa dalam produksi tanaman atsiri. Dengan pendampingan dari akademisi Vokasi dan dukungan industri yang komprehensif dari PT Esa Agrihulu Lestari, kami optimis sektor ini dapat berkembang pesat, meningkatkan pendapatan petani, dan menciptakan lapangan kerja baru yang terampil," ujarnya.

Dari Hulu ke Hilir: Mendongkrak Nilai Tambah Melalui Keterampilan Vokasi. Kegiatan ini meliputi serangkaian lokakarya dan pelatihan yang membekali para petani dengan pengetahuan dan keterampilan mutakhir, mulai dari teknik budidaya yang efisien, proses ekstraksi minyak atsiri yang berkualitas tinggi, hingga strategi pemasaran produk yang adaptif dengan pasar. Peran serta PT Esa Agrihulu Lestari menjadi krusial dalam memberikan gambaran mengenai standar kualitas yang dibutuhkan pasar global serta peluang penyerapan produk atsiri dari petani lokal, memastikan bahwa lulusan vokasi dan pelatihan yang diberikan selaras dengan standar operasional DuDi.

"Kami tidak hanya fokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada peningkatan nilai tambah produk melalui pendekatan vokasional," jelas Bintang Mukhammad Burhanudin Akbar.

"Dengan industrialisasi atsiri, kami berharap produk petani Sukabumi tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga dalam bentuk olahan yang memiliki nilai jual lebih tinggi, seperti produk turunan minyak atsiri yang siap diserap oleh PT Esa Agrihulu Lestari."

Ini menunjukkan bagaimana pendidikan vokasi membekali individu dengan keterampilan praktis yang langsung dapat diterapkan untuk mendongkrak ekonomi.

Dampak Positif dan Harapan ke Depan: Vokasi sebagai Penggerak Pembangunan Daerah. Diharapkan, kegiatan ini akan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sukabumi, khususnya di sektor pertanian. Dengan adanya jaminan pasar dari PT Esa Agrihulu Lestari, bantuan mesin dan permodalan, serta peningkatan kapasitas petani yang terampil berkat sentuhan vokasi, industrialisasi atsiri diharapkan dapat menjadi model pengembangan daerah yang sukses dan berkelanjutan, serta dapat direplikasi di daerah lain di Indonesia.

Program Pendidikan Vokasi berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif serupa yang berkontribusi langsung pada kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa. Kolaborasi "triple helix" ini, dengan fungsi vital vokasi dalam menjembatani kebutuhan DuDi dan masyarakat, diharapkan dapat terus berlanjut dan menghasilkan inovasi-inovasi baru demi akselerasi pembangunan daerah di masa mendatang. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Hadir untuk UMKM: Cerita Sukses Renaco dari Dapur ke Digital

BRI Hadir untuk UMKM: Cerita Sukses Renaco dari Dapur ke Digital

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 17:49 WIB

BRI Perkuat UMKM Lewat Penyaluran KUR Rp83,88 Triliun

BRI Perkuat UMKM Lewat Penyaluran KUR Rp83,88 Triliun

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 12:02 WIB

Strategi Mendorong Ekosistem UMKM Lewat Jejaring dan Kolaborasi Alumni

Strategi Mendorong Ekosistem UMKM Lewat Jejaring dan Kolaborasi Alumni

Bisnis | Rabu, 23 Juli 2025 | 13:20 WIB

WE Finance Code Diterapkan di Indonesia, Arah Baru Pembiayaan UMKM Perempuan

WE Finance Code Diterapkan di Indonesia, Arah Baru Pembiayaan UMKM Perempuan

Bisnis | Rabu, 23 Juli 2025 | 06:38 WIB

Bank Jakarta Gandeng APKLI Perjuangan, Perluas Akses Layanan Keuangan UMKM dan PKL

Bank Jakarta Gandeng APKLI Perjuangan, Perluas Akses Layanan Keuangan UMKM dan PKL

Bisnis | Rabu, 23 Juli 2025 | 06:23 WIB

Tulang Punggung Ekonomi Nasional, Jamkrindo Jamin 2,79 Juta UMKM di Semester I-2025

Tulang Punggung Ekonomi Nasional, Jamkrindo Jamin 2,79 Juta UMKM di Semester I-2025

Bisnis | Kamis, 17 Juli 2025 | 12:59 WIB

Terkini

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB