Pasif dalam Kasus Diplomat Arya Daru, Jiwa Korsa Kemenlu Dipertanyakan

Wakos Reza Gautama

Sabtu, 26 Juli 2025 | 15:58 WIB
Pasif dalam Kasus Diplomat Arya Daru, Jiwa Korsa Kemenlu Dipertanyakan
Eks diplomat, Priyatna, mempertanyakan jiwa korsa Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terhadap diplomat Arya Daru yang ditemukan tewas di kamar kosnya. [Youtube Bambang Widjojanto]

Suara.com - Tragedi kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Arya Daru Pangayunan, menyisakan deretan anomali dan pertanyaan besar yang belum terjawab.

Di tengah proses investigasi kepolisian, muncul suara kritis dari internal korps diplomatik yang menyayangkan sikap Kemenlu yang dinilai terlalu pasif dan terkesan melepaskan tanggung jawab.

Mantan diplomat senior, Priyatna, secara terbuka mempertanyakan minimnya "jiwa korsa" atau solidaritas institusional dari Kemenlu.

Ia mendesak agar kementerian tidak hanya menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada polisi, tetapi juga proaktif membentuk sebuah Satuan Tugas (Satgas) gabungan untuk menguak misteri yang menyelimuti kematian juniornya.

"Tidak, tidak ada rasa jiwa korsa bahwa seseorang ini warga Kemlu yang meninggal gitu loh. Serahkan kepada polisi, fine. Tapi ya alangkah baiknya kalau kan tidak ada cost yang besar bentuk tim investigasi Kemhan, Kemlu BIN, Bais ya kan Mas?" ujar Priyatna dikutip dari Youtube Bambang Widjojanto.

Menurut Priyatna, pembentukan Satgas yang melibatkan berbagai unsur, termasuk intelijen negara, menjadi relevan mengingat banyaknya kejanggalan dalam kasus ini.

Ia menilai Kemenlu seharusnya memiliki kepedulian institusional yang lebih besar ketimbang sekadar pernyataan normatif.

"Tanda tanya saya kenapa concerns institution kok kayaknya terbatas ya? Kepeduliannya hanya kami sudah serahkan kepada polisi. That's fine. Tapi kita juga tidak ada salahnya membentuk tim Satgas investigasi bersama," tegasnya.

Priyatna membayangkan Satgas ini bisa bekerja layaknya Kompolnas yang mendampingi dan mengawasi kerja kepolisian, memastikan semua sudut pandang dan kemungkinan dieksplorasi secara mendalam.

baca juga

Keterlibatan Kemenlu, Kemhan, BIN, dan BAIS dipandang perlu untuk menangani kasus yang berpotensi memiliki dimensi lebih rumit dari sekadar insiden biasa.

Misteri Rooftop Pejambon dan Ponsel yang Raib

Kecurigaan publik dan para kolega Daru diperkuat oleh detail-detail janggal dari lokasi kejadian. Salah satu yang paling membingungkan adalah bagaimana Daru bisa mengakses atap atau rooftop Gedung Kemenlu di Pejambon, sebuah area yang seharusnya memiliki akses terbatas.

"Yang terakhir itu Daru katanya sebelum kembali ke kosnya dia mampir ke Pejambon kantornya dan naik ke lantai 12. Rooftop di atap saya sendiri tidak tahu karena di bawah itu ada lantai pusat komunikasi gitu di lantai 10 orang ke lantai 11 ke-12 bagaimana naiknya gitu yang saya membayangkan bagaimana akses itu, bagaimana dia bisa lewati itu gitu dan ke atas dan menaruh barang apalagi," ungkap Priyatna, menggambarkan kerumitan akses ke lokasi tersebut.

Kejanggalan terbesar yang menjadi sorotan utama adalah hilangnya ponsel milik Daru. Fakta ini menjadi krusial karena diketahui Daru masih aktif berkomunikasi beberapa saat sebelum kejadian nahas menimpanya.

"Informasi barunya bahwa apa ya tadi siang itu HP-nya tidak ditemukan. HP-nya tidak ada atau HP tidak ditemukan," kata Priyatna. Padahal, ia mengonfirmasi bahwa malamnya korban baru saja berkomunikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CCTV Gerak-gerik Arya Daru di Rooftop Kantor Kemlu Malam Hari Sebelum Insiden

CCTV Gerak-gerik Arya Daru di Rooftop Kantor Kemlu Malam Hari Sebelum Insiden

Video | Sabtu, 26 Juli 2025 | 12:53 WIB

Misteri Hilangnya HP Diplomat Arya Daru, Menguatkan Dugaan Pembunuhan?

Misteri Hilangnya HP Diplomat Arya Daru, Menguatkan Dugaan Pembunuhan?

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 21:38 WIB

Kompolnas: HP Arya Daru Hilang Belum Ditemukan, Terakhir Terlacak di Lokasi Ini

Kompolnas: HP Arya Daru Hilang Belum Ditemukan, Terakhir Terlacak di Lokasi Ini

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 21:08 WIB

Bukan Panggilan Biasa: Analisa Tajam Reza Indragiri Soal Telepon Bertubi-tubi Istri Arya Daru

Bukan Panggilan Biasa: Analisa Tajam Reza Indragiri Soal Telepon Bertubi-tubi Istri Arya Daru

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 20:34 WIB

Buat Polisi Kerja Keras, 5 Kejanggalan Kasus Diplomat Arya Daru

Buat Polisi Kerja Keras, 5 Kejanggalan Kasus Diplomat Arya Daru

Video | Sabtu, 26 Juli 2025 | 08:00 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×