Gibran, ASN, dan BUMN: Siapa Duluan yang Ngantor di IKN?

Denada S Putri | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Minggu, 27 Juli 2025 | 13:33 WIB
Gibran, ASN, dan BUMN: Siapa Duluan yang Ngantor di IKN?
Ilustrasi Gibran di IKN. [Ist]

Suara.com - Desakan agar pemerintah segera menjalankan aktivitas operasional di Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menguat.

Langkah ini dinilai penting untuk menjawab keraguan publik yang belakangan kembali mencuat, terutama setelah batalnya upacara 17 Agustus dipusatkan di wilayah ibu kota baru.

Selain itu, wacana dari Partai NasDem yang mendorong Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mulai berkantor di IKN turut menambah tekanan agar pemerintah segera memberi sinyal konkret atas komitmen pemindahan ibu kota negara.

Dukungan atas usulan tersebut datang dari kalangan akademisi.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, menilai bahwa kehadiran aktivitas pemerintahan secara fisik di IKN akan otomatis mengakhiri spekulasi negatif mengenai masa depan proyek tersebut.

Hal itu disampaikan Adi di kanal YouTuber Adi Prayitno Official, beberapa waktu lalu.

“Saya kira memang secara prinsip kalau sudah mulai ada aktivitas, dipastikan pindah ke sana, saya kira orang tak lagi akan berspekulasi sebenarnya bagaimana nasib IKN? Bagaimana masa depan IKN? Itu akan berakhir secara otomatis,” kata Adi.

Menurutnya, kehadiran fisik para pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat menjadi titik awal bagi pembangunan ekosistem pemerintahan yang nyata di Kalimantan Timur (Kaltim).

Ia menyarankan agar perpindahan tidak hanya bersifat simbolis, tetapi diikuti pula oleh aktivitas birokrasi yang sesungguhnya.

“Karena secara perlahan sudah mulai dibangun, apa aktivitas pemerintahan? Apa aktivitas ASN? Termasuk juga ekosistem kehidupan—yang kemudian di inisiatif sebagai upaya untuk melakukan pemerataan pembangunan secara merata,” ujarnya.

Adi menambahkan bahwa langkah ini juga akan memperkuat semangat utama pemindahan ibu kota, yaitu pemerataan pembangunan dan ekonomi lintas wilayah.

“Dan pemerataan ekonomi juga menyebar ke daerah-daerah lain terutama di luar Jawa, salah satunya dengan cara menjadikan IKN sebagai salah satu pusat kekuasaan dan pusat pemerintahan,” ucapnya.

Usulan Konkret: Mulai dari BUMN hingga Keppres Pemindahan

Dukungan terhadap pengaktifan IKN juga datang dari kalangan parlemen.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Aria Bima, mengusulkan agar seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mulai memindahkan aktivitas kantornya ke IKN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penipuan Lowongan Kerja PT KAI, Masyarakat Diminta Waspada dan Cek Link Resminya

Penipuan Lowongan Kerja PT KAI, Masyarakat Diminta Waspada dan Cek Link Resminya

News | Minggu, 27 Juli 2025 | 08:54 WIB

Bahas IKN, NasDem Beri 'Nasehat' untuk Presiden Prabowo: Daripada Jadi Rumah Hantu

Bahas IKN, NasDem Beri 'Nasehat' untuk Presiden Prabowo: Daripada Jadi Rumah Hantu

Video | Minggu, 27 Juli 2025 | 07:00 WIB

Menakar Peluang Letkol Teddy Jadi Cawapres di 2029, Duet dengan Gibran?

Menakar Peluang Letkol Teddy Jadi Cawapres di 2029, Duet dengan Gibran?

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 13:27 WIB

Terkini

Prabowo Targetkan Swasembada Energi 2029: Kalau Bisa Lebih Dulu, Kita Kerja Cepat

Prabowo Targetkan Swasembada Energi 2029: Kalau Bisa Lebih Dulu, Kita Kerja Cepat

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:08 WIB

Prabowo Dijadwalkan Hadir di Puncak Peringatan Hari Buruh, Ini yang Bakal Ditegaskan

Prabowo Dijadwalkan Hadir di Puncak Peringatan Hari Buruh, Ini yang Bakal Ditegaskan

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:02 WIB

Pakar UGM Nilai Pemindahan Gerbong Wanita Tak Sentuh Akar Masalah

Pakar UGM Nilai Pemindahan Gerbong Wanita Tak Sentuh Akar Masalah

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:57 WIB

Minta Polda Metro Jaya Lanjutkan Penyidikan, TAUD Ajukan Praperadilan Terkait Kasus Andrie Yunus

Minta Polda Metro Jaya Lanjutkan Penyidikan, TAUD Ajukan Praperadilan Terkait Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Kasus Andrie Yunus, Mahfud MD Soroti Peradilan Koneksitas dan Mandeknya Reformasi

Kasus Andrie Yunus, Mahfud MD Soroti Peradilan Koneksitas dan Mandeknya Reformasi

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom

Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Ngopi Bareng Jadi Awal Rencana Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ternyata Ini Motifnya!

Ngopi Bareng Jadi Awal Rencana Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ternyata Ini Motifnya!

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:44 WIB

Kunker ke Tiga Negara, Gubernur Pramono Perkuat Kemitraan Strategis Menuju Top 50 Global City 2030

Kunker ke Tiga Negara, Gubernur Pramono Perkuat Kemitraan Strategis Menuju Top 50 Global City 2030

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:42 WIB

Trauma Usai Tabrakan KRLArgo Bromo, Penumpang Perempuan Kini Pilih Hindari Gerbong Ujung

Trauma Usai Tabrakan KRLArgo Bromo, Penumpang Perempuan Kini Pilih Hindari Gerbong Ujung

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:40 WIB

Mobil Lexus Rp1,3 M Dibeli Cash Tapi Mau Ditarik Debt Collector, DPR Endus Praktik Nakal Leasing

Mobil Lexus Rp1,3 M Dibeli Cash Tapi Mau Ditarik Debt Collector, DPR Endus Praktik Nakal Leasing

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:38 WIB