Dari Rival Sengit Jadi Kawan Koalisi? Anies Baswedan Jawab Soal Potensi 'Duet' dengan Ahok

Budi Arista Romadhoni

Senin, 28 Juli 2025 | 10:47 WIB
Dari Rival Sengit Jadi Kawan Koalisi? Anies Baswedan Jawab Soal Potensi 'Duet' dengan Ahok
Para mantan gubernur DKI Jakarta termasuk Anies dan Ahok turut menghadiri acara Bentang Harapan JAKasa yang digelar di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (31/12/2024) sore. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Panggung politik Indonesia kembali dihangatkan oleh pernyataan tak terduga dari Anies Baswedan. Dalam sebuah diskusi santai di Podcast Overpost, mantan calon presiden ini memberikan sinyal yang membuka berbagai kemungkinan, termasuk wacana berkolaborasi dengan rival politiknya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Pernyataan ini sontak menjadi perbincangan panas, mengingat sejarah rivalitas keduanya yang begitu tajam pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Namun, di tengah refleksi pasca-Pilpres 2024, sinyal ini bisa jadi bukan sekadar basa-basi politik.

Ini adalah cerminan dari dinamika baru yang bisa mengubah peta kekuatan politik di masa depan. Berikut adalah lima poin penting dan mengejutkan dari pernyataan Anies Baswedan mengenai potensi kolaborasi dengan Ahok.

1. Respons Terbuka Atas Desakan Netizen

Mantan Capres 2024, Anies Baswedan di Podcast Overpost. [YouTube]
Mantan Capres 2024, Anies Baswedan di Podcast Overpost. [YouTube]

Diskusi ini tidak muncul dari ruang hampa. Wacana duet atau kolaborasi dengan Ahok ternyata menjadi salah satu pertanyaan yang paling banyak diajukan netizen dalam sesi podcast tersebut.

Anies menyadari betul bahwa publik penasaran dengan hubungan dua tokoh yang pernah membelah Jakarta ini. Alih-alih menghindar, Anies memilih untuk meresponsnya secara langsung, menunjukkan bahwa ia memantau dan menghargai denyut percakapan di ruang publik digital.

2. Pragmatisme Politik: Sadar Diri Tergantung Partai

Mantan Capres 2024, Anies Baswedan di Podcast Overpost. [YouTube]
Mantan Capres 2024, Anies Baswedan di Podcast Overpost. [YouTube]

Anies menunjukkan sisi pragmatisnya sebagai seorang politisi. Ia menekankan bahwa keputusan untuk maju dalam sebuah kontestasi, apalagi menentukan pasangan, seringkali berada "di luar kendali pribadi dan tergantung banyak faktor, termasuk pertimbangan partai politik."

Pernyataan ini adalah pengakuan jujur bahwa seorang figur sekuat apa pun membutuhkan mesin politik dan restu dari partai pengusung. Ini adalah realitas politik di mana lobi, negosiasi, dan strategi koalisi menjadi penentu utama, bukan sekadar keinginan personal.

baca juga

3. Prinsip Utama Kolaborasi: Terbuka Selama Sesuai Koridor Hukum

Foto Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. [Instagram @ngumpulreceh]
Foto Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. [Instagram @ngumpulreceh]

Inilah poin paling krusial yang dilontarkan Anies. Secara prinsip, ia menegaskan bahwa dirinya "terbuka untuk berkolaborasi dengan siapa saja selama diizinkan oleh aturan hukum."

Kalimat ini mengandung dua pesan kuat. Pertama, sinyal inklusivitas yang melampaui sekat-sekat ideologi atau rivalitas masa lalu.

Kedua, ia menetapkan batasan yang jelas: hukum. Selama tidak ada aturan yang melarang, pintu kolaborasi terbuka lebar. Ini adalah sebuah tawaran politik yang cerdas, menempatkan kepatuhan pada konstitusi sebagai landasan utama.

4. Cermin Refleksi Kekalahan Pilpres 2024

Kolase Anies Baswedan dan Ahok. (Instagram)
Kolase Anies Baswedan dan Ahok. (Instagram)

Keterbukaan Anies ini tak bisa dilepaskan dari pengalamannya di Pilpres 2024. Berpasangan dengan Muhaimin Iskandar dan didukung Koalisi Perubahan, Anies harus menerima kenyataan finis di posisi kedua dengan perolehan 40.975.642 suara atau 24,95%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Poin Menohok Anies Baswedan Usai Pilpres: Garis Batas Hukum dan Demokrasi Tak Boleh Dianggap Remeh

5 Poin Menohok Anies Baswedan Usai Pilpres: Garis Batas Hukum dan Demokrasi Tak Boleh Dianggap Remeh

News | Senin, 28 Juli 2025 | 07:45 WIB

Sentilan Menohok Anies Baswedan: Mana Realisasi Janji 3 Juta Rumah dan Makan Gratis?

Sentilan Menohok Anies Baswedan: Mana Realisasi Janji 3 Juta Rumah dan Makan Gratis?

News | Senin, 28 Juli 2025 | 07:33 WIB

Ditanya Bakal Berpasangan dengan Ahok di Pilpres 2029, Anies: Emang Saya Pasti Maju?

Ditanya Bakal Berpasangan dengan Ahok di Pilpres 2029, Anies: Emang Saya Pasti Maju?

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 17:54 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×