Pengangguran Sarjana Terbanyak dari Jurusan Kesehatan dan Farmasi, Wamenaker Ungkap Biang Keroknya

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Senin, 28 Juli 2025 | 13:44 WIB
Pengangguran Sarjana Terbanyak dari Jurusan Kesehatan dan Farmasi, Wamenaker Ungkap Biang Keroknya
Ilustrasi jumlah pengangguran meningkat. (Ist)

Suara.com - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer mengungkapkan bahwa salah satu penyumbang terbesar angka pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi berasal dari jurusan kesehatan dan farmasi.

Ia menyoroti regulasi yang tidak berpihak kepada para sarjana itu sebagai penyebab utama mandeknya akses kerja bagi lulusan dua bidang tersebut.

"Ternyata sarjana khususnya kesehatan dan farmasi menyumbang cukup besar dalam angka pengangguran. Itu kenapa? Regulasi. Regulasi tidak berpihak terhadap sarjana-sarjana ini. Harus ada lagi sekolah profesi," ungkap Immanuel saat sambutan dalam acara diskusi Dewas BPJS Ketenagakerjaan di Auditorium BRIN, Jakarta, Senin (28/7/2025).

Sebagai sarjana, lanjut Immanuel, para lulusan itu tentu diharapkan bisa langsung bekerja. Akan tetapi, dia menyayangkan adanya regulasi yang rumit bagi para lulusan jurusan kesehatan tersebut.

Dia menjelaskan kalau lulusan kesehatan dan farmasi itu harus menempuh pendidikan tambahan berupa sekolah profesi sebelum bisa bekerja. Namun, proses tersebut kerap tidak mudah.

"Sekolah profesi ternyata susah juga. Berkali-kali sekolah, berkali-kali tidak lulus," ungkapnya.

Masalah itu kemudian dia diskusikan dengan Kementerian Kesehatan. Namun, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kemudian menyebut kalau persoalan tanggung jawab sekolah profesi tenaga kesehatan ada di bawah kewenangan Kementerian Pendidikan Tinggi (Dikti).

Ilustrasi Nakes (pixabay/darkostojanovic)
Ilustrasi Nakes (pixabay/darkostojanovic)

Immanuel berharap ada sedikit perubahan dari regulasi supaya para sarjana bisa lanjut sekolah profesi dengan dibiayai oleh negara.

"Para sarjana-sarjana yang mau sekolah profesi semoga bisa dibiayai oleh negara. Dengan skemanya apa terserah lah," ujarnya.

baca juga

Diketahui berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dipaparkan pada Mei 2025, jumlah pengangguran dengan jenjang pendidikan sarjama jumlahnya mencapai 1,01 juta dari semua jurusan.

Immanuel mengingatkan bahwa membiarkan lulusan perguruan tinggi, khususnya di sektor kesehatan dan farmasi, menganggur dalam waktu lama akan berdampak pada angka kemiskinan ekstrem.

"Kalau kita negara, membiarkan angka pengangguran kemudian kemiskinan ekstrim tanpa hadiran negara juga yang ada penambahan angka miskin ekstrim. Dan ini yang kita khawatirkan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Outsourcing Kembalikan Puluhan Ijazah yang Ditahan, Wamenaker: Semoga Ini Menjadi Contoh

Perusahaan Outsourcing Kembalikan Puluhan Ijazah yang Ditahan, Wamenaker: Semoga Ini Menjadi Contoh

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 10:00 WIB

Wamenaker Noel Tantang PT Duta Palma Buntut Penahanan Ijazah: Laporkan Saya, Jangan Rakyat Kecil!

Wamenaker Noel Tantang PT Duta Palma Buntut Penahanan Ijazah: Laporkan Saya, Jangan Rakyat Kecil!

News | Senin, 14 Juli 2025 | 17:05 WIB

Emiten Farmasi RI Putar Otak Kurangi Bahan Baku Impor

Emiten Farmasi RI Putar Otak Kurangi Bahan Baku Impor

Bisnis | Jum'at, 04 Juli 2025 | 23:15 WIB

Meski Ekonomi Lesu, Emiten Farmasi Plat Merah Ini Yakin Obat-obatan Tetap Diburu

Meski Ekonomi Lesu, Emiten Farmasi Plat Merah Ini Yakin Obat-obatan Tetap Diburu

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 07:35 WIB

Noel Si 'Pemburu Ijazah': Gebrak Perusahaan Nakal, Selamatkan Tiket Masa Depan Pekerja

Noel Si 'Pemburu Ijazah': Gebrak Perusahaan Nakal, Selamatkan Tiket Masa Depan Pekerja

News | Kamis, 19 Juni 2025 | 17:03 WIB

Terkini

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 08:00 WIB

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 07:58 WIB

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 07:50 WIB

×