CEK FAKTA: Australia Protes karena Rusia Bangun Pangkalan di Papua?

Denada S Putri

Senin, 28 Juli 2025 | 17:03 WIB
CEK FAKTA: Australia Protes karena Rusia Bangun Pangkalan di Papua?
Ilustrasi pangkalan militer Rusia. [Ist]

Suara.com - Papua kembali mendapat perhatian internasional.

Kali ini disebut, Papua menjadi tempat pangkalan militer Rusia. Aksi tersebut lantas mendapatkan protes keras dari Australia.

Informasi itu beredar dalam bentuk video di media sosial (Medsos) Facebook.

Akun Facebook bernama "Saipudin Azkandra" mengunggah kabar tersebut pada Sabtu, 29 Juni 2025.

Terdapat narasi diberikan, berikut keterangannya:

“AUSTRALIA PROTES KERAS KE INDONESIA TERKAIT PERMINTAAN RUSIA MEMBANGUN PANGKALAN MILITER DI PAPUA

Rusia dikabarkan ingin gunakan pangkalan militer di Papua dan Australia langsung bereaksi keras. Semuanya bermula dari laporan media Janes yang menyebut Rusia ingin menempatkan pesawat militernya di Biak Papua. Integrated pemimpin oposisi Australia langsung menuding adanya bahaya besar”.

CEK FAKTA, Australia Protes karena Rusia Bangun Pangkalan di Papua. [TurnBackHoax.id]
CEK FAKTA, Australia Protes karena Rusia Bangun Pangkalan di Papua. [TurnBackHoax.id]

Bukan cuma itu, unggahan disertai takarir:

“Rusia siap melindungi Indonesia…”

baca juga

Per Jumat, 25 Juli 2025, konten tersebut telah dibagikan lebih dari 31 ribu kali dan mendapat lebih dari 1.400 komentar.

Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta sebelumnya sudah mengupas klaim mengenai Rusia yang bangun pangkalan militer di Papua lewat artikel “[SALAH] Prabowo Resmi Izinkan Rusia Bangun Pangkalan Militer di Indonesia yang tayang Kamis, 10 Juli 2025.

Faktanya, pemerintah Indonesia tidak pernah memberikan izin kepada negara asing untuk membuka pangkalan di wilayah Indonesia.

Tim pemeriksa fakta lalu memasukkan kata kunci “Australia marah dengar Rusia bangun pangkalan militer di Papua” ke mesin pencarian Google.

Hasil penelusuran teratas mengarah ke pemberitaan kompas.com “Menhan Jelaskan ke Australia: Isu ‘Pangkalan Militer Rusia’ Tak Benar”.

Dalam berita yang tayang April 2025 itu, disebutkan bahwa isu Rusia akan bangun pangkalan militer di Papua telah menjadi perbincangan di Australia.

Namun, Menteri Pertahanan RI sudah menjelaskan ke Wakil Perdana Menteri Australia bahwa isu itu tidak benar.

“Wakil Perdana Menteri Australia telah berkomunikasi dengan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin. Ia mendapat penjelasan bahwa isu terkait penggunaan pangkalan udara Indonesia oleh Rusia tidak benar,” tegas Setjen Kemenhan RI kepada kompas.com, Selasa, 15 April 2025.

Bisa disimpulkan, unggahan berisi klaim “Australia protes keras dengar Rusia akan bangun pangkalan militer di Papua” adalah konten palsu (fabricated content).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Sri Mulyani Permalukan DPR Soal Keuangan Negara

CEK FAKTA: Sri Mulyani Permalukan DPR Soal Keuangan Negara

News | Senin, 28 Juli 2025 | 16:46 WIB

CEK FAKTA: Jokowi Punya Rekening di 20 Bank Asing?

CEK FAKTA: Jokowi Punya Rekening di 20 Bank Asing?

News | Senin, 28 Juli 2025 | 16:33 WIB

CEK FAKTA: 7,3 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan Pemerintah Pusat

CEK FAKTA: 7,3 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan Pemerintah Pusat

News | Senin, 28 Juli 2025 | 15:53 WIB

Terkini

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

×