Teman Reuni Jokowi Sebut Fakultas Kehutanan UGM Tak Ada Jurusan Saat Kuliah, Cek Fakta Sebenarnya

Sumarni

Selasa, 29 Juli 2025 | 07:59 WIB
Teman Reuni Jokowi Sebut Fakultas Kehutanan UGM Tak Ada Jurusan Saat Kuliah, Cek Fakta Sebenarnya
Kejanggalan reuni Jokowi dengan angkatan UGM. (Instagram/jokowi)

Suara.com - Sejak reuni Jokowi bersama teman seangkatan dari Fakultas Kehutanan UGM, publik menjadi heboh karena beberapa pernyataan para teman sang mantan Presiden RI ini perlu dicek faktanya.

Salah satunya pernyataan pria bernama Mulyono, dia menyebut saat kuliah bersama Jokowi Fakultas Kehutanan UGM belum ada jurusan.

"Dulu tidak ada jurusan," kata Mulyono, yang baru-baru ini diungkap netizen dia aslinya bernama Wakidi, seorang calo di Terminal Tirtonadi.

Tak hanya Mulyono, ada juga teman Jokowi lainnya yang berkacamata.

"Memang Kehutanan nggak ada jurusan Pak, siapa yang bilang ada jurusan?" tambah pria itu.

Kolase foto Jokowi dengan pria yang mengaku bernama Mulyono yang disebut bernama asli Wakidi. (Ist)
Kolase foto Jokowi dengan pria yang mengaku bernama Mulyono yang disebut bernama asli Wakidi. (Ist)

Namun ada sebuah video yang menunjukkan penjelasan dari seorang professor sekaligus pernah menjadi dosen di Fakultas Kehutanan UGM yakni Prof Mohammad Naiem.

Video Prof Naiem itu diambil untuk Pelatihan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru di Fakultas Kehutanan atau PPSMB Pelestari pada 2021.

Dia menjelaskan jika penjurusan di Fakultas Kehutanan sudah ada sejak awal.

Namun memang keharusan mahasiswa mengambil salah stau jurusan mulai diberlakukan saat kurikulum berubah yakni di 1978 - 1998 dengan Sistem Kredit Semester.

baca juga

Sebelumnya, mahasiswa pada 1962 - 1967 dengan Sistem Bebas "kenaikan kelas".

Bukan hanya menyebut mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM dari 1978 harus mengambil jurusan, sang professor juga membeberkan jurusan apa saja yang ada.

"Mahasiswa diharuskan mengambil salah satu dari empat jurusan itu sejak awal. Yang tadinya jurusan di Fakultas Kehutanan itu hanya tiga tetapi pada 1978 ada lagi (tambahan jurusan)," jelasnya.

Empat jurusan itu antara lain adalah:

  1. Silvikultur
  2. Managemen Hutan
  3. Teknologi Hasil Hutan
  4. Konservasi Sumber Daya Hutan

Cek Fakta

Dari ucapan dua pihak yang berbeda itu, Suara.com memastikannya lewat website resmi Fakultas Kehutanan UGM.

Dalam penjelasan Sejaran dan Pekembangan fakultas ini dijelaskan memang sudah ada pembagian khusus meski tak menyebut sebagai jurusan.

"Fakultas Kehutanan UGM pada awalnya memiliki tiga bagian, yaitu Bagian Ekonomi Perusahaan Hutan, Bagian Silvikultur dan Bagian Teknologi Kehutanan," keterangan yang tertulis.

Baru pada 1980 ada satu bagian baru yakni Bagian Konservasi Sumber Daya Hutan.

Meski tahunnya berbeda dari yang Prof Naiem sampaikan, namun nama-nama jurusannya sama.

Fakultas Kehutanan pun kemudian sempat mengubah nama bagian itu pada 8 Desember 1983 lewat SK Mendikbud RI No. 0553/O/1983.

Prof Mohammad Naiem. (Instagram)
Prof Mohammad Naiem. (Instagram)

"Dua dari tiga bagian yang sudah ada mengalami perubahan nama, yaitu Bagian Ekonomi Perusahaan Hutan menjadi Bagian Manajemen Hutan, Bagian Silvikultur menjadi Bagian Pembinaan Hutan dan terakhir berubah menjadi Bagian Budidaya Hutan," jelas dalam website fkt.ugm.ac.id.

Sehingga ada empat bagian yang ada di Fakultas Kehutanan UGM adalah Bagian Manajemen Hutan, Bagian Budidaya Hutan, Bagian Teknologi Hasil Hutan dan Bagian Konservasi Sumber Daya Hutan.

Tak diketahui pasti mengapa dalam website menyebutnya bagian dan bukan jurusan seperti yang jelas-jelas disebut Prof Naiem.

Sementara itu, kredibilitas Prof Naiem tak diragukan lagi. Dia pernah menjadi dosen di Fakultas Kehutanan UGM.

Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua Senat Akademik Fakultas Kehutanan UGM.

Beberapa publikasi ilmiahnya juga menunjukkan keterlibatannya dalam penelitian yang berafiliasi dengan Fakultas Kehutanan UGM.

Riwayat pendidikannya juga tak kaleng-kaleng. Dia memiliki latar belakang pendidikan di bidang kehutanan dengan gelar Doktor bidang Manajemen Hutan dari Universitas Göttingen Jerman.

Karya-karya penelitiannya banyak berfokus pada topik terkait pengelolaan hutan, keanekaragaman hayati, dan agroekosistem, terutama di perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diam-diam Memperhatikan: Sabrang Letto Akhirnya Bicara Soal Wajah 'Bengep' Jokowi

Diam-diam Memperhatikan: Sabrang Letto Akhirnya Bicara Soal Wajah 'Bengep' Jokowi

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 07:37 WIB

'Partai Biru' Dituding Dalang Ijazah, Kaesang Malah 'Pamer' Momen Gibran Jenguk SBY

'Partai Biru' Dituding Dalang Ijazah, Kaesang Malah 'Pamer' Momen Gibran Jenguk SBY

News | Senin, 28 Juli 2025 | 23:58 WIB

Bukan Sembarangan Orang! Kaesang Bocorkan Petunjuk Ketua Dewan Pembina PSI

Bukan Sembarangan Orang! Kaesang Bocorkan Petunjuk Ketua Dewan Pembina PSI

News | Senin, 28 Juli 2025 | 23:56 WIB

Kaesang Klarifikasi Hubungan Jokowi-SBY, Relawan Dianggap Offiside

Kaesang Klarifikasi Hubungan Jokowi-SBY, Relawan Dianggap Offiside

News | Senin, 28 Juli 2025 | 22:30 WIB

Soal 'Partai Biru' Jadi Dalang Isu Ijazah Palsu Jokowi, Kaesang Bicara Hubungan dengan Keluarga SBY

Soal 'Partai Biru' Jadi Dalang Isu Ijazah Palsu Jokowi, Kaesang Bicara Hubungan dengan Keluarga SBY

News | Senin, 28 Juli 2025 | 21:19 WIB

3 Sosok Mencurigakan di Reuni Jokowi dengan Teman Kuliah UGM, Siapa Saja?

3 Sosok Mencurigakan di Reuni Jokowi dengan Teman Kuliah UGM, Siapa Saja?

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 06:30 WIB

Terkini

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Video | Rabu, 16 September 2026 | 17:10 WIB

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 17:09 WIB

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Inul Daratista Ungkap Cara Manjakan Kucing Kesayangan, Ternyata Waktu Makan Jadi Momen Bonding

Inul Daratista Ungkap Cara Manjakan Kucing Kesayangan, Ternyata Waktu Makan Jadi Momen Bonding

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:59 WIB

Spesifikasi Redmi Note 17 Series Lengkap, Ada yang Bawa Baterai 10.000 mAh & Anti Air 72 Jam

Spesifikasi Redmi Note 17 Series Lengkap, Ada yang Bawa Baterai 10.000 mAh & Anti Air 72 Jam

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 16:58 WIB

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:56 WIB

Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih

Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 16:56 WIB

Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut

Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 16:54 WIB

Flash Sale BRImo: Beli Pulsa Cukup Bayar Pakai Uang Koin Rp1

Flash Sale BRImo: Beli Pulsa Cukup Bayar Pakai Uang Koin Rp1

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 16:48 WIB

×