Menengok Kehidupan Arya Daru di 2013, Makmur Secara Finansial Tapi Mengapa Ingin Bunuh Diri?

Wakos Reza Gautama

Selasa, 29 Juli 2025 | 19:34 WIB
Menengok Kehidupan Arya Daru di 2013, Makmur Secara Finansial Tapi Mengapa Ingin Bunuh Diri?
Momen Arya Daru saat menetap di Myanmar di tahun 2013. [aryadaru.blogspot.com]

Suara.com - Penyelidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya akhirnya membeberkan penyebab kematian diplomat muda, Arya Daru Pangayunan. 

Arya Daru yang ditemukan tewas dengan wajah terlilit lakban di dalam kamar kosnya di Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, pada 8 Juli 2025 lalu, dinyatakan mati bunuh diri.

Kesimpulan ini didapat setelah tim melakukan serangkaian penyelidikan mulai dari melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, hingga mengautopsi jasad korban.

"Dari hasil serangkaian penyelidikan saksi-saksi, barang bukti, serta didukung investigasi ilmiah, keterangan para ahli, kami menyimpulan Arya Daru Pangayunan meninggal tanpa ada keterlibatan pihak lain," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra, dalam konferensi pers, Selasa (29/7/2025).

Sebelum mengakhiri hidupnya dengan cara melilit lakban di wajah, Arya disebut mencoba bunuh diri dengan cara melompat dari rooftop gedung Kementerian Luar Negeri, namun gagal. 

Keinginan bunuh diri dalam diri Arya Daru sudah ada sejak tahun 2013 lalu. Berdasarkan hasil forensik digital terhadap ponsel milik korban, polisi menemukan Daru sempat menghubungi badan amal yang menyediakan layanan dukungan terhadap orang yang memiliki emosional yang mengalami perasaan tertekan dan putus asa termasuk yang dapat menyebabkan bunuh diri.

Pesan itu dikirim dalam dua segmen. Pesan pertama dikirim pada Juni-Juli 2013. Isi pesan itu terkait alasan dan keinginannya untuk bunuh diri. Arya kemudian mengirimkan pesan soal keinginannya bunuh diri pada Oktober 2021.

Kehidupan Arya Daru di 2013

Di tahun 2013, Arya Daru menetap di Yangon, Myanmar. Saat itu dia bekerja sebagai local staff di KBRI Yangon sejak Juni 2011, setamat kuliah di jurusan Hubungan Internasional UGM.

baca juga

Dikutip dari blog pribadinya, Arya Daru mendaftar sebagai local staff setelah gagal lulus mengikuti tes CPNS Kementerian Luar Negeri di tahun 2010.

"Saya sejak SMA ingin sekali menjadi diplomat. Ketika lulus kuliah dari Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Gadjah Mada, saya mencoba untuk ikut tes penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai Pejabat Diplomatik-Konsuler (PDK) tahun 2010 di Kementerian Luar Negeri RI namun gagal. Walaupun belum diterima sebagai diplomat, saya mencari cara lain untuk dapat bekerja di luar negeri," tulisnya.

Itulah alasan mengapa ia akhirnya mendaftar sebagai local staff. Setelah mengikuti serangkaian tes, Arya Daru diterima di KBRI Yangon, Myanmar. Menurutnya ketika itu Myanmar sedang dalam proses reformasi sehingga pekerjaan cukup banyak.

"Pekerjaan saya meliputi pembuatan laporan mingguan, pengumpulan berita politik Myanmar, dan menerjemahkan berita. Saya bekerja dengan seorang LS Fungsi Politik orang Myanmar bernama Ma Thandar. Tugas beliau adalah mengumpulkan berita Bahasa Myanmar dan menerjemahkannya ke Bahasa Inggris, saya kemudian menerjemahkan lagi ke Bahasa Indonesia. Gaji? Lumayan banget kok, Dolar cuy! Hahaha....," tulis Arya Daru.

Di tahun 2012, Arya Daru kembali mencoba mendaftar CPNS Kementerian Luar Negeri dengan mengirimkan lamaran melalui kantor pos Myanmar jauh sebelum deadline. Sayangnya upayanya menjadi diplomat kembali gagal.

"Ternyata berkas tidak diterima oleh panitia. Saya cukup kecewa ketika itu," tulis Arya Daru mengungkapkan kekecewaannya ketika itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala Terlilit Lakban, Kenapa Polisi Yakin Diplomat Arya Bunuh Diri? Ini 4 Alasan Kunci

Kepala Terlilit Lakban, Kenapa Polisi Yakin Diplomat Arya Bunuh Diri? Ini 4 Alasan Kunci

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 19:32 WIB

Polisi Beber Bukti, Kenapa Netizen Masih Tak Percaya Arya Daru Bunuh Diri?

Polisi Beber Bukti, Kenapa Netizen Masih Tak Percaya Arya Daru Bunuh Diri?

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 19:23 WIB

Kasus Ditutup tapi Ponsel Arya Daru Masih Hilang: Inikah 'Kotak Hitam' Sebenarnya?

Kasus Ditutup tapi Ponsel Arya Daru Masih Hilang: Inikah 'Kotak Hitam' Sebenarnya?

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 19:20 WIB

Ikut Diperiksa Polisi, Siapa Vara? Wanita yang Temani Arya Daru Belanja di GI Sebelum Tewas

Ikut Diperiksa Polisi, Siapa Vara? Wanita yang Temani Arya Daru Belanja di GI Sebelum Tewas

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 19:16 WIB

Jejak Digital Ungkap Arya Daru Ingin Bunuh Diri saat Lihat Gedung Tinggi dan Pantai

Jejak Digital Ungkap Arya Daru Ingin Bunuh Diri saat Lihat Gedung Tinggi dan Pantai

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 18:55 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×