Ajaib, Nyawa Balita India Ini Selamat Usai Balas Gigit Ular Kobra Sampai Mati

Bangun Santoso

Rabu, 30 Juli 2025 | 12:34 WIB
Ajaib, Nyawa Balita India Ini Selamat Usai Balas Gigit Ular Kobra Sampai Mati
Balita India selamat usai balas gigit ular kobra sampai mati. (Foto: via BBC)

Suara.com - Sebuah insiden yang terdengar mustahil namun nyata terjadi di India, di mana seorang bocah laki-laki berusia satu tahun tidak hanya selamat dari pertemuan dengan ular kobra, tetapi justru menjadi pemenangnya dengan cara yang tak terduga, di mana ia menggigit balik ular berbisa itu hingga mati.

Disitat dari BBC News Indonesia, Rabu (30/1/2025), peristiwa dramatis ini menimpa Govind Kumar pada 24 Juli lalu saat ia sedang asyik bermain di taman rumah keluarganya di Desa Mohchi Bankatwa, Negara Bagian Bihar.

Saat itu, sang ibu sedang sibuk bekerja di kebun belakang, tak menyadari bahaya yang mengintai putranya.

Menurut penuturan sang nenek, Matisari Devi, momen mengerikan itu baru disadari setelah semuanya terjadi.

"Ibunya sedang bekerja di kebun belakang," katanya.

"Ia menangkap ular itu dan menggigitnya dengan giginya. Kami kemudian menyadari bahwa itu adalah ular kobra," tambahnya.

Sesaat setelah insiden itu, Govind kecil langsung kehilangan kesadaran. Dengan panik, keluarga segera melarikannya ke rumah sakit terdekat. Kondisinya saat tiba di rumah sakit cukup mengkhawatirkan.

"Ketika anak itu dirawat, wajahnya bengkak terutama di sekitar mulut," kata Dr. Kumar Saurabh, dokter yang merawat Govind di Government Medical College.

Namun, keajaiban terjadi. Govind berhasil selamat dan kini kondisinya telah sehat.
Lantas, bagaimana mungkin seorang balita bisa selamat setelah menggigit ular yang racunnya mampu membunuh manusia dewasa? Dr. Kumar Saurabh memberikan penjelasan ilmiah yang mencerahkan di balik fenomena ini.

Ia menjelaskan perbedaan fundamental antara digigit ular dan menggigit ular.

"Ketika seekor kobra menggigit manusia, bisanya masuk ke aliran darah kita. Ini menyebabkan neurotoksisitas, yang memengaruhi sistem saraf kita. Hal ini dapat menyebabkan kematian," ujarnya kepada BBC.

Sementara dalam kasus Govind, yang terjadi adalah sebaliknya.

"Ketika manusia menggigit kobra, racunnya mencapai sistem pencernaan kita. Tubuh manusia menetralkannya, dan racun tersebut melewatinya," tambah Dr. Kumar.

Sederhananya, sistem pencernaan manusia mampu menetralisir bisa ular sebelum sempat masuk ke aliran darah dan merusak sistem saraf.

Namun, dokter juga mengingatkan bahwa Govind sangat beruntung, karena efeknya bisa menjadi fatal jika terdapat luka atau tukak di saluran pencernaannya yang bisa menjadi pintu masuk bisa ke aliran darah.

Insiden ini menjadi pengingat betapa berbahayanya ular di India, negara yang dijuluki "pusat gigitan ular dunia".

Menurut WHO, antara tahun 2000 dan 2019, rata-rata 58.000 orang meninggal akibat gigitan ular di India setiap tahunnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertanyaan Kalcer: Lebih Dulu Mana, Sound Horeg di Indonesia atau India?

Pertanyaan Kalcer: Lebih Dulu Mana, Sound Horeg di Indonesia atau India?

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 08:19 WIB

Bukan Cuma Sound Horeg, Ini 5 Kesamaan Indonesia dan India yang Bikin Kamu Terkejut

Bukan Cuma Sound Horeg, Ini 5 Kesamaan Indonesia dan India yang Bikin Kamu Terkejut

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 07:49 WIB

Indonesia Ada Edi Sound Cs, Siapa 'Penemu' Sound Horeg di India?

Indonesia Ada Edi Sound Cs, Siapa 'Penemu' Sound Horeg di India?

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 06:38 WIB

Sinopsis Sarzameen, Film India Terbaru Kajol dan Ibrahim Ali Khan

Sinopsis Sarzameen, Film India Terbaru Kajol dan Ibrahim Ali Khan

Your Say | Selasa, 29 Juli 2025 | 07:10 WIB

Apa Itu Dek Bass? Sound Horeg yang Ada di India

Apa Itu Dek Bass? Sound Horeg yang Ada di India

Entertainment | Senin, 28 Juli 2025 | 14:46 WIB

Sinopsis Mandala Murders, Series Terbaru Vaani Kapoor dan Vaibhav Raj Gupta

Sinopsis Mandala Murders, Series Terbaru Vaani Kapoor dan Vaibhav Raj Gupta

Your Say | Senin, 28 Juli 2025 | 11:58 WIB

Terkini

'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai

'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:06 WIB

Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional

Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:03 WIB

Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta

Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:55 WIB

Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total

Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun

IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:32 WIB

Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!

Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:20 WIB

Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik

Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:06 WIB

'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa

'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:01 WIB

ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik

ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:55 WIB

MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah

MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:50 WIB