KPK Bongkar Korupsi LNG Pertamina: Beli Gas Mahal dari AS, Barangnya Tak Pernah Sampai ke Indonesia

Erick Tanjung, Dea Hardiningsih Irianto

Kamis, 31 Juli 2025 | 21:19 WIB
KPK Bongkar Korupsi LNG Pertamina: Beli Gas Mahal dari AS, Barangnya Tak Pernah Sampai ke Indonesia
Dua tersangka kasus korupsi LNG di PT Pertamina Persero, Yenni Andayani (kanan) dan Hari Karyuliarto (kiri) ditampilkan saat konferensi pers penahanan di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (31/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Borok dalam skandal korupsi legendaris pengadaan gas alam cair atau LNG di Pertamina dibongkar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Fakta paling mencengangkan terungkap; dua mantan Direktur Gas Pertamina yang baru ditahan ternyata nekat membeli LNG impor dari Amerika Serikat yang harganya lebih mahal, tapi barangnya tidak pernah sampai ke Indonesia.

Peran sentral kedua tersangka, Yenni Andayani (YA) dan Hari Karyuliarto (HK), dipaparkan secara gamblang oleh Plt Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, setelah keduanya resmi mengenakan rompi oranye, Kamis (31/7/2025).

"Faktanya LNG yang di-import tersebut tidak pernah masuk ke Indonesia hingga saat ini, dan harganya lebih mahal dari pada produk gas di Indonesia,” ungkap Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Asep menjelaskan betapa serampangannya proses pembelian ini. Selain membeli gas mahal yang tak pernah tiba, persetujuan diberikan tanpa ada kepastian siapa yang akan membeli LNG tersebut di dalam negeri.

“Pembelian LNG tersebut juga tanpa adanya ‘back to back’ kontrak di Indonesia atau dengan pihak lain, sehingga LNG yang di-import tersebut tidak punya kepastian pembeli dan pemakainya,” kata Asep.

Tindakan ini juga disebut melangkahi Kementerian ESDM. Seharusnya, ada rekomendasi dan penetapan kebutuhan impor dari menteri untuk menjaga iklim bisnis migas nasional, terutama saat Indonesia sendiri punya banyak potensi gas seperti di Blok Masela dan Andaman.

Diduga Palsukan Dokumen

Tak hanya itu, kedua tersangka dituding telah melampaui kewenangan mereka dengan cara yang sangat berisiko dan diduga penuh rekayasa.

baca juga

KPK menemukan sejumlah dosa lain yang mereka lakukan:

  • Membeli tanpa persetujuan RUPS dan Komisaris: Padahal ini adalah kontrak jangka panjang 20 tahun dengan nilai fantastis, bukan sekadar operasional rutin.
  • Diduga memalsukan dokumen: KPK menduga ada pemalsuan dokumen persetujuan direksi untuk memuluskan proyek ini.
  • Sengaja tidak melapor ke Komisaris: Keduanya diduga sengaja menyembunyikan rencana dan hasil perjalanan dinas ke Amerika Serikat untuk menandatangani kontrak dari pengawasan dewan komisaris.

Penahanan Yenni dan Hari merupakan pengembangan langsung dari kasus yang menjerat mantan bos mereka, eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan. Vonis Karen sendiri telah diperberat oleh Mahkamah Agung menjadi 13 tahun penjara, menjadi sinyal bagi KPK untuk menyapu bersih semua yang terlibat.

Akibat proyek serampangan ini, negara ditaksir merugi USD 113,8 juta atau sekitar Rp 1,82 triliun. Kini, kedua mantan direktur itu harus menyusul Karen untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di balik jeruji besi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontrak Buta LNG Rp 192 Triliun: KPK Jebloskan 2 Mantan Direktur Pertamina

Kontrak Buta LNG Rp 192 Triliun: KPK Jebloskan 2 Mantan Direktur Pertamina

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 20:22 WIB

Kasus Korupsi LNG, KPK Tahan Dua Eks Direktur Pertamina

Kasus Korupsi LNG, KPK Tahan Dua Eks Direktur Pertamina

Foto | Kamis, 31 Juli 2025 | 20:25 WIB

Jadi Tersangka Kasus Pengadaan LNG, 2 Eks Bos Pertamina Resmi Pakai Rompi Oranye KPK

Jadi Tersangka Kasus Pengadaan LNG, 2 Eks Bos Pertamina Resmi Pakai Rompi Oranye KPK

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 19:50 WIB

Terkini

DPR Sahkan RUU APBN 2027 di Paripurna: Pertumbuhan Ekonomi 6%, Defisit 2,4% PDB

DPR Sahkan RUU APBN 2027 di Paripurna: Pertumbuhan Ekonomi 6%, Defisit 2,4% PDB

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Viva Acne Lotion Bisa Buat Bruntusan Tidak? Ini Manfaat dan Kandungannya

Viva Acne Lotion Bisa Buat Bruntusan Tidak? Ini Manfaat dan Kandungannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Oseltamivir Obat Apa? Diburu saat Influenza A Merebak, Kemenkes Imbau Tak Panic Buying

Oseltamivir Obat Apa? Diburu saat Influenza A Merebak, Kemenkes Imbau Tak Panic Buying

Health | Selasa, 29 September 2026 | 11:24 WIB

Sinyal Kenaikan Harga BBM Pertamax Cs di Bulan Oktober 2026

Sinyal Kenaikan Harga BBM Pertamax Cs di Bulan Oktober 2026

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 11:18 WIB

Cari Jam Tangan Wanita untuk Kerja dan Kuliah? 5 Model Alba Ini Wajib Masuk Wishlist

Cari Jam Tangan Wanita untuk Kerja dan Kuliah? 5 Model Alba Ini Wajib Masuk Wishlist

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 11:17 WIB

Jadwal SIM Keliling Medan hingga 4 Oktober 2026, Cek Lokasi dan Syarat Perpanjangan

Jadwal SIM Keliling Medan hingga 4 Oktober 2026, Cek Lokasi dan Syarat Perpanjangan

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 11:14 WIB

Diduga Jadi Calon Promotor Silmy Karim dan Bagus, Dosen Universitas Brawijaya Dipanggil KPK

Diduga Jadi Calon Promotor Silmy Karim dan Bagus, Dosen Universitas Brawijaya Dipanggil KPK

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:14 WIB

Justin Hubner Buka Suara soal Dampak Kartu Merah Thom Haye

Justin Hubner Buka Suara soal Dampak Kartu Merah Thom Haye

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 11:13 WIB

7 Cara Mudah Membersihkan Tumbler Stainless yang Bau Tak Sedap dan Berkarat

7 Cara Mudah Membersihkan Tumbler Stainless yang Bau Tak Sedap dan Berkarat

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 11:12 WIB

Jalan Terjal Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026: Wajib Menang!

Jalan Terjal Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026: Wajib Menang!

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:10 WIB

×