Rocky Gerung Sebut Manuver Prabowo 'Tampar' Jokowi: Dendam Politik Geng Solo Tak Terwujud?

Budi Arista Romadhoni

Jum'at, 01 Agustus 2025 | 10:13 WIB
Rocky Gerung Sebut Manuver Prabowo 'Tampar' Jokowi: Dendam Politik Geng Solo Tak Terwujud?
Pengamat Politik Rocky Gerung. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Sebuah manuver politik tajam dari Presiden terpilih Prabowo Subianto dinilai telah mengirimkan sinyal kuat tentang era baru kepemimpinannya yang independen, sekaligus menjadi 'tamparan' telak bagi agenda politik yang dipersepsikan milik pendahulunya, Joko Widodo (Jokowi).

Analis politik Rocky Gerung menyebut keputusan Prabowo memberikan abolisi kepada Tom Lembong dan amnesti untuk Sekjen PDIP Hasto Kristianto sebagai langkah yang secara efektif memupus 'dendam politik' yang diduga didalangi oleh 'Geng Solo'.

Langkah yang disetujui cepat oleh DPR ini bukan sekadar keputusan hukum, melainkan sebuah gempa politik yang menandai pergeseran kekuasaan signifikan. Rocky Gerung melihatnya sebagai upaya Prabowo menegaskan otonominya sejak dini.

Menurut Rocky, langkah ini secara tidak langsung menyasar situasi psikologis Jokowi dan lingkaran terdekatnya. Ia menyoroti bagaimana keputusan ini berpotensi menimbulkan kegelisahan baru di kubu mantan presiden tersebut.

"Ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai situasi psikologis 'geng Solo,' terutama mantan Presiden Jokowi, yang diyakini Rocky akan mengalami 'kegelisahan baru melihat dendam politiknya tidak terwujud'," ujar Rocky dalam analisisnya dikutip dari Chanel YouTube Rocky Gerung Official pada Jumat (1/8/2025).

Pandangan ini menguatkan persepsi publik bahwa kasus yang menjerat Hasto dan Tom Lembong sebelumnya kental dengan nuansa kriminalisasi politik.

Dengan 'membersihkan' kedua nama tersebut, Prabowo seolah mendeklarasikan bahwa pemerintahannya tidak akan tersandera oleh warisan konflik dari rezim sebelumnya.

Angin Perubahan dan Peta Kekuatan Baru

Hubungan Prabowo dan Jokowi. (Instagram/prabowo)
Hubungan Prabowo dan Jokowi. (Instagram/prabowo)

Rocky Gerung menegaskan bahwa terobosan ini dipicu oleh kuatnya opini publik yang mendambakan perubahan.

Prabowo, menurutnya, berhasil menangkap suara-suara vokal yang menuntut otentisitas dan keadilan dalam kepemimpinan nasional.

"Publik menganggap ini sebagai penanda adanya 'angin perubahan' (win of change)," ungkap Rocky. Ia menambahkan bahwa Prabowo telah mendengar "suara vokal yang meminta otentisitas dalam kepemimpinannya."

Lebih jauh, keputusan ini membuka spekulasi tentang potensi realisasi kekuatan politik besar.

Rocky menduga ini adalah sinyal rekonsiliasi atau bahkan aliansi antara Prabowo dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang hubungannya sempat merenggang dengan Jokowi.

"Penghapusan hukuman ini bukan untuk mengirim sinyal bahwa PDIP dan Prabowo akan berhadapan dengan Jokowi," jelas Rocky.

Sebaliknya, ia melihatnya sebagai bukti kemampuan Prabowo untuk "memisahkan tekanan politik dan penegakan hukum," sebuah prinsip fundamental bagi demokrasi yang sehat.

Langkah berani ini diharapkan dapat mengakhiri praktik 'pengadilan pesanan' yang lahir dari perbedaan pandangan politik. Rocky berharap ini menjadi titik balik bagi elite politik untuk bertindak berdasarkan etika, bukan dendam.

"Negeri ini bisa dipulihkan jika elit politik mendasarkan tindakannya pada etika, bukan dendam," tandasnya.

Pada akhirnya, manuver abolisi dan amnesti ini menjadi penanda paling awal dari corak kepemimpinan Prabowo. Sebuah langkah yang membuktikan kemandiriannya dari intervensi politik dan bayang-bayang dinasti.

"Ini menandakan era dimulainya keotentikan kepemimpinan Presiden Prabowo," tutup Rocky Gerung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amnesti dan Abolisi dalam Lintasan Sejarah, Beda Banget dengan Tom Lembong dan Hasto

Amnesti dan Abolisi dalam Lintasan Sejarah, Beda Banget dengan Tom Lembong dan Hasto

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 10:05 WIB

Babak Baru Politik Usai Terbit Abolisi dan Amnesti : Prabowo Rangkul Oposisi, Nasib Jokowi?

Babak Baru Politik Usai Terbit Abolisi dan Amnesti : Prabowo Rangkul Oposisi, Nasib Jokowi?

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 10:02 WIB

Blak-blakan Selamat Ginting: Era Jokowi Diwarnai Pembegalan Partai Politik, Demokrasi dalam Bahaya!

Blak-blakan Selamat Ginting: Era Jokowi Diwarnai Pembegalan Partai Politik, Demokrasi dalam Bahaya!

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 09:31 WIB

Terkini

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:36 WIB

WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi

WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:18 WIB

Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?

Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:10 WIB

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:59 WIB

Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga

Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:57 WIB

NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat

NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:54 WIB

Judi Berkedok Permainan Anak Timezone Dibongkar di Jakarta, DPR Minta Bandar Dikejar

Judi Berkedok Permainan Anak Timezone Dibongkar di Jakarta, DPR Minta Bandar Dikejar

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:29 WIB

Ada Perbaikan Videotron, Jalur Cepat Semanggi Ditutup Lima Malam

Ada Perbaikan Videotron, Jalur Cepat Semanggi Ditutup Lima Malam

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:28 WIB

KPK Dalami Dugaan Suap Rp21 Miliar Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

KPK Dalami Dugaan Suap Rp21 Miliar Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15 WIB

Datang ke Jakarta Fair Bisa Sekalian Bayar Pajak Kendaraan, Begini Caranya

Datang ke Jakarta Fair Bisa Sekalian Bayar Pajak Kendaraan, Begini Caranya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:06 WIB