Eksklusif dari Bali: Suasana Terkini Kongres PDIP, Penjor Banteng Berjejer, Pecalang Siaga

Eviera Paramita Sandi

Jum'at, 01 Agustus 2025 | 12:42 WIB
Eksklusif dari Bali: Suasana Terkini Kongres PDIP, Penjor Banteng Berjejer, Pecalang Siaga
Situasi di depan BNDCC, Jumat (1/8/2025) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)

Suara.com - Kongres Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Jumat (1/8/2025) segera dimulai.

Beberapa kader PDIP yang nampak di sekitar lokasi terlihat mengenakan nametag dengan logo Kongres ke-6 PDIP.

Logo tersebut juga lengkap dengan tema kongres “Berderap dalam Satu Rampak Barisan”.

Menjelang dimulainya kegiatan tersebut pada pukul 14.00 WITA, nampak pengamanan pada sekitar lokasi kegiatan Kongres PDIP semakin diperketat.

Rapat itu juga berlangsung secara tertutup tanpa awak media.

Pada pantauan dari luar lokasi sekitar pukul 12.30 WITA, sejumlah pecalang dan Satgas PDIP sudah berjaga mengawasi kendaraan yang keluar masuk lokasi kegiatan.

Beberapa kendaraan juga menggunakan pengawalan polisi saat memasuki venue.

Namun, belum nampak adanya pejabat-pejabat partai yang tiba di lokasi kegiatan.

Nampak juga beberapa orang berseragam merah PDIP yang nampak belum bisa masuk ke areal BNDCC karena sedang menunggu nametag.

Sementara, pada pantauan di Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, nampak Penjor-penjor berjejer hingga ke dalam kawasan ITDC Nusa Dua.

Penjor tersebut nampak berisikan logo banteng PDIP.

Pengamanan tersebut juga melibatkan sebanyak 32 orang Pecalang dari Desa Adat Bualu.

Wakil Ketua Pecalang Desa Adat Bualu, I Nyoman Wirana menjelaskan pihaknya diminta untuk menjaga beberapa titik di kawasan ITDC Nusa Dua.

Penjagaan ini disebut akan berlangsung selama tiga hari.

Dia membagi anggotanya ke dalam dua shift yang terbagi masing-masing menjadi 16 orang setiap shift-nya.

“Kami dibagi dua, paginya 16 orang, malamnya 16 orang,” kata Wirana saat ditemui di lokasi.

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPD PDIP Bali, I Wayan Koster mengungkapkan bahwa kegiatan hari ini adalah rapat konsolidasi.

Kegiatan itu dikabarkan akan diikuti oleh Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPD dan DPC PDIP seluruh Indonesia. Dia juga meyakini Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan hadir pada kesempatan itu.

“(Peserta konsolidasi) Ketua, sekretaris, bendahara (PDIP) se-Indonesia,” ucap dia.

“Mudah-mudahan (Megawati) hadir,” tambahnya.

Kontributor : Putu Yonata Udawananda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cucu Soekarno soal Amnesti Prabowo ke Hasto PDIP: Hukum Jangan jadi Alat Bungkam Lawan Politik!

Cucu Soekarno soal Amnesti Prabowo ke Hasto PDIP: Hukum Jangan jadi Alat Bungkam Lawan Politik!

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 11:12 WIB

Hasto PDIP Auto Bebas usai Dapat Amnesti Prabowo? Begini Kata KPK

Hasto PDIP Auto Bebas usai Dapat Amnesti Prabowo? Begini Kata KPK

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 10:52 WIB

Hasto Dapat Amnesti, Petinggi PDIP: Terlambat!

Hasto Dapat Amnesti, Petinggi PDIP: Terlambat!

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 10:37 WIB

Terkini

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:26 WIB

Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili

Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:24 WIB

Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?

Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:15 WIB

Kasus Suap Impor Bea Cukai Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Pejabat Segera Disidang

Kasus Suap Impor Bea Cukai Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Pejabat Segera Disidang

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:13 WIB

Iran dan AS Sepakat Damai, Komisi I DPR RI: Israel Jangan Jadi Provokator!

Iran dan AS Sepakat Damai, Komisi I DPR RI: Israel Jangan Jadi Provokator!

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:00 WIB

PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!

PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:48 WIB

Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran

Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:45 WIB

Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:29 WIB

Donald Trump Kemungkinan Rilis Isi Perjanjian Perdamaian AS - Iran Akhir Pekan Ini

Donald Trump Kemungkinan Rilis Isi Perjanjian Perdamaian AS - Iran Akhir Pekan Ini

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:28 WIB

Bos Maktour Fuad Hasan Mangkir Lagi di Kasus Haji, KPK: Mana Bukti Medis Kalau Sedang Sakit?

Bos Maktour Fuad Hasan Mangkir Lagi di Kasus Haji, KPK: Mana Bukti Medis Kalau Sedang Sakit?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:20 WIB