Pegawai Koperasi Dibunuh Tukang Somai Gara-Gara Utang: Fakta Lengkap yang Bikin Geram

Wakos Reza Gautama

Jum'at, 01 Agustus 2025 | 20:18 WIB
Pegawai Koperasi Dibunuh Tukang Somai Gara-Gara Utang: Fakta Lengkap yang Bikin Geram
Polda Lampung membeberkan kronologi pembunuhan pegawai koperasi di Natar, Lampung Selatan. [ANTARA]

Selang satu jam dari penemuan mayat Pandra, terjadi ketegangan. Keluarga korban dan kerabatnya mendatangi rumah pelaku Salam di Desa Purworejo, RT 30 RW 11, Kelurahan Branti Raya, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

Mereka marah lalu membakar rumah pelaku. Saat kejadian berlangsung, rumah pelaku sudah dalam keadaan kosong sehingga tidak ada korban.

5. Pelaku Menyerahkan Diri

Direskrimum Polda Lampung Kombes Indra Hermawan mengatakan pelaku akhirnya menyerahkan diri pada Kamis (31/7/2025) ke Polsek Natar.

Kini pelaku sudah ditahan di Polda Lampung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya menghilangkan nyawa orang.

6. Motif Pembunuhan

Menurut Kombes Indra Hermawan, motif pelaku membunuh Pandra karena tersinggung atas ucapan Pandra kasar saat menagih utang.

Salam meminjam uang sebesar Rp500 ribu di tempat Pandra bekerja untuk modal berdagang somai. Lalu pada Senin (28/7/2025) malam Pandra datang menagih cicilan Rp125 ribu yang harus dibayar Salam setiap pekannya.

Salam yang tidak punya uang lalu berupaya meminjam ke tetangga namun hasilnya nihil. Dia sempat kembali ke rumah menemui Pandra.

baca juga

Di situ sempat terjadi cekcok antara keduanya karena Salam tidak memiliki uang untuk membayar cicilan. Di momen itulah, Salam mengaku sakit hati mendengar ucapan Pandra.

7. Modus Pembunuhan

Rasa sakit hati ini membuat Salam gelap mata. Dia merencanakan hal jahat. Salam membohongi Pandra dengan berpura-pura ingin mencari pinjaman lagi ke tetangganya yang lain.

Di rumah tetangganya, Salam justru meminjam golok dan tali pancing. Dia kembali ke rumahnya dan mengatakan kepada korban tidak dapat pinjaman. Salam mengajak korban pergi berdua untuk ke rumah saudara guna mencari pinjaman uang.

Korban dan pelaku keluar berdua menggunakan motor korban. Di tengah jalan sepi, Salam yang dibonceng menjerat leher Pandra menggunakan tali pancing.

"Setelah korban dan pelaku terjatuh dari motor, tersangka langsung menggorok pegawai koperasi tersebut dengan golok yang sudah disiapkan. Kemudian membuangnya ke sungai," kata Indra.

8. Motor Korban Dijual

Setelah itu korban menjual motor korban lalu memberikannya ke anak dan istri dan menyuruh mereka pergi ke Jakarta.

Sementara itu Salam pergi ke Kabupaten Tanggamus untuk berziarah dan menjual handphone milik korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Fakta Ngeri Pembunuhan Pegawai Koperasi di Lampung: Polsek Digeruduk Massa, Algojonya Ditangkap

6 Fakta Ngeri Pembunuhan Pegawai Koperasi di Lampung: Polsek Digeruduk Massa, Algojonya Ditangkap

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 19:38 WIB

Viral Warga Geruduk Mapolsek Natar, Desak Polisi Temukan Pegawai Koperasi yang Hilang

Viral Warga Geruduk Mapolsek Natar, Desak Polisi Temukan Pegawai Koperasi yang Hilang

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 21:50 WIB

Misteri Kematian Diplomat Arya Daru Terkuak: Bukan Pembunuhan, Tapi...

Misteri Kematian Diplomat Arya Daru Terkuak: Bukan Pembunuhan, Tapi...

Video | Selasa, 29 Juli 2025 | 18:05 WIB

Misteri Kematian Diplomat, Antara Bunuh Diri Terlakban dan Petunjuk Aneh Kondom-Pelumas

Misteri Kematian Diplomat, Antara Bunuh Diri Terlakban dan Petunjuk Aneh Kondom-Pelumas

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 17:51 WIB

Masuk Akal, Diplomat Arya Daru Ada Kemungkinan Dilumpuhkan Dulu Sebelum Dilakban

Masuk Akal, Diplomat Arya Daru Ada Kemungkinan Dilumpuhkan Dulu Sebelum Dilakban

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 13:35 WIB

Terkini

4 Shio yang Diprediksi Lepas dari Masa Sulit pada 18 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Lepas dari Masa Sulit pada 18 September 2026

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 07:42 WIB

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham BYAN,30 Persen Kepemilikan Bakal Beralih

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham BYAN,30 Persen Kepemilikan Bakal Beralih

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:40 WIB

Skandal KUR BNI Jember Rp41 Miliar: Kejati Jatim Jebloskan Tersangka Kelima ke Rutan

Skandal KUR BNI Jember Rp41 Miliar: Kejati Jatim Jebloskan Tersangka Kelima ke Rutan

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 07:39 WIB

Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar

Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 07:32 WIB

Bahlil Pastikan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden!

Bahlil Pastikan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden!

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:30 WIB

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:18 WIB

Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya

Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:17 WIB

25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulawesi Selatan

25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulawesi Selatan

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:07 WIB

Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

×