Megawati Mengaku Sedih, Sebut KPK Ia Dirikan Tapi Tidak Dapat Keadilan

M Nurhadi

Sabtu, 02 Agustus 2025 | 17:08 WIB
Megawati Mengaku Sedih, Sebut KPK Ia Dirikan Tapi Tidak Dapat Keadilan
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat menyampaikan pengarahan dalam Bimbingan Teknis Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota Fraksi PDIP di The Meru & Bali Beach Convention Center, Denpasar, Bali, Rabu (30/7/2025). ANTARA/HO-PDIP.

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menyatakan kesedihannya atas kondisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini. Menurutnya, kondisi tersebut sampai membuat Presiden Prabowo Subianto harus turun tangan. Hal ini disampaikannya saat berpidato dalam Kongres ke-6 PDIP di Bali, Sabtu (2/8).

Meskipun tidak menjelaskan secara rinci, pernyataan Megawati ini muncul setelah ia menyinggung perlakuan tidak adil yang dialami oleh Hasto Kristiyanto. "Saya merasa aneh loh, masa urusan begini saja Presiden harus turun tangan. Coba pikirkan," kata Megawati.

Sebagai Presiden kelima Republik Indonesia yang juga mendirikan lembaga anti-rasuah tersebut, Megawati mengaku sangat memahami seluk beluk KPK. Ia menekankan pentingnya penerapan keadilan yang tegak lurus tanpa memandang status seseorang.

"Apakah kalian tidak punya anak-anak? Tidak punya saudara? Kalau diperlakukan seperti itu, lalu bagaimana, di mana kalian mencari keadilan yang hakiki?" ujarnya, meluapkan perasaannya, seperti yang dikutip dari Antara.

Hasto Kristiyanto Bebas Melalui Amnesti Presiden dan Hadir di Kongres PDIP

Sebelumnya, Hasto Kristiyanto telah divonis 3,5 tahun penjara oleh pengadilan atas kasus perintangan penyidikan dan suap yang menjeratnya. Namun, ia kini telah bebas setelah menerima amnesti dari Presiden Prabowo Subianto yang disetujui oleh DPR RI.

Hasto resmi bebas pada Jumat (1/8) malam dan langsung menghadiri Kongres PDIP di Bali pada keesokan harinya. Kehadiran Hasto sontak membuat suasana kongres menjadi emosional. Momen tersebut bahkan membuat Megawati Soekarnoputri menitikkan air mata.

Sebagai informasi, dugaan keterlibatan Hasto dalam dugaan korupsi mulai diungkap oleh KPK pada pertengahan 2024, setelah penyidik memeriksa beberapa saksi terkait keberadaan Harun. Pada 10 Juni 2024, Hasto dipanggil sebagai saksi. Berdasarkan informasi dari saksi lain, KPK mulai mengusut dugaan adanya upaya perintangan penyidikan (obstruction of justice).

Setelah Pilkada 2024, Hasto ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Ketua KPK saat itu, Setyo Budiyanto, menyebut Hasto memiliki peran penting dalam penyuapan dan juga dijerat pasal perintangan hukum karena diduga membantu pelarian Harun. Atas penetapan ini, Hasto mengajukan dua kali permohonan praperadilan, namun keduanya ditolak oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

baca juga

Pada 20 Februari 2025, Hasto ditahan dan sidang perdananya digelar pada 14 Maret 2025. Jaksa mendakwa Hasto telah memberikan suap sebesar 57.350 dolar Singapura kepada Wahyu Setiawan agar KPU menyetujui PAW. Ia juga didakwa merintangi penyidikan dengan memerintahkan ajudannya menyembunyikan barang bukti.

Meski Hasto sempat mengajukan nota pembelaan, hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menolak keberatan tersebut. Setelah melalui enam persidangan pemeriksaan saksi dan pemeriksaan terdakwa, jaksa penuntut umum menuntut Hasto tujuh tahun penjara.

Pada 25 Juli 2025, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis 3 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 250 juta kepada Hasto. Hakim menyatakan Hasto terbukti bersalah dalam dakwaan suap, tetapi membebaskannya dari dakwaan perintangan penyidikan.

Vonis ini lebih rendah dari tuntutan jaksa, sehingga KPK berencana mengajukan banding. Namun, sebelum banding diajukan, Hasto telah menerima amnesti atau pengampunan hukuman dari Presiden Prabowo Subianto. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa pihaknya akan menunggu surat resmi dari Presiden untuk menindaklanjuti keputusan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nangis Hasto Bebas Berkat Amnesti Prabowo, Megawati: Aneh, Masa Presiden Harus Turun Tangan?

Nangis Hasto Bebas Berkat Amnesti Prabowo, Megawati: Aneh, Masa Presiden Harus Turun Tangan?

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 17:06 WIB

Satu Komando Megawati Menggema di Kongres PDIP: Tak Siap Ikut Instruksi Saya, Silakan Mundur!

Satu Komando Megawati Menggema di Kongres PDIP: Tak Siap Ikut Instruksi Saya, Silakan Mundur!

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 16:37 WIB

Amnesti Hasto, Abolisi Tom Lembong, Dukungan Prabowo Menguat, Pengaruh Jokowi Melemah

Amnesti Hasto, Abolisi Tom Lembong, Dukungan Prabowo Menguat, Pengaruh Jokowi Melemah

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 16:33 WIB

Sebut Hasto dalam Zikir, Megawati: Masa Urusan Begini Presiden Harus Turun Tangan

Sebut Hasto dalam Zikir, Megawati: Masa Urusan Begini Presiden Harus Turun Tangan

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 16:24 WIB

Bocoran Pengurus DPP PDIP 2025-2030: Megawati Jadi Ketua Umum Sekaligus Sekjen?

Bocoran Pengurus DPP PDIP 2025-2030: Megawati Jadi Ketua Umum Sekaligus Sekjen?

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 16:13 WIB

Ketika Megawati tak Kuasa Menahan Tangis Melihat Hasto Datang ke Kongres PDIP

Ketika Megawati tak Kuasa Menahan Tangis Melihat Hasto Datang ke Kongres PDIP

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 16:02 WIB

Terkini

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:33 WIB

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:32 WIB

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 12:11 WIB

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:02 WIB

×