Prabowo Patriot Dikelilingi 'Idiot'? Adhie Massardi Beri Peringatan Keras!

Erick Tanjung | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 03 Agustus 2025 | 14:41 WIB
Prabowo Patriot Dikelilingi 'Idiot'? Adhie Massardi Beri Peringatan Keras!
Mantan Jubir Gus Dur, Adhie Massardi. [Suara.com/Faqih]

Suara.com - Sebuah sentilan menohok datang dari mantan Juru Bicara Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Adhie Massardi. Ia memuji Presiden Prabowo Subianto sebagai seorang patriot sejati dengan gagasan besar, tapi di saat yang sama memberikan peringatan keras; pemerintahan Prabowo saat ini dikelilingi oleh pelaksana yang tidak sepadan.

Tanpa tedeng aling-aling, Adhie bahkan menyebut para pembantu presiden itu dengan istilah 'idiot', yang dinilainya akan menghambat laju pemerintahan.

Dalam sebuah podcast bersama Refli Harun, Minggu (3/8/2025), Adhie Massardi secara blak-blakan mengungkapkan analisisnya yang tajam. Ia mengaku mendapat keyakinan tentang jiwa patriotisme Prabowo dari mendiang Gus Dur.

Namun, ia melihat ada masalah fundamental dalam kabinet saat ini yang bisa menjadi batu sandungan.

"Saya bilang Pak Prabowo seorang patriot. Kalau di sekitarnya (orang) idiot, ya susah," tegas Adhie.

Menurutnya, gagasan besar seorang pemimpin tidak akan ada artinya jika tidak didukung oleh para pelaksana yang mumpuni dan memiliki semangat pengabdian yang sama.

"Jadi harus juga mencari orang-orang yang patriot. Patriot pemikiran, patriot jiwanya mau berkorban untuk rakyatnya. Kalau Patriot dikelilingi oleh Patriot, hasilnya luar biasa," sambungnya.

Belajar dari Sejarah Soekarno dan Soeharto 

Untuk memperkuat argumennya, Adhie memberikan perbandingan dengan para presiden terdahulu. Ia menyebut Presiden Soekarno adalah sosok dengan gagasan-gagasan besar, namun sempat kesulitan mengeksekusinya karena minimnya teknokrat di awal pemerintahannya.

Sebaliknya, Presiden Soeharto yang ia sebut memiliki gagasan biasa saja, justru sangat berhasil dalam pembangunan karena dikelilingi oleh teknokrat-teknokrat hebat.

"Soeharto pikirannya biasa saja, dia punya mimpi, kemudian di sekelilingnya teknokrat, jalan semua," jelasnya.

"Gus Dur gagasannya bagus, punya pelaksana, sehingga dalam waktu dua tahun itu luar biasa," imbuhnya.

Ia juga mencontohkan Presiden BJ Habibie yang mampu memberikan dampak besar dalam waktu singkat karena mewarisi jajaran teknokrat dari era sebelumnya.

Dari serangkaian contoh sejarah tersebut, Adhie menarik kesimpulan penting mengenai tolok ukur keberhasilan seorang pemimpin. Menurutnya, kualitas kepemimpinan tidak diukur dari lamanya masa jabatan, melainkan dari hasil konkret yang bisa dirasakan rakyat.

"Jadi pemimpin yang baik itu, pemimpin yang bagus itu bukan yang lama. Bukan dihitung dari lamanya, tapi hasilnya," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beri Amnesti Hasto dan Abolisi Tom Lembong, Cara Prabowo Akhiri Pengaruh Rezim Jokowi?

Beri Amnesti Hasto dan Abolisi Tom Lembong, Cara Prabowo Akhiri Pengaruh Rezim Jokowi?

News | Minggu, 03 Agustus 2025 | 11:05 WIB

Jawaban Jokowi soal Kontroversi Amnesti Hasto dan Abolisi Lembong: Bukan Urusan Saya!

Jawaban Jokowi soal Kontroversi Amnesti Hasto dan Abolisi Lembong: Bukan Urusan Saya!

Video | Minggu, 03 Agustus 2025 | 11:05 WIB

Amnesti untuk Hasto, Kenneth PDIP Puji Prabowo: Layak Disebut Negarawan

Amnesti untuk Hasto, Kenneth PDIP Puji Prabowo: Layak Disebut Negarawan

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 23:05 WIB

Terkini

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB