CEK FAKTA: Info 100 Ton Narkotika Masuk dari Kapal Pesiar Hanyalah Rekayasa

Denada S Putri

Senin, 04 Agustus 2025 | 18:05 WIB
CEK FAKTA: Info 100 Ton Narkotika Masuk dari Kapal Pesiar Hanyalah Rekayasa
Ilustrasi narkoba 100 ton. [Ist]

Suara.com - Kasus narkotika di Indonesia terus menarik perhatian publik.

Terbaru, disebutkan bahwa narkoba sebanyak 100 ton masuk ke wilayah Maluku.

Kabar itu beredar di media sosial (Medsos) Facebook.

Akun Facebook bernama "Galeri Kita" pada Sabtu, 19 Juli 2025, mengunggah foto dengan narasi tersebut.

Berikut keterangannya:

Ambon- Penemuan mengejutkan terjadi di perairan antara Pulau Seram dan Pulau Buru, Provinsi Maluku.

Aparat gabungan berhasil menggagalkan penyelundupan 100 ton narkotika jenis kokain dan sabu dari dalam sebuah kapal pesiar yang diduga berasal dari Amerika Serikat, yang telah dimodifikasi secara khusus.

Temuan ini langsung mengguncang kepercayaan publik terhadap sistem keamanan nasional, khususnya di wilayah perbatasan dan perairan timur Indonesia.”.

Sampai dengan Jumat, 25 Juli 2025, unggahan sudah mendapat 11 tanda suka dan dibagikan ulang sebanyak 7 kali.

baca juga
CEK FAKTA, Info 100 Ton Narkotika Masuk dari Kapal Pesiar Hanyalah Rekayasa. [TurnBackHoax.id]
CEK FAKTA, Info 100 Ton Narkotika Masuk dari Kapal Pesiar Hanyalah Rekayasa. [TurnBackHoax.id]

Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta memasukkan kata kunci “100 ton narkotika masuk Maluku” ke kolom pencarian Google.

Penelusuran mengarah ke unggahan Instagram “infobnn_prov_maluku” yang menegaskan informasi tersebut tidak benar.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku menekankan tidak ada data resmi atau konfirmasi yang membuktikan adanya peredaran narkoba sebanyak 100 ton di wilayah Maluku. 

“Bahkan di kawasan Amerika Latin—yang menjadi pusat kartel narkoba dunia—jumlah penangkapan terbesar hanya mencapai 32 ton. Jadi menyebut 100 ton masuk ke satu provinsi tanpa bukti, itu nalar yang tidak sehat,” kata Kepala BNNP Maluku, dikutip dari unggahan “infobnn_prov_maluku”, Senin, 4 Agustus 2025.

Dapat disimpulkan, unggahan berisi klaim “100 ton narkotika masuk Provinsi Maluku” merupakan konten palsu (fabricated content).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Saudi Soroti Gaza, Tapi Tak Pernah Bicara Kirim Pasukan

CEK FAKTA: Saudi Soroti Gaza, Tapi Tak Pernah Bicara Kirim Pasukan

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 17:54 WIB

CEK FAKTA: Ahok Sebut Jokowi Terseret Korupsi Pertamina Rp 193,7

CEK FAKTA: Ahok Sebut Jokowi Terseret Korupsi Pertamina Rp 193,7

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 17:43 WIB

CEK FAKTA: Viral Loker PT Pertamina di TikTok, Beneran atau Tipuan?

CEK FAKTA: Viral Loker PT Pertamina di TikTok, Beneran atau Tipuan?

News | Minggu, 03 Agustus 2025 | 20:24 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×