Seruan Keras Syahganda Nainggolan: Copot Maruarar Sirait, Ganti dengan Fahri Hamzah

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 04 Agustus 2025 | 22:05 WIB
Seruan Keras Syahganda Nainggolan: Copot Maruarar Sirait, Ganti dengan Fahri Hamzah
Petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Syahganda Nainggolan mendesak Presiden Prabowo melakukan reshuffle kabinet, salah satunya mengganti Maruarar Sirait dengan Fahri Hamzah.

Suara.com - Petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Syahganda Nainggolan mendesak Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi dan mengganti sejumlah menteri setelah resmi dilantik Oktober mendatang.

Menurutnya, ada sejumlah pembantu presiden saat ini yang sudah tak layak dipertahankan karena telah kehilangan arah dan gagal menjalankan tugasnya untuk menyejahterakan rakyat.

Pandangan ini disampaikannya dalam podcast yang disiarkan melalui kanal YouTube Refly Harun dengan judul Anies ditarik ke Istana? Skenario 2029 sudah dibentuk dari sekarang. Ini kata ring dekat Prabowo, Minggu (3/8/2025).

"Saya minta kepada Prabowo nanti pada waktu Oktober menjadi Presiden, segera mengganti para menteri, terutama menteri-menteri yang tidak paham dan tidak bekerja buat rakyat," ujarnya.

Syahganda menegaskan, perubahan di level kementerian sangat krusial agar pemerintahan baru tidak hanya melanjutkan pola kepemimpinan lama yang ia anggap gagal dalam menyelesaikan persoalan fundamental bangsa.

Ia bahkan tak segan mencontohkan salah satu menteri yang menurutnya layak dicopot, yakni Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait.

"Apalagi kalau dia bisa masuk di sektor properti secara serius. Misalkan Maruarar Sirait diganti aja itu sama Fahri Hamzah," ucapnya.

Menurut Syahganda, sektor properti, terutama melalui program pembangunan 3 juta rumah yang diusung Prabowo, memiliki potensi masif untuk menciptakan lapangan kerja.

"Nah itu dia bisa menciptakan lapangan kerja di sektor perumahan. Kalau sektor perumahan itu dia nggak usah 3.000.000. Ini kebanyakan 3 juta. 150.000 (rumah) aja. Itu satu rumah, itu misalkan 3 orang atau 4 orang bisa bekerja. 600.000 lapangan kerja baru (tercipta)," ucapnya.

Syahganda menyoroti kondisi ekonomi, sosial, dan kebudayaan saat ini yang menurutnya mengalami stagnasi.

Situasi ini, ia ibaratkan sebagai sebuah kegelapan yang harus segera dihapus oleh kepemimpinan baru.

"Maka Indonesia Gelap hilang. Besok itu langsung hilang. Kalau diganti Prabowo Menteri-Menteri ini, secepatnya, maka 3 bulan dari pergantian Menteri itu, yang disebut Indonesia Gelap, yang persis saya tadi katakan, orang hopeless lapangan kerja, dan lain-lain, itu akan terang, mulai terang," lanjutnya.

Ia berpendapat, untuk mewujudkan visi Indonesia Emas, Prabowo memerlukan jajaran kabinet yang progresif, kompeten, dan memiliki rekam jejak pembelaan terhadap rakyat, bukan sekadar mengakomodasi loyalitas politik.

"Kalau tidak diganti, ya tidak akan terjadi apa-apa, tidak ada perubahan. Ganti dong," desaknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Syahganda Nainggolan Tegaskan Dukung Prabowo Usai Diiming-imingi 3 Janji Ini

Syahganda Nainggolan Tegaskan Dukung Prabowo Usai Diiming-imingi 3 Janji Ini

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 21:46 WIB

Amnesti Hasto dan Abolisi Tom Lembong: Syahganda Ungkap 'Barter Politik' Prabowo

Amnesti Hasto dan Abolisi Tom Lembong: Syahganda Ungkap 'Barter Politik' Prabowo

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 11:52 WIB

Amnesti Hasto Jadi Pintu Masuk, Syahganda Beberkan Kunci Prabowo Taklukkan Jebakan 'Serakahnomics'

Amnesti Hasto Jadi Pintu Masuk, Syahganda Beberkan Kunci Prabowo Taklukkan Jebakan 'Serakahnomics'

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 09:56 WIB

Terkini

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:56 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB