Pakar Komunikasi Geram: Larang Bendera One Piece, Malah Bikin Rakyat Makin Bandel

Eviera Paramita Sandi

Kamis, 07 Agustus 2025 | 20:17 WIB
Pakar Komunikasi Geram: Larang Bendera One Piece, Malah Bikin Rakyat Makin Bandel
Hendri Satrio [Youtube Hendri Satrio Official]

Suara.com - Pakar Komunikasi Hendri Satrio mengaku ikut geram dengan statement soal ancaman pidana bagi siapa saja yang mengibarkan bendera One Piece.

Menurut Hendri, masyarakat Indonesia tentu sudah sangat paham perihal bendera Merah Putih, sehingga tidak mungkin menggantikan posisinya dengan bendera One Piece.

“Jangan begitulah, gue rasa enggak akan (si bendera jolly roger ini menggantikan bendera merah putih),” ujar Hendri, dikutip dari youtubenya, Kamis (7/8/25).

“Masyarakat sih paham itu, bahwa merah putih adalah merah putih,” tambahnya.

Hendri justru khawatir apabila nanti masyarakat dilarang justru akan semakin menjadi – jadi dan beramai-ramai mengibarkan bendera One Piece.

“Malah gue takutin itu begitu dilarang malah makin makin, biasanya kan gitu,” ucapnya.

“Maksud saya jangan terlalu reaktif lah. Rakyat Indonesia ini punya sejarah bandel. Kalau enggak bandel kita enggak Merdeka,” imbuhnya.

Hendri mengakui bahwa awalnya ia juga berusaha mencari alasan mengapa masyarakat marak mengibarkan bendera Jolly Roger tersebut.

Menurutnya kebijakan – kebijakan yang belakangan ini dikeluarkan pemerintah rupanya menjadi alasan utama.

baca juga

“Saya awalnya nyari juga itu tentang Jolly Roger, masyarakat itu marahnya kenapa gitu,” ungkapnya.

“Ternyata memang banyak banget kebijakan – kebijakan yang belum pasti dilakukan itu udah digembor – gemborin duluan, bahkan sudah terlanjur dilakukan,” tambahnya.

Hendri kemudian menjelaskan kebijakan – kebijakan yang mungkin menjadi pemicu masyarakat berteriak hatinya.

Diantaranya yaitu kebijakan soal pemblokiran rekening yang sudah 3 bulan tidak digunakan, hingga pengambilan tanah oleh negara.

“Misalnya pemblokiran rekening yang 3 bulan enggak dipakek sama PPATK, terus tanah enggak diapa-apain 2 tahun diambil negara. Padahal kan orang kalau beli tanah, ya habis itu nabung lagi lah buat dibangun,” urainya.

“Itu kemudian para nakama ini penggemarnya one piece pasang logo itu,” imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikira Karnaval 17-an Biasa, Viral Warga Kampung Ini Malah Arak Kapal One Piece

Dikira Karnaval 17-an Biasa, Viral Warga Kampung Ini Malah Arak Kapal One Piece

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 19:02 WIB

Mural One Piece Dilarang, Pemuda Karanganyar Balas Menohok dengan Gambar Tikus Berdasi

Mural One Piece Dilarang, Pemuda Karanganyar Balas Menohok dengan Gambar Tikus Berdasi

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 18:51 WIB

Pakar Kritik Pola Komunikasi Kabinet Prabowo: Bikin Publik Bingung, Bendera One Piece Contohnya

Pakar Kritik Pola Komunikasi Kabinet Prabowo: Bikin Publik Bingung, Bendera One Piece Contohnya

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 19:35 WIB

Terkini

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 07:13 WIB

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:04 WIB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:31 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

×