Taman Bendera Pusaka, Simbol Diplomasi Baru Jakarta

Fabiola Febrinastri | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 20:20 WIB
Taman Bendera Pusaka, Simbol Diplomasi Baru Jakarta
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan penataan tiga taman ikonik di Jakarta Selatan, yaitu Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser (Dok: Pemprov DKI Jakarta)

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan penataan tiga taman ikonik di Jakarta Selatan, yaitu Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser. Ketiganya akan disatukan menjadi kawasan bernama Taman Bendera Pusaka. Integrasi tiga taman ini akan menjadi wajah baru ruang terbuka publik di Jakarta. Selain itu, penataan ini diharapkan dapat mendorong Jakarta naik peringkat sebagai kota global.

Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi mengatakan, Jakarta telah menjadi markas besar ASEAN sejak 1976. Kehadiran Taman Bendera Pusaka diharapkan semakin memperkuat Jakarta sebagai sentra ASEAN.

"Gubernur Pramono Anung memiliki visi menjadikan Jakarta sebagai ASEAN Hub, bukan sekadar markas ASEAN berdiri, melainkan sebagai pusat dinamika kawasan yang terintegrasi dengan masyarakat. Oleh karenanya, perlu dukungan infrastruktur bertaraf internasional, seperti taman-taman tematik, penataan kawasan pejalan kaki, serta elemen-elemen visual yang merepresentasikan identitas ASEAN," ungkap Marulina di Jakarta, pada Jumat (8/8/2025).

"Taman ini didesain untuk menghadirkan sinergi antara keindahan lanskap, kenyamanan aktivitas warga, serta fungsi diplomatik yang representatif. Harapannya, para tamu negara maupun wisatawan mancanegara akan merasa senang dan terkesan saat berkunjung ke Jakarta dan menjadikannya sebagai bagian dari pengalaman diplomasi kota yang inklusif dan modern," imbuhnya.

Marulina menyebut, lokasi Taman Bendera Pusaka yang berdekatan dengan markas ASEAN memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan seperti taman-taman di kota-kota besar dunia. Ia mencontohkan Kota Brussels dan New York yang sukses membangun kawasan strategis di sekitar markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Marulina mengatakan, kawasan sekitar markas PBB di New York dikenal sebagai “City of UN” yang dipenuhi aktivitas penunjang diplomatik, ekonomi, hingga wisata. Kawasan tersebut berhasil menjadi magnet kuat yang menarik banyak wisatawan, investor, dan komunitas internasional.

“Hal yang sama seharusnya bisa diterapkan di Jakarta. Sekretariat ASEAN mewakili 10 negara anggota dan memiliki jejaring mitra global, termasuk Amerika Serikat. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan secara strategis, dibutuhkan langkah konkret agar Jakarta naik kelas sebagai kota global, sekaligus memperkuat posisinya di kancah internasional,” urai Marulina.

Sementara itu, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Ketua Bidang Komunikasi Sosial, Cyril Raoul Hakim atau Chico Hakim menyampaikan, Taman Bendera Pusaka akan menjadi taman kota yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga nyaman, aman, dan fungsional untuk masyarakat luas.

“Taman-taman ini akan menjadi ruang interaksi sosial yang aktif, tempat warga berkumpul, bersilaturahmi, berolahraga, dan menikmati ruang hijau yang berkualitas,” ujarnya di Jakarta, pada Jumat (8/8/2025).

Chico menambahkan, selama ini Taman Langsat belum terlalu dikenal masyarakat karena minimnya promosi. Namun dengan penataan yang sedang dilakukan, kawasan ini akan menjadi sentra baru ruang terbuka hijau di Jakarta, serta menjadi magnet bagi warga dan wisatawan.

Chico menambahkan, meski kondisinya saat ini sudah cukup baik, kualitas taman nantinya akan semakin optimal setelah penataan. Jalur lari akan diperbaiki agar lebih aman, penghijauan diperkuat, dan fasilitas publik ditingkatkan. Semua ini ditujukan agar taman-taman tersebut menjadi ruang publik yang membanggakan bagi warga Jakarta.

“Dengan penataan ini, Jakarta bukan hanya menjadi kota layak huni, tetapi juga kota yang membanggakan dan menjadi destinasi bagi semua, baik lokal maupun mancanegara,” tutupnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

POSCART: Ketika Harapan untuk Tanah Air Diungkap Lewat Seni dan Aroma Jakarta

POSCART: Ketika Harapan untuk Tanah Air Diungkap Lewat Seni dan Aroma Jakarta

Lifestyle | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 20:04 WIB

PLN Indonesia Power Nyalakan Harapan UMKM, Ekonomi Desa Jadi Kekuatan Bangsa

PLN Indonesia Power Nyalakan Harapan UMKM, Ekonomi Desa Jadi Kekuatan Bangsa

Bisnis | Kamis, 07 Agustus 2025 | 13:39 WIB

BRI dan Indogrosir Luncurkan Kartu Debit Co-Branding Dukung UMKM

BRI dan Indogrosir Luncurkan Kartu Debit Co-Branding Dukung UMKM

Bisnis | Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:00 WIB

Dukungan BRI Sampai ke UMKM Kepulauan: Ini Kisah Aiko Maju, Pemasok Dapur Umum MBG

Dukungan BRI Sampai ke UMKM Kepulauan: Ini Kisah Aiko Maju, Pemasok Dapur Umum MBG

Bisnis | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 17:15 WIB

Forum B2B PaDi UMKM Expo 2025: UMKM Binaan Pertamina Tembus Potensi Bisnis Rp4,6 Miliar

Forum B2B PaDi UMKM Expo 2025: UMKM Binaan Pertamina Tembus Potensi Bisnis Rp4,6 Miliar

Bisnis | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 14:10 WIB

Cetak Laba Rp26,53 Triliun, BRI Perkuat Peran UMKM dalam Ekonomi Nasional

Cetak Laba Rp26,53 Triliun, BRI Perkuat Peran UMKM dalam Ekonomi Nasional

Bisnis | Kamis, 31 Juli 2025 | 17:47 WIB

Terkini

Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen, Warga Sebut seperti Hujan Abu

Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen, Warga Sebut seperti Hujan Abu

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:18 WIB

Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang

Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:08 WIB

Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!

Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:08 WIB

Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!

Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:07 WIB

Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui

Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:48 WIB

ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin

ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:43 WIB

Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?

Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:36 WIB

Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons

Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:34 WIB

Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM

Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:27 WIB

Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?

Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:27 WIB